Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode (93)


__ADS_3

Venna tidak melihat Lucas keluar dari kamar nya di saat Papa dan Kakak nya sudah berangkat untuk bekerja.


" Lucas kenapa yaa, apakah dia sakit dari pagi dia tidak keluar dari kamar nya."


Venna membuka pintu kamar nya dan ternyata tidak di kunci dia pun langsung masuk ke dalam kamar dan melihat Lucas yang masih tertidur pulas.


Venna memegang Lucas, dia merasa Lucas baik-baik saja. Akhirnya Venna pun mencoba untuk membangunkan Lucas dari tidurnya, Venna menepuk-nepuk pundak Lucas.


" Lucas ayo bangun Lucas, sudah siang ini apakah kamu tidak akan pergi untuk bekerja."


Lucas pun terbangun dan Venna membuka jendela kamar Lucas, dia melihat Lucas yang masih merasa sangat mengantuk sekali.


" Aku tidak masuk berkerja untuk hari ini, mungkin besok aku ingin mencari pekerjaan yang lain."


Venna merasa sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan Lucas yang akan mencari pekerjaan yang lain.


" Untuk apa mencari pekerjaan lain Lucas, kamu jangan bodoh melakukan ini semua hanya karena untuk Tiara. Tiara hanya sebatas kekasih, memang dia dari keluarga kaya raya yang bisa menjamin kehidupan mu di saat nanti menikah dengan nya. Seharusnya kamu tidak bekerja di perusahaan besar pun, dia akan menanggung beban kehidupan kamu."


Lucas pun langsung terdiam ketika mendengar perkataan Mama nya, dan dus pun baru menyadari jika dirinya belum pernah bertemu dengan keluarga Tiara dari semenjak berpacaran dengan Tiara.

__ADS_1


" Aku belum pernah bertemu dengan keluarga Tiara, bahkan untuk rumah nya pun aku tidak tahu. Aku hanya mengetahui Apartemen milik Meneger nya, aku belum tahu tentang keluarga Tiara seperti apa."


Venna pun langsung menghampiri Lucas.


" Kamu berpacaran bertahun-tahun dengan Tiara tapi kamu tidak tahu tentang kehidupan keluarga, astaga Lucas bagaimana mungkin kamu bisa jatuh cinta dengan wanita yang seperti itu."


Lucas pun langsung terdiam dia yang memang seperti sudah buta dengan yang namanya cinta.


" Mama tidak tahu harus bicara apalagi dengan mu Lucas, apa yang membuat kamu jatuh cinta dengan Tiara. Melihat dari penampilan nya saja dia tidak seperti wanita baik-baik, yaa walaupun Mama mengetahui profesi nya sebagai seorang model."


Venna melihat Lucas menundukkan kepalanya.


" Sekarang lebih baik kamu mandi dan bersiap-siap untuk pergi ke kantor, jangan pernah kamu dengarkan perkataan Tiara yang melarang kamu untuk bekerjasama dengan Bianca. Tidak usah mencari pekerjaan yang lain, karena kamu belum tentu bisa mendapatkan pekerjaan yang layak seperti pekerjaan ini."


" Mama akan membuatkan kamu sarapan yaa, cepat mandi dan bersiap-siap."


Venna merasa sangat kesal sekali dengan Tiara yang mengatur kehidupan Lucas.


" Rasanya aku ingin sekali bertemu dengan Tiara, ingin rasanya aku maki-maki dia di depan umum. Dia yang terlalu sombong sejak awal aku yang memang tidak suka dengan nya, dan sekarang semenjak dia berkata tidak sopan dengan Bianca rasa benci ku semakin besar dengan nya."

__ADS_1


Venna pun langsung pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan untuk Lucas.


Lucas pun yang masih terdiam dia pun memikirkan bagaimana dengan kehidupan nya nanti.


" Sekarang seperti nya aku memang harus mengikuti apa yang Mama katakan, benar sekali aku tidak mungkin bisa mendapatkan pekerjaan seperti ini. Aku harus memperjuangkan pekerjaan ini, ini adalah sesuatu yang berharga untuk ku."


Lucas pun akhirnya bangkit dan dia pun langsung mandi bersiap-siap untuk pergi ke kantor.


Venna sudah menunggu Lucas dan akhirnya Lucas pun keluar dari kamar nya, dia kelihatan sangat tampan sekali.


" Pantas saja Beryl Bianca menyukai Lucas, dia begitu sangat tampan dan rapih."


Venna tersenyum manis kepada Lucas karena dia yang mengikuti apa yang dia katakan.


Hubungan Lucas dan Venna renggang semenjak Lucas berpacaran dengan Tiara, Venna yang merasa tidak setuju ketika Lucas berhubungan dengan Tiara.


" Ayo makanlah dan jangan lupa memberikan kabar kepada Bianca, jika kamu telat masuk ke kantor."


Lucas menganggukkan kepalanya dan Venna pun memilih untuk pergi meninggalkan Lucas, Venna memperhatikan Lucas dari jauh.

__ADS_1


" Semoga kamu menjadi seorang yang sukses atas kerja keras mu sendiri, semoga kamu yang bisa membuat bangga Papa mu."


Mata Venna pun berkaca-kaca melihat Lucas.


__ADS_2