Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode #253#


__ADS_3

Pesta pernikahan tidak berlangsung lama, Daniel yang penuh dengan permasalahan di pikiran nya.


Pesta pernikahan sudah selesai, Daniel dan Tiara pergi ke kamar.


Tiara mengetahui jika Daniel yang sedang banyak pikiran tentang pekerjaan.


" Apakah kamu akan melakukan apa yang di inginkan oleh Bianca,? Karena bagaimana pun juga sekarang perusahaan itu milik Bianca bukan lagi milik Papa mu."


Daniel melirikan mata nya kepada Tiara.


" Aku tidak mau meminta maaf kepada Bianca, besok aku akan tetap datang ke kantor dan kita berdua nanti malam pindah ke Apartemen."


Tiara mengikuti apa yang di katakan oleh suaminya, dia mengantikan baju pengantin nya dan setelah itu Tiara memasukkan pakaian nya ke dalam koper untuk bisa langsung dia bawa ke Apartemen.


Daniel merasa seperti sudah tidak punya apa-apa lagi jika kantor nya di kuasai oleh Bianca dan Lucas.


" Aku tidak paham dengan Lucas, kenapa dia lebih memilih untuk diam. Bianca dia begitu sangat mencintai Lucas, apapun yang di inginkan Lucas pasti akan di berikan oleh Bianca termasuk meminta kembali perusahaan milik Papa."


Daniel seperti ingin menyalakan Lucas.


" Lucas belum menjadi suami Bianca, jadi dia belum berani untuk banyak meminta kita lihat saja nanti jika mereka berdua sudah menikah. Kita bisa memanfaatkan Lucas, untuk mengambil harta kekayaan milik Bianca."


Daniel dan Tiara mulai memikirkan rencana jahatnya untuk Lucas.

__ADS_1


" Kita manfaatkan Bianca yang kekayaan nya tidak mungkin bisa habis, perekonomian kita pasti terjamin jika Lucas menikah dengan Bianca."


Daniel membantu Tiara untuk memasukkan pakaian mereka berdua ke dalam koper, Daniel dan Tiara terlihat begitu sangat punya banyak rencana untuk merebut harta kekayaan milik Bianca.


Setelah selesai mereka berdua pun membaringkan tubuhnya di atas kasur, Daniel mengelus perut Tiara.


" Sayang, tumbuh sehat yaa di perut Mommy, Papa akan selalu berjuang untuk kamu yaa. Karena kamu adalah harta kekayaan Papa, kamu yang Papa miliki."


Daniel mencium dan mengelus perut Tiara yang masih kelihatan datar.


" Terimakasih yaa Daniel, kamu yang memang terbaik untuk aku. Kamu yang begitu sangat cinta dan sayang dengan kehamilan ku ini, kemarin aku sangat takut sekali kamu yang tidak mau bertanggung jawab atas kehamilan ku ini."


Daniel mencium kening Tiara, dia memegang tangan Tiara dengan erat.


" Kita melakukan dengan rasa cinta, dan aku tidak mungkin menyia-nyiakan nya, ini adalah anak ku dia yang akan membuat kita bahagia."


" Berjanjilah untuk tidak pergi dari kehidupan ku yaa, kamu akan selalu bersama dengan aku. Karena aku sangat cinta kamu, aku tidak mau kamu meninggalkan aku sampai kapanpun aku terus bersama dengan ku."


Tiara merasa sangat takut kehilangan Daniel, dia tidak mau rahasia nya akan di bongkar oleh Raffi walaupun Tiara sudah menjelaskan semuanya.


" Tiara, untuk apa aku harus berjanji kepada mu. Aku akan selalu bersama dengan mu, sudah yaa jangan memikirkan hal yang negatif terhadap kehidupan kita berdua, sekarang yang harus kita pikir tentang kehamilan kamu dan mempersiapkan kamu untuk persalinan nanti."


Tiara tersenyum manis kepada Daniel, dia berharap Raffi tidak akan pernah ada di kejutkan nya lagi.

__ADS_1


" Yasudah sekarang kamu istirahat yaa sayang, aku ingin membicarakan tentang kepergian kita Apartemen kepada kedua orang tua mu yaa."


Tiara pun membaringkan tubuhnya di memang sedikit pusing dan lemas karena berdiri terus.


Sedangkan Daniel keluar kamar untuk mengobrol dengan kedua orang tua Tiara.


Daniel menghampiri Ibu nya Tiara yang sedang duduk.


" Bu, saya ingin membicarakan tentang Tiara."


Daniel duduk di sebelah ibu Tiara.


" Membicarakan apa yaa, ibu jadi gugup seperti ini. Kamu tidak akan meninggalkan Tiara kan,? kamu akan tetap bersama dengan Tiara ka?."


Ibu Tiara sangat ketakutan sekali Daniel meninggalkan Tiara dia saat mereka berdua sudah menikah.


" Tidak Buu, saya tidak akan pernah meninggalkan Tiara. Saya akan selalu bersama dengan Tiara apalagi Tiara yang sedang hamil, tapi saya ingin membawa Tiara kembali ke Apartemen saya nanti sore kita berdua akan tinggal di sana."


Ibu Tarry menghelakan nafas panjang nya, dia yang sebelumnya merasa ketakutan sekali.


" Baiklah Daniel, itu lebih baik kalian memulai kehidupan mandiri ibu setuju saja dengan keinginan kalian berdua yang penting ibu minta kamu selalu membuat Tiara bahagia dan jaga selalu kehamilan nya yaa di saat Ibu mu yang tidak menyukaiku istri mu."


Daniel merasa sangat malu sekali, karena Ibu nya yang memang tidak datang di pernikahan mereka berdua.

__ADS_1


" Aku meminta maaf atas ketidakhadiran Mama yang mungkin membuat Ibu dan Ayah kecewa, tapi aku berjanji aku akan membuat sikap Mama menjadi lebih baik lagi kepada Tiara."


Daniel merasa sangat malu dan juga kecewa dia berharap Mama nya bisa luluh dan menerima kehadiran Tiara menjadi anggota keluarga nya.


__ADS_2