Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode *248*


__ADS_3

Handphone Lucas berdering kencang dia melihat panggilan telephone masuk dari Papa.


" Maaf yaa, aku jawab panggilan telephone dulu yaa."


Lucas pun langsung pergi dan tatapan mata Bianca melihat sinis kepada Lucas.


" Apakah itu panggilan telephone masuk dari Tiara."


Bianca masih memikirkan yang negatif terhadap Lucas.


Lucas memilih menjauh dia sampai keluar rumah untuk menjawab panggilan telephone tersebut.


* Ya Papa ada apa*


* Lucas, besok adalah hari pernikahan Kakak mu. Mereka menikah di rumah Tiara, Papa tidak memaksa mu untuk datang ke sana tapi Papa hanya sekedar memberitahu kamu saja*


* Iya Papa, terimakasih banyak sudah mau memberitahu aku. Tapi Papa seperti nya lupa untuk bisa menjaga perasaan aku, Tiara itu adalah mantan kekasih ku. Dan Daniel sekarang sedang menikah dengan mantan kekasih ku, ini sangat penghianat sekali*


Lucas langsung mengakhiri panggilan telephone nya.

__ADS_1


" Astaga, apakah Papa ku ini hilang perasaan nya."


Lucas kembali masuk dan tatapan mata Bianca terus saja memperhatikan Lucas.


" Bianca kamu kenapa,? Aku baru saja menerima panggilan telephone masuk dari Papa ku. Apakah kamu merasa curiga terhadap ku,? aku tidak menelephone Tiara."


Bianca fokus pada makanan nya.


" Yasudah Lucas makan yang banyak yaa, seperti nya setelah pernikahan Daniel dan Tiara. Kita juga harus langsung membicarakan tentang pernikahan Bianca dan Lucas, kalian berdua harus secepatnya menikah."


Bianca merasa perkataan Ibu nya itu benar, jika mereka menikah Bianca bisa membatasi Lucas keluar dari rumah dan bersama dengan siapa.


Bianca tidak menghabiskan makanan nya dia langsung pergi ke kamar nya.


" Sudah kamu jangan fokus pada Bianca, sekarang lebih baik kamu makan yang banyak yaa jangan sampai kamu sakit karena beban pikiran mu sangat berat sekali Lucas."


Laura begitu sangat perhatian sekali dengan Lucas, dan Sebastian pun merasakan apa yang dia rasa oleh Lucas.


" Papa menghubungi dia bilang besok adalah hari pernikahan Daniel dan Tiara yang di laksanakan di rumah Tiara, secara tidak langsung Papa menyuruh aku untuk datang. Aku merasa Papa tidak punya perasaan terhadap aku, seperti aku ini bukan anak kandung Papa."

__ADS_1


Sebastian semakin ingin Lucas yang menjadi pemimpin perusahaan Benny Irawan, agar Benny Irawan mengetahui kemampuan Lucas yang sebenarnya.


" Mulai besok kamu langsung menjadi pemimpin perusahaan itu, lupakan dulu promosi tentang produk sepatu baru kamu. Kamu dan Bianca adalah CEO yang baru, dan Daniel dan Benny mereka berdua adalah anak buah mu. Walaupun terdengar jahat, tapi ini adalah sebuah pembuktian."


Lucas bersalaman dengan Sebastian.


" Terimakasih banyak Om, untuk kesempatan nya. Saya akan berjuang agar bisa mengembalikan perusahaan milik Kakek saya, maju kembali seperti dulu."


Sebastian menginginkan Lucas bisa membantu keluarga nya, dengan dia yang mau mencicil hutang orang tua Sebastian merasa sangat senang sekali.


" Yasudah, selesai makan nya. Kita langsung tidur yaa, Lucas kamar kamu sudah di sediakan."


Laura pun berjalan menuju ke kamar Bianca, di saat Laura membuka pintu dia melihat Bianca yang belum tidur.


" Lucas tidur di kamar tamu, besok kamu bisa pergi ke kantor bersama dengan Lucas. Kalian berdua pergi ke perusahaan Papa nya Lucas, Ayah yang memberikan perintah seperti itu."


Bianca hanya terdiam saja jika Lucas bekerja bersama dengan nya, itu tandanya Lucas tidak bisa datang ke pernikahan Tiara dan Daniel.


Bianca merasa senang dan dia pun langsung mematikan lampu kamar nya.

__ADS_1


__ADS_2