
Lucas menghabiskan waktu nya di luar karena dia mulai merasa tidak nyaman berada di dalam rumah.
" Sebentar lagi mereka pasti akan menjodohkan aku dengan Bianca, ahhhhh aku tidak suka dengan dia aku hanya ingin bersama dengan Tiara."
Lucas yang begitu sangat mencintai Tiara dia tidak mau sampai kehilangan nya.
" Apapun akan aku lakukan asalkan aku bisa bersama dengan Tiara, jika Bianca bisa bilang aku adalah cinta pertama nya. Maka aku pun juga bisa bilang jika Tiara adalah cinta pertama dan terakhir ku."
Lucas menjadi benci kepada Beryl, dia seperti memaafkan situasi seperti ini.
" Aku akan bertemu dengan Beryl, bicara langsung dengan nya jika aku tidak akan pernah membalas cinta nya. Agar dia berharap bisa memiliki ku, dan Beryl pun tidak akan pernah berani untuk mencoba mendekati keluarga ku lagi."
Lucas melihat handphone nya yang sudah menunjukkan pukul 09 malam, dia berada di dekat Apartemen Meneger nya Tiara.
" Apakah Tiara berada bersama dengan Meneger nya yaa, coba aku hubungi saja dulu dia."
Lucas mencoba untuk menghubungi Tiara, Tiara yang baru selesai makan dia pun begitu sangat bahagia sekali ketika Lucas menelephone nya.
* Hallo Lucas.*
* Hallo Tiara, apakah kamu sekarang sedang berada di Apartemen Meneger mu. Aku sekarang sedang ada di dekat Apartemen itu, jika kamu berada di sana aku ingin bertemu dengan mu sebentar saja*
* Iya Lucas aku akan segera ke sana*
Tiara langsung mengakhiri panggilan telephone nya dia pun langsung berlari untuk bisa bertemu dengan Lucas.
Verra membiarkan nya karena dia tahu Tiara yang merasa sangat bersalah sekali dengan Lucas.
Tiara berlari sambil menangis dan Lucas pun menunggu Tiara di depan gedung Apartemen.
__ADS_1
Tiara langsung memeluk Lucas dengan sangat erat sekali.
" Percayalah, aku sangat mencintaimu Lucas."
Tiara mengungkapkan perasaan hati nya kepada Lucas dan membuat Lucas merasa binggung.
Lucas melepaskan pelukan erat tersebut dan dia memandangi wajah Tiara.
" Kamu kenapa,? kamu seperti sudah menangis mata mu tidak bisa membohongi nya."
Tiara pun mencoba untuk tersenyum di hadapan Lucas.
" Aku tidak apa-apa, aku baik-baik saja Lucas."
Tiara pun memilih untuk berjalan menuju ke mobil Lucas.
" Maafkan aku yang selalu sibuk dengan pekerjaan ku yaa, sampai kita tidak bisa berkomunikasi."
Tiara memegang tangan Lucas sambil memandangi wajah Lucas.
" Aku mengerti semua nya karena aku kamu yang sibuk dengan pekerjaan mu, dan di saat itu juga aku yang sibuk dengan sekolah ku. Tapi sekarang akhirnya kita berdua bisa bersama lagi, aku sangat bahagia sekali Tiara."
Setelah bertemu dengan Tiara membuat Lucas melupakan permasalahan nya di rumah nya.
Lucas tidak bisa menyembunyikan rasa bahagia nya.
" Iya Lucas, aku yang sibuk bekerja. Dan sekarang apa kamu akan melanjutkan kuliah?, perusahaan Papa yang sudah kembali membaik kan."
Lucas menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
" Aku lebih memilih untuk bekerja, karena ternyata di balik ini semua ada sesuatu yang sangat menyakitkan untuk ku dan aku yang menjadi korban nya."
Lucas memilih untuk membicarakan semuanya kepada Tiara.
" Apa maksud kamu Lucas,? kenapa kamu yang menjadi korban nya."
Tiara begitu sangat serius sekali mendengarkan cerita Lucas.
" Anak dari pemilik perusahaan yang membantu perusahaan Papa, dia menyukai ku. Dan itu alasan kenapa dia mau membantu perusahaan milik Papa, sangat menyakitkan sekali kan."
Tiara merasakan rasa takut kehilangan Lucas, di saat dia yang mau bermain-main dengan lelaki lain.
" Apakah dia cantik,? dan apakah kamu menyukai nya ?. Dan kamu akan meninggalkan aku Lucas, aku tidak mau kehilangan kamu Lucas."
Tiara mengetahui jika dirinya yang memang sangat egois sekali, tapi Tiara berjanji dia akan lebih perhatian kepada Lucas.
" Kamu hanya mencintai mu Tiara, aku tidak melihat wanita lain selain kamu."
Lucas menatap wajah Tiara dan mereka berdua pun saling bertatapan wajah.
Tiara menyentuh bibir Lucas dengan jarinya dan dia pun tersenyum tipis.
Tiara dengan sangat nafsu dia mencium bibir Lucas, Tiara seperti sedang meluapkan kerinduan nya kepada Lucas.
Lucas pun mengelus rambut panjang Tiara dengan sangat lembut sekali, mereka berdua melakukan ciuman hangat tersebut di dalam mobil Lucas.
Mereka berdua seakan tidak peduli dengan banyak orang-orang yang berada di luar mobil mereka.
Mereka terus saja melakukan nya sampai mereka merasa lelah.
__ADS_1