
Ketika Beryl dan juga Ayah nya yang ingin berdiskusi dengan prestasi tadi, Sebastian Gunawan ingin mengetahui apakah Beryl akan memilih Benny Irawan hanya karena dia yang menyukai anak nya.
" Beryl bagaimana dengan Benny Irawan,? apakah menurut mu dia pantas untuk bekerjasama dengan perusahaan kita."
Beryl pun langsung terdiam dia seperti ingin berpikir, dan Sebastian Gunawan pun mengikuti jika Beryl yang sedang merangkai kata-kata.
" Hmmmm, aku merasa jika seharusnya yang berprestasi itu adalah asisten pribadi nya saja. Karena kita lihat dia kelihatan sangat percaya diri, dan apa yang dia sampaikan juga singkat dan mudah di pahami. Aku merasa tidak untuk perusahaan ini, kita tidak berkerja sama dengan nya."
Beryl sebenarnya dia ingin membantu perusahaan milik Papa nya Lucas, tapi dia juga harus sadar diri. Jika Lucas tidak akan pernah bisa bersama dengan nya, Lucas tetep bersama dengan Tiara.
" Baiklah ternyata kamu memang terbaik, pokoknya kamu sebelum kuliah harus berada di perusahaan Papa. Sehingga kamu bisa lebih mengerti dunia bisnis, karena kamu akan menjadi seorang pemimpin."
Mendengar perkataan tersebut membuat Beryl merasa sangat terbebani sekarang dengan sebutan untuk bisa menjadi seorang pemimpin perusahaan sedangkan umur nya masih sangat muda.
" Baiklah Ayah, aku akan mencoba untuk menjadi seorang CEO yang sukses."
__ADS_1
Handphone Bianca bergetar dia melihat ada pesan masuk yang tidak ada nama nya.
" Siapa yaa ini nomber baru, hmmmm."
Beryl yang merasa penasaran dia pun akhirnya membuka pesan tersebut.
* Bianca, ini Mama nya Lucas. Bagaimana kabar mu sekarang?, Mama mendengar kamu menjadi juara umum di sekolah dengan total nilai yang sangat semangat*
Beryl pun merasa jika ini karena dirinya yang sudah tampil di publik sehingga membuat semua orang mengetahui nya.
* Kabar ku baik Tante, dan memang benar jika aku juara umum di sekolah*
" Ayah aku di ajak makan sore dengan istrinya Bapak Benny Irawan, dia ingin mengucapkan terimakasih karena aku yang sudah mau membantu perusahaan suamiku."
Sebastian merasa ini adalah momen keluarga tersebut memanfaatkan Beryl, tapi Sebastian percaya dengan Beryl dia tidak mungkin sampai percaya dengan rayuan mereka yang ujungnya meminta berkerja sama.
__ADS_1
" Jangan sore, lebih baik siang saja. Kamu akan di antarkan oleh supir pribadi yaa, ingat Beryl kamu jangan terpancing rayuan keluarga itu yaa."
Beryl mengerti apa maksud perkataan Ayah nya, Beryl pun merasa membalas pesan dari Mama nya Lucas.
* Maaf Tante jika sore hari aku tidak bisa, jika sekarang aku bisa*
* Baiklah Sayaaaaang, kita makan di Restoran mawar saja yaa*
* Baiklah Tante Saya sekarang akan segera ke sana.*
* Tante tunggu yaa cantik*
Venna menyimpan handphone dia pun langsung bersiap-siap untuk pergi, Lucas diam-diam memperhatikan Mama nya.
" Mama sedang mengrimkan pesan kepada siapa yaa tadi, kelihatan sangat bahagia sekali. Apa jangan-jangan Mama selingkuh ya, dan sekarang mau ketemu dengan lelaki nya."
__ADS_1
Lucas berpikir negatif terhadap Mama nya, karena dia mengetahui jika perusahaan Papa nya yang sebenarnya belum stabil seperti dulu.
Lucas pun berencana untuk mengikuti Mama nya pergi, dia tidak mau rumah tangga orang tua nya berantem karena adanya pihak ke 3.