
Pandangan mata tertuju pada suara sepatu membuat semuanya langsung tidak berbicara dan ternyata yang datang adalah Tiara Lestari.
Daniel yang sedang duduk dia lagi berdiri dari tempat duduk membuat Venna langsung melirikan mata nya kepada Daniel.
" Daniel, kenapa kamu sampai terkejut seperti itu."
Bianca hanya bisa terdiam sambil menundukkan kepalanya dia tidak menyangka ternyata harus menjadi saksi kisah cinta antara Daniel dan Tiara.
Benny menghampiri Tiara, dia ingin berbicara dengan Tiara di luar rumah nya.
Tapi Venna melarang nya, karena Venna merasa sangat curiga terhadap sikap Daniel yang seperti sangat terkejut sekali ketika melihat kedatangan Tiara.
" Jangan bawa wanita itu keluar, biarkan dia di sini biarkan dia ingin bicara apa dengan keluarga kita."
Benny dengan terpaksa melepaskan genggaman tangan nya, Tiara menatap Daniel dengan sangat serius dia tidak menyangka Daniel yang memilih untuk diam tidak menghampiri nya.
" Kedatangan ku ke sini untuk meminta pertanggung jawaban atas kehamilan ku ini."
Venna begitu sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan Tiara.
" Kehamilan,? Lucas tidak mungkin melakukan itu semua. Hubungan kalian berdua yang sudah berakhir lama, sekarang Lucas dengan menyiapkan pernikahan nya dengan Bianca."
Suasana semakin mencekam Lucas merasa kesal dengan Daniel, dia yang hanya diam saja.
Bianca berdiri dari tempat duduk nya.
" Jadi begini ceritanya Tante Venna, di saat Lucas yang masih berhubungan dengan Tiara. Tapi ternyata Tiara lebih memilih untuk bersama dengan Daniel, dan mereka berdua berpacaran tanpa sepengetahuan Lucas."
Bianca mengungkapkan semuanya.
" Mereka berdua menjalankan hidup rahasia, mencari untuk mendekatkan aku dengan Lucas. Dan setelah aku dekat dengan Lucas, barulah mereka tampil di publik seperti ini, tapi untuk kehamilannya seperti itu adalah sebuah bonus karena mereka sudah menghianati hati Lucas."
Venna langsung menangis histeris ketika mendengar penjelasan dari Bianca, Venna begitu sangat percaya dengan Bianca.
Venna langsung tidak sadarkan diri, Benny pun langsung membawa Venna ke dalam kamar nya dengan di bantu oleh Lucas.
Mata Tiara berkaca-kaca ketika Daniel yang tidak menghampiri nya sama sekali.
Lucas menghampiri Tiara, Bianca membiarkan nya.
" Wanita murahan yang menyebut wanita baik-baik seperti Bianca, Tiara aku hanya ingin mengucapkan selamat kamu sudah berani untuk masuk ke dalam keluarga ini."
Tiara masih saja terdiam ini bukan yang dia inginkan.
__ADS_1
Lucas menarik tangan Bianca.
" Ayo kita lihat Mama, kita biarkan wanita murahan ini sendirian."
Tiara merasa sangat kesal sekali dia pun langsung mengambil pisau di meja makan.
" Daniel, keluar kamuuuu Daniel jika tidak aku akan menusukkan pisau tajam ini pada perut ku."
Bianca dan Lucas langsung membalikkan badannya dia melihat Tiara yang sedang memegang pisau di tangan nya.
Lucas pun langsung menghampiri Tiara.
" Jangan kamu sakiti bayi yang ada di dalam perut mu itu, dia tidak bersalah. Yang bersalah itu kamu dan Daniel."
Tiara langsung berteriak kencang dan Daniel pun dengan cepat dia turun dari tangga.
" Tiara, jangan lakukan itu aku akan bertanggung jawab. Aku akan segera menikah secepatnya dengan mu, aku tidak akan berbohong."
Bianca seperti sedang menonton dua lelaki yang mencintai wanita yang sama.
" Aku tidak percaya, jika kamu mempunyai perasaan terhadap kenapa kamu hanya diam saja seperti itu. Kamu tidak menghampiri ku Daniel, kamu tidak membela ku kamu hanya diam dan menundukkan kepalanya saja."
Lucas memilih untuk pergi dia mendekati Bianca.
" Aku ingin pulang, ini bukan urusan ku."
Bianca merasa jika Lucas yang lebih perhatian kepada Tiara bukan Daniel.
Lucas menyadari jika Bianca sedang marah kepada nya.
" Bianca, kenapa kamu jadi marah seperti ini."
Lucas mencoba untuk memegang tangan Bianca.
" Untuk apa kamu menghampiri Tiara yang memegang pisau,? kamu takut dia meninggal dunia. Kamu bukan kekasih nya lagi kan, seharusnya Daniel bukan kamu."
Lucas merasa sikap Bianca keterlaluan cemburuan Bianca sudah di lewat batas.
" Bianca, Tiara ingin menutusuk kan pisau ke arah perut nya. Lalu kita yang ada di sekitar nya harus diam, membiarkan hal tersebut terjadi."
Lucas menggelengkan kepalanya berkali-kali.
" Bianca, aku tidak suka cemburu mu kali ini yaa."
__ADS_1
Bianca pun langsung tersenyum kepada Lucas.
" Kamu tidak suka dengan cara cemburuan ku ini,? Sekarang sana pergi. Kamu temui Tiara di dalam yang sedang bersama dengan Kakak mu yaa, nikah bersama dengan nya."
Bianca langsung berlari dia mencari taksi untuk pulang ke rumah nya.
Bianca langsung mengeluarkan handphone nya.
* Carikan model wanita untuk bersama dengan Lucas yaa, pemotretan yang akan di lakukan besok.*
* Nona Bianca, bukan kah kalian berdua yang akan menjadi model nya*
* Tidak, aku tidak mau menjadi seorang model yaa*
* Baiklah Nona Bianca akan kami carikan model wanita yang muda cantik yang di sesuaikan dengan Lucas yang tampan*
Bianca langsung mengakhiri panggilan telephone nya dia melihat ada taksi dan langsung masuk ke dalam taksi.
Lucas masuk ke dalam rumah nya, dia melihat Tiara yang sedang menangis di pelukan Daniel.
Lucas melihat pemandangan yang tidak di inginkan, dia pun langsung pergi ke kamar Mama nya melihat kondisi Mama nya.
Lucas melihat Mama nya yang sudah sadar dia pun langsung menghampiri Mama nya.
" Kenapa Daniel begitu sangat jahat sekali kepada mu, sudah tahu Mama tidak menyukai wanita itu tapi Daniel membuat wanita itu sampai hamil."
Benny memilih untuk pergi dan membiarkan Venna bersama dengan Lucas.
" Lucas pertahanan hubungan mu dengan Bianca, jangan sampai kamu melakukan apa yang di lakukan oleh Kakak mu. Sayangi Bianca, Mama sangat malu sekali dengan apa yang sudah di lakukan oleh Kakak mu."
Lucas memeluk erat tubuh Mama nya, dia mencoba untuk menenangkan perasaan Mama nya.
" Mama harus sabar yaa, karena bagaimana pun juga bayi yang di kandung oleh Tiara itu adalah bagian dari keluarga kita. Walaupun kita membenci ibu nya, tapi jangan sampai kita benci dengan anak nya."
Venna menangis histeris di pelukan Lucas.
" Tapi Mama masih tidak menerima jika Daniel harus menikah dengan Tiara, Tiara bukan wanita yang baik untuk Daniel. Daniel bisa mendapatkan wanita yang lebih dari Tiara, jangan Tiara."
Lucas terdiam ketika mendengar perkataan Mama nya, dia hanya memakai mendengarkan apa yang di katakan oleh Mama nya.
" Tiara mencoba untuk mengambil pisau tajam, dia berniat untuk menusukkan pisau tajam tersebut pada perut nya. Niat ku agar Tiara tidak melakukan hal yang menyakitkan seperti itu, tapi ternyata hal tersebut membuat Bianca cemburu dan marah-marah dengan ku."
Venna langsung keluar dari kamar nya dia kesal mendengar perkataan Lucas tentang Tiara yang ingin menyakiti bayi yang ada di dalam kandungan nya.
__ADS_1
Lucas langsung berlari menghampiri Mama, dia takut Mama nya sampai melakukan sesuatu kepada Tiara.
Lucas tidak tega melihat Tiara di sakiti oleh Mama nya.