
Bianca terus saja tersenyum manis di sepanjang perjalanan menuju ke perusahaan baru mereka.
" Bianca, aku merasa Daniel tidak mungkin mau minta maaf. Dia tidak pernah mau mengakui kesalahannya, dan apakah kamu tetap tidak akan memperkerjakan nya?."
Bianca menganggukkan kepalanya.
" Ya, sebelum dia minta maaf kepada kamu. Aku tidak akan pernah mau menerima kehadiran nya di perusahaan, ini memang tidak profesional tapi aku ingin Daniel lebih bisa menghargai perasaan orang lain."
Lucas mengerti apa yang di maksud oleh Bianca dan akhirnya mereka berdua pun sampai di perusahaan itu.
Bianca dan Lucas berjalan cepat menuju ke dalam di saat banyak pegawai yang merasa resah karena pemimpin mereka yang tidak datang bekerja.
Mereka takut jika perusahaan yang akan bangkrut dan pemimpin mereka yang memilih untuk kabur.
Lucas mencoba untuk menenangkan banyak karyawan yang sudah mulai merasa resah.
" Selamat siang semuanya."
Para pegawai seketika langsung terdiam ketika mendengar suara Beryl Bianca.
" Saya Beryl Bianca dan Lucas Aditya, mulai hari ini akan menjadi pemimpin baru di perusahaan ini."
Para pegawai pun langsung bertepuk tangan karena mengetahui kualitas Bianca dan Lucas yang sampai bisa memimpin perusahaan yang kecil menjadi berkembang.
" Saya mohon kerjasamanya yaa, untuk bisa memajukan perusahaan ini seperti dulu lagi yaa."
Lucas tersenyum manis kepada Bianca.
__ADS_1
Dan mereka berdua pun langsung masuk ke dalam ruangan baru mereka berdua.
" Aku ingin satu ruangan saja bersama dengan mu yaa, aku tidak mau berada di dalam ruangan Daniel."
Lucas dan Bianca dalam ruangan yang di pakai oleh Benny Irawan.
" Yasudah ruangan Daniel biar di pakai oleh, Daniel dan Papa kamu yaa."
Bianca mulai mempelajari tentang pekerjaan nya.
Di saat Bianca yang sedang serius Lucas belum bisa serius dengan pekerjaan nya.
" Sayang, bagaimana nasib nya dengan sepatu baru aku yaa."
Bianca menghentakkan baca nya dia jadi fokus pada pertanyaan Lucas.
Lucas teringat dengan perkataan Bianca tidak akan menjadi partner nya di saat melakukan pemotretan.
" Lalu apa kamu tetap memilih model yang lain untuk mempromosikan produk tersebut, kamu tidak mau bersama aku untuk menjadi model pemotretan nya."
Bianca langsung menutup buku yang sedang dia baca dan pelajari.
" Lucas sayang, bisakah kamu fokus saja pada pekerjaan mu. Jika kamu terus saja membicarakan tentang bisnis kita di perusahaan kita yang dulu, lalu bagaimana nasibnya perusahaan Papa mu yang ini. Apakah kamu mau menjadi bangkrut, kamu pasti tidak mau kan."
Lucas mulai fokus pada pekerjaan nya, dia tidak akan lagi banyak bicara dengan Bianca.
Di saat Bianca dan Lucas fokus pada pekerjaan mereka berdua.
__ADS_1
Di tempat yang lain Sebastian dan Laura Anna mereka berdua hadir di pernikahan Daniel dan Tiara.
Kedatangan Sebastian Gunawan dan Laura menjadi sorotan media, karena orang tua Tiara yang bersikap tidak baik dengan mereka berdua.
Laura Anna melihat kedua orang tua Tiara yang menundukkan kepalanya di saat melihat kedatangan mereka berdua.
Laura memilih diam dia membiarkan suaminya yang berbicara.
" Selamat atas pernikahan kalian berdua yaa, semoga kalian berdua menjadi keluarga yang bahagia."
Sebastian bersalaman dengan Tiara dan Daniel.
Di saat Sebastian dan Laura hendak pergi, Benny langsung menghampiri mereka berdua dia membicarakan tentang Bianca.
" Mohon maaf yaa Pak Sebastian, sebelum Beryl Bianca datang bersama dengan Lucas. Tapi ada kata-kata yang menurut saya tidak profesional dalam bekerja memasukkan masalah pribadi di pekerjaan.
Sebastian dan Laura pun langsung terdiam.
" Bianca tidak akan pernah memperkerjakan Daniel, jika Daniel tidak mau meminta maaf kepada Lucas."
Laura seketika dia langsung tertawa mendengar perkataan Benny Irawan.
Sebastian pun memilih untuk mengabaikan nya dia langsung pergi dan masuk ke dalam mobil nya.
" Hanya untuk minta maaf saja tidak mau, sombong sekali Daniel."
Sebastian merasa tidak mengerti dengan sikap Benny Irawan dan Daniel Raditya yang tidak punya rasa bersalah dalam hidup nya.
__ADS_1