
Keesokan harinya Bianca menunggu kedatangan Lucas yang berjanji akan menjemput dirinya karena mobil nya yang di simpan di parkiran kantor.
" Lucas belum juga menjemput ku, lihat saja jika sampai dia lupa untuk menjemput ku. Aku tidak akan pernah memaafkan dia, ini sangat menyebalkan sekali."
Bianca memilih untuk menunggu Lucas di luar Apartemen, dia menuggu Lucas sambil memainkan handphone nya.
Tapi Lucas yang baru saja bangun dia kesiangan.
" Astaga, Bianca aku lupa dengan dia."
Lucas langsung mandi dan bersiap-siap untuk pergi menjemput Bianca.
Lucas kelihatan sangat terburu-buru sekali dia melihat Daniel dan kedua orang tuanya yang sedang memikirkan sarapan pagi.
" Lucas kamu tidak akan sarapan pagi,? kamu langsung pergi saja?."
Lucas bersalaman dengan kedua orang tuanya.
" Tidak Mam, aku harus menjemput Bianca. Karena mobil Bianca di parkiran kantor, aku sudah berjanji dengan nya."
Daniel merasa senang ketika Lucas yang langsung pergi sehingga tidak ada pembicaraan diantara mereka berdua pagi ini.
" Seperti nya hubungan Bianca dan Lucas sudah sangat dekat sekali, Mama merasa sangat senang mendengar nya. Akhirnya Lucas mendapatkan wanita yang terbaik untuk kehidupan nya, Bianca memang wanita yang cantik dan pintar."
Benny melihat ekspresi wajah Daniel yang seperti tidak suka dengan perkataan Mama yang terlalu berlebih-lebihan pada Bianca.
" Aku pergi duluan yaa Pap, malam ini seperti aku pulang ke Apartemen agar tidak terlalu jauh dengan kantor."
Daniel terlihat seperti kurang bersemangat dia bersalaman dengan kedua orang tuanya.
" Hati-hati yaa Daniel, kapan kamu mau memperkenalkan kekasih mu kepada Mama dan Papa. Mama ingin mengetahui siapa dia,? semoga saja pilihan mu wanita yang baik."
Daniel memilih untuk langsung pergi saja dia mengabaikan pertanyaan Mama nya.
" Seperti nya dia sudah putus dengan kekasihnya, dia kelihatan sangat sedih sekali."
__ADS_1
Benny mencoblos untuk menghampiri Isteri nya.
" Sebenarnya apa yang membuat Mama benci sekali dengan Tiara,? jika Papa melihat Tiara itu berpenampilan seksi karena dia adalah seorang bintang jadi dia harus kelihatan menarik."
Benny ingin sekali istri menyukai Tiara, karena Tiara sekarang menjadi kekasih Daniel.
" Mama tahu dia adalah seorang bintang, tapi harus kah dia memakai kostum nya itu ketika dia luar rumah? cukup di saat dia pemotretan saja. Dan yang paling Mama tidak suka di saat dia merendahkan Bianca, dia sampai masuk pemberitaan di televisi dan media massa.".
Benny pun langsung menganggukkan kepalanya ketika sudah mendengar penjelasan dari istrinya.
" Yasudah yaa Mam, Papa pergi ke kantor dulu yaa. Kamu baik-baik di dalam rumah yaa, jangan asal membuka pintu rumah."
Venna mencium tangan suaminya dan Benny pun langsung pergi.
Venna mengantarkan suaminya sampai depan rumah, dia melambaikan tangan dan segera masuk kembali ke dalam rumah.
" Kenapa Papa menanyakan tentang Tiara yaa, sebelumnya nya Papa tidak pernah peduli terhadap Tiara. Ini sangat aneh sekali, apa Tiara datang ke kantor Papa dia ingin kembali dengan Lucas. Tiara sampai memohon-mohon kepada Papa, ini tidak bisa aku biarkan aku harus mencari tahu tentang Tiara."
Venna di sofa dia mengeluarkan handphone nya, Venna memilih untuk pencarian tentang Tiara Lestari dan seketika Venna begitu sangat terkejut sekali ketika melihat foto Tiara Lestari ada di majalah dewasa.
Venna tidak habis pikir jika pekerjaan Tiara yang sesungguhnya seperti itu.
Venna pun akhirnya menyadari nya.
" Pantas saja aku tidak pernah melihat Tiara, di iklan televisi atau pun majalah remaja apalagi iklan di media sosial. Ternyata ini pekerjaan nya, dan akhirnya aku mengetahui nya, ini sangat menyeramkan sekali."
Venna pun langsung mengirimkan gambar Tiara ke Lucas.
* Lucas akhirnya Mama mengetahui profesi Tiara, ternyata seperti ini apakah kamu sudah mengetahui dari awal*
Lucas yang baru saja sampai di depan gedung Apartemen Bianca, dia membaca pesan dari Mama nya.
Lucas kelihatan sangat terkejut sekali karena dia belum tahu sebelumnya.
Melihat mobil Lucas, Bianca memilih langsung menghampiri nya.
__ADS_1
" Kenapa mobil diam saja sih, sangat amat membuat ku kesal."
Bianca mengetuk pintu kaca mobil Lucas dan Lucas pun langsung membuka pintu mobil nya.
" Maafkan aku Bianca, ayo cepat masuk."
Bianca pun masuk ke dalam mobil tapi dia melihat Lucas yang fokus pada handphone nya.
" Kamu sedang melihat berita dari siapa sih,? serius sekali membaca nya."
Lucas pun langsung memberikan foto Tiara yang di kirimkan oleh Mama nya.
Bianca merasa sangat terkejut sekali melihat nya, dia berpikir jika Tiara yang hanya menjadi wanita bayaran tetapi juga dia model majalah seperti ini.
" Aku kaget sekali melihat nya, apakah memang seperti ini pekerjaan Tiara? aku baru tau loh."
Bianca memberikan handphone Lucas, dan Lucas pun menyimpan kembali handphone.
Lucas menyalakan mesin mobil nya.
" Aku tidak tahu sebelumnya, dan apakah ini yang membuat banyak lelaki yang menginginkan nya karena mereka merasa tergoda dengan Tiara. Astaga aku merasa sangat beruntung sekali hubungan ku telah berakhir, aku tidak akan pernah mau mempunyai kekasih seperti ini yang seperti mempermudah lelaki yang bisa melihat semuanya."
Bianca mencoba untuk menenangkan Lucas.
" Kamu sabar yaa Lucas, semoga saja kita bisa menerima kenyataan yang ada tentang Tiara sekarang."
Bianca tidak pernah membayangkan jika Lucas sampai tahu Tiara yang menjadi wanita malam.
Wanita malam yang awalnya mencari uang untuk pengobatan Ayah nya, tapi kerena sudah merasakan banyak nya uang dari hasil pekerjaan malam.
Membuat Tiara menikmati pekerjaan tersebut sampai dia seperti lupa dengan orang tua nya.
Di perjalanan menuju ke kantor Bianca melihat wajah kecewa Lucas terhadap Tiara.
Bianca tidak melihat Lucas yang ceria seperti hari-hari nya di kantor.
__ADS_1
" Bianca, semakin aku mengetahui sikap asli Tiara. Semakin aku merasa malu kepada mu, aku merasa sangat bersalah sekali dengan mu."
Bianca hanya bisa tersenyum manis saja dia tidak mau banyak berbicara dengan Lucas uang membahas Tiara.