Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode *208*


__ADS_3

Verra akhirnya dia sampai juga di Apartemen, dia masuk dan mencari keberadaan Tiara.


" Seperti nya Tiara yang masih ada di kamar nya, yasudah aku masuk ke kamar nya."


Verra mengetuk pintu kamar Tiara dan Tiara pun membukakan pintu tersebut, Tiara melihat Meneger nya yang seperti membawakan sesuatu untuk nya.


Meneger Tiara masuk ke dalam kamar, dia memberikan apa yang di bawa untuk Tiara.


" Apa ini Mbak,?"


Tiara seperti Ir kebingungan dan dia pun membuka sendiri.


" Baju dan tas untuk aku Mbak,? atau untuk nanti malam."


Suara Tiara kedengarannya sangat lemas sekali seperti nya dia tidak mau bertemu dengan Raffi.


" Tiara kita tidak punya lagi pilihan, Raffi itu sangat nekat sekali. Dia pun terus saja menelephone Mbak, dan seperti nya kamu hanya satu kali nya tidur bersama dengan nya."


Tiara langsung terdiam dia seperti nya memang sangat tidak suka.

__ADS_1


" Tiara sayang, dari pada dia membongkar rahasia mu di hadapan Daniel. Lebih baik kamu ikuti saja permainan nya, setelah kamu tidur kamu bisa langsung pergi dari kehidupan nya ayolah Tiara hanya satu kali saja dan tidak akan lagi Raffi menggangu mu."


Verra terus saja membujuk Tiara, hingga akhir Tiara pun mau melakukan nya.


" Baiklah Mbak Verra, aku mau tidur bersama Raffi tapi ini untuk yang terakhir kalinya."


Verra bisa tersenyum puas ketika Tiara aku dia mau mengikuti keinginan nya.


" Terimakasih banyak Tiara, yasudah sekarang kamu istirahat yang cukup karena nanti malam kamu pasti sangat capek sekali."


Verra meninggalkan Tiara di kamar nya, dan Tiara pun hanya tersenyum tipis sambil menutup rapat pintu kamar nya.


Tiara melihat pakaian yang di belikan oleh mbak Verra, pakaian yang begitu sangat seksi sekali.


" Daniel, maafkan aku yaa."


Tiara membaringkan tubuhnya di atas kasur dia menangis dan tiba-tiba saja ada panggilan telephone masuk.


Tiara langsung terbangun dia mengambil handphone nya yang ternyata adalah panggilan telephone dari Daniel.

__ADS_1


" Kenapa di saat seperti Daniel harus telephone aku yaa, apakah dia mengetahui jika aku sedang sedih."


Tiara pun menjawab panggilan telephone tersebut.


* Hallo Daniel*


* Tiara kamu sekarang di mana,? apakah kamu masih di rumah orang tua kamu dan tidak akan kembali ke Apartemen lagi*


* Aku di usir oleh Ayah ku, ketika aku mengetahui jika Ayah bekerja sebagai office boy. Ayah kelihatan sangat membenci ku, dia seperti sudah tidak mau lagi melihat ku*


* Astaga kenapa jadi seperti ini, lalu sekarang kamu di mana Tiara. Kamu tinggal di mana, aku nyusul kamu yaa sayang*


* Tidak Daniel jangan, aku sekarang sedang menyendiri di kamar. Aku kembali ke Apartemenku Menger ku, dia sangat baik sekali dan membuat aku merasa nyaman bersama nya di sini*


* Yasudah Tiara kamu hati-hati yaa, dan kamu juga harus minta maaf kepada Ayah kamu. Jangan sampai hubungan kalian berdua seperti ini yaa, hubungan kalian berdua harus bisa seperti dulu lagi*


* Baiklah Daniel, hmmmm Daniel aku sangat mencintaimu Daniel. Aku berharap kamu tidak pernah mau mendengarkan perkataan orang lain, kamu hanya percaya dengan aku*


* Iya Tiara aku akan selalu percaya dengan kamu*

__ADS_1


__ADS_2