
Ternyata apa yang di takutkan oleh Benny benar saja Lucas mengetuk pintu kamar Daniel.
Daniel pun sudah mengetahui jika itu adalah Lucas dia dengan cepat membuka kan pintu tersebut.
Lucas masuk ke dalam kamar Daniel dia duduk dan langsung pada pertanyaan.
" Aku melihat sikap mu berubah setelah aku putus dengan Tiara, ada apa yaa sebenarnya. Padahal kamu juga mempunyai seorang wanita kan, aku merasa sangat aneh sekali dengan sikap mu itu."
Daniel memikirkan apa harus di katakan kepada Lucas, karena menurut nya terlalu cepat untuk nya mengatakan ini semua.
" Perubahan sikap ku tidak ada hubungannya dengan berakhirnya kisah cinta mu dengan Tiara, lagi pula aku tidak mengenal Tiara dan kamu pun tidak pernah mengenalkan aku dengan Tiara."
Lucas pun terdiam kenyataan memang seperti itu jika Lucas yang belum pernah mengenal kan Tiara dengan Daniel.
" Tapi ada sesuatu yang sangat unik sekali, kenapa Parfume mu sama seperti milik Tiara. Di saat terakhir kita makan malam bersama, ini sangat unik sekali dan membuat aku ingin sekali melihat wajah kekasih mu itu."
Daniel mengingat kembali apa yang sudah mereka lakukan di dalam kantor nya, mereka berdua bermain cinta di sana dan sebelum nya Tiara menyemprotkan Parfume ke tubuh sehingga di saat mereka berdua sedang bermain cinta parfume tersebut menempel di tubuh nya.
" Lucas sebenarnya kaku sedang memikirkan apa sih,? memang yang mempunyai Parfume tersebut hanya Tiara saja? wanita yang lain tidak boleh memakai Parfume tersebut?."
Daniel tersenyum sinis kepada Lucas.
" Sekarang lebih baik kamu istirahat yaa, jangan terlalu berpikir negatif. Sekarang lebih baik kamu fokus saja dengan hubungan mu dengan Bianca, kalian berdua adalah pasangan yang sangat cocok sekali."
__ADS_1
Lucas pun keluar dari kamar Daniel, dia merasa tidak percaya dengan perkataan Daniel.
Lucas lebih percaya terhadap perkataan Bianca yang menurutnya sangat menyambung sekali.
Di saat Lucas keluar dari kamar nya, Daniel langsung mengunci pintu kamar nya karena dia merasakan getaran handphone nya yang ternyata adalah panggilan telephone masuk dari Tiara.
* Hallo Tiara*
* Hallo Daniel, kenapa kamu lama sekali menjawab panggilan telephone dari ku*
* Tadi Lucas datang dan dia seperti nya mulai mencurigai hubungan kita berdua*
* Kenapa Lucas bisa berpikiran seperti itu, kita berdua kan tidak pernah ketahuan oleh Lucas ketika sedang bersama*
* Yasudahlah lupakan saja, jika memang harus ketakutan biarkan saja dia juga sudah bahagia kan dengan Bianca*
* Tapi tidak semudah itu juga kan Tiara, sekarang bagaimana kondisi mu apakah kamu masih merasa sedih karena orang tua kamu itu*
* Iya aku merasa sedih seperti nya malam ini aku ingin menginap di rumah Ibu dan Ayah*
* Tidak jangan sekarang Tiara, ini sudah terlalu malam. Lebih baik besok saja, kamu bisa datang lebih awal*
* Baiklah Daniel, yaudah yaa aku tidur dulu yaa kamu juga harus langsung tidur yaa*
__ADS_1
* Iya Tiara Lestari*
* I love you Daniel*
* I love you too Tiara*
Tiara langsung mengakhiri panggilan telephone nya, Tiara merasa sangat senang sekali hubungan dengan Daniel yang semakin dekat.
" Sekarang aku akan lebih membicarakan tentang keseriusan hubungan kita berdua, aku tidak mau tahu jika kita berdua harus menikah. Dan tinggal bersama di Apartemen ini, aku tidak mau tinggal di rumah itu karena Tante Venna yang sangat menyeramkan sekali."
Tiara bersiap-siap untuk istirahat tapi di saat di mau mematikan lampu kamar nya dia mendengar suara bell berbunyi.
Seketika Tiara merasa sangat ketakutan sekali mendengar nya, karena tidak mungkin Daniel dia sedang berada di rumah nya.
Tiara mencoba untuk mengabaikan bunyi bell tersebut tapi dia juga merasa sangat terganggu sekali dan akhirnya Tiara pun melihat dari cctv di depan pintu pintu.
Dia melihat ternyata ada lelaki yang memakai masker hitam dan juga kaca mata hitam, lelaki tersebut juga menggunakan topi sehingga membuat Tiara tidak bisa mengenali wajah nya.
Tiara terus saja memandangi cctv tersebut, dia belum merasa tenang jika lelaki tersebut belum pergi dari depan pintu kamar nya.
Setelah beberapa menit lelaki tersebut akhirnya pergi begitu saja karena pintu yang tidak juga terbuka.
Tiara pun akhirnya bisa kembali ke tempat tidur nya, walaupun dia merasa tidak nyaman dan sangat ketakutan sekali.
__ADS_1