
Keesokan harinya Lucas dengan keyakinan diri dia yang fokus pada sekolah nya. Di saat sarapan pagi dia melihat ada pesan masuk ke handphone nya.
"Seperti nya aku pulang sore, aku ada jadwal belajar bersama di sekolah."
Lucas memberikan handphone nya kepada Mama nya, karena dia tahu kita kepercayaan Mama nya kepada dirinya sudah hilang.
"Baguslah kalau begitu itu sangat positif sekali."
Venna memberikan kembali handphone Lucas.
"Bagaimana jika sekarang aku saja yang mengantarkan Lucas sekolah, dan aku juga yang menjemput nya karena seperti nya dia pulang di jam kantor juga."
Daniel ingin membuat adik nya merasa nyaman dia juga ingin lebih dekat dengan Lucas.
"Baiklah, itu sangat baik sekali. Kamu bisa menjaga adik mu ke jalan yang benar."
Lucas pun hanya bisa terdiam saja dia merasa Mama nya akan tetap seperti ini jika dia masih berpacaran dengan Tiara.
"Ayo Kak kita berangkat sekarang."
Lucas sudah merasa sangat pusing sekali dia pun berpamitan dengan kedua orang tuanya.
__ADS_1
"Hati-hati untuk kalian berdua, Daniel kamu jangan ngebut-ngebut bawa mobil nya."
Daniel merangkul Lucas dan Lucas pun tersenyum tipis kepada Kakaknya. Mereka masuk ke dalam mobil dan Lucas mulai bisa bercerita kepada Daniel.
"Semalam aku menelephone Tiara, aku meminta kepada nya untuk mengurangi pertemuan karena ingin fokus dengan sekolah dan dia seperti tidak bisa menerima nya."
Mendengar cerita Lucas membuat Daniel menilai jika Tiara adalah seorang wanita yang egois.
"Apakah kamu sudah pernah bertemu dengan keluarga nya,? setidaknya kamu mengetahui keluarga seperti apa."
Lucas menggelengkan kepalanya.
"Tidak pernah dia bilang orang tua seiring keluar kota dan dia tidak pernah membicarakan tentang bagaimana keluarga nya."
"Kamu harus mencari tahu tentang kehidupan nya, dia jauh dari orang tua dia seperti nya tidak mendapatkan perhatian dan didikan dari orang tua nya."
Lucas pun menyadari hal tersebut.
"Lucas, aku tahu kamu dan Tiara itu sekarang masih berstatus pacaran. Tapi setidaknya kamu harus mengetahui tentang keluarga nya, jangan sampai di saat kamu serius dengan nya kamu menyesal."
Daniel pun sampai di depan gerbang sekolah Lucas dia keluar dari mobil nya dan melihat sekitar sekolah Lucas.
__ADS_1
Beryl yang baru turun dari mobil dia pun seketika langsung terkejut ketika melihat Lucas diantar kan oleh Kakaknya.
"Astaga, ganteng sekali mereka berdua. Ahhhhh ternyata aslinya lebih ganteng daripada di foto."
Amira yang melihat Beryl tersenyum-senyum sendiri dia pun langsung berlari menghampiri nya.
"Beryl apa yang sedang kamu lakukan,? kamu sampai senyum-senyum sendiri seperti ini."
Beryl pun langsung menunjukkan apa yang dia lihat kepada Amira.
"Siapa dia,? wahhhh ganteng sekali."
Amira pun terpesona melihat Daniel dan Daniel pun kembali masuk ke dalam mobil sedangkan Lucas berjalan menuju ke gerbang.
"Lucas apakah dia itu adalah Kakak mu,?"
Amira memberanikan diri untuk bertanya dengan Lucas.
"Ya, dia Kakak pertama ku Daniel Raditya nama nya."
Beryl merasa tidak percaya ketika Amira bertanya kepada Lucas.
__ADS_1
"Kamu bertanya dan dia langsung menjawab nya, ahhhhh kenapa aku pun tidak melakukan nya."
Beryl pun langsung berlari menuju ke dalam sekolah.