
Di tengah tengah Zula sedang menyiapkan perlengkapan kontennya, tiba tiba
Ting tong.... Ting tong....
Bell rumahnya berbunyi, dan Zula tau siapa itu, siapa lagi kalau abang jogeer... yang selalu mengantarkan makanan di setiap jam makan
Saat ini Waktunya Zula makan siang, setelah bangun tadi di jam 10 siang, dan saat ini sarapan sekalian untuk makan siang,
Karena Zula memang jarang banget sarapan, kalau di pesantren terpaksa juga sih karena paksaan dari pengurus yang mengharuskan sarapa agar tidak terjadi pengamit maag yang biasa menyerang para santri
Dan kalau di rumah seperti ini, apa lagi tidak ada orang lain di rumah dia bisa bebas beraktifitas semaunya saja,
Zula menyambar hijab yang akan dia kenakan untuk konten dan beranjak keluar dari ruang kerjanya dan berjalan keluar untuk mengambil pesanan makan siangnya
" Iya bentar...." jawab Zula sambil berlari kecil
Ceklek... Pintu sudah di buka, dan..
" Assalamualaikum...." Ucap Sang pengantar joger food
Yang di depan pintu Rumah Zula tertulis memo,"Wajib salam saat bertamu "
Jadi semua pengunjung yang datang ke rumah Zula selalu mengucapkan salam
" Waalaikumsalam..." jawab Zula sambil menampilkan senyumnya
Abang jogeer juga membalas senyuman Zula yang membuat hatinya meleleh
" Ini Neng pesenannya..." ucap Si abang sambil menyodorkan pesenan Zula
" Okey.... Makasih bang..." jawab Zula ramah sambil menerima pesenannya
" Ini uangnya ya Bang..." ucap Zula sambil menyodorkan uang lembaran warna merah sebanyak 2 lembar
Karena bukan main juga Zula kalau masalah makanan biasanya gak mau sedikit
Walau hidup sendirian, dan merasa kawannya cuman makanan sama teman online saja
" Makasih neng..." ucap abang jogeer tersenyum sambil membuka tasnya untuk mengambil kembalian
__ADS_1
Zula udah mulai mengecapkan mulutnya dan masuk ke dalam karena sudah ngiler dengan makanan yang ada di tangannya
" Eh neng kembaliannya...." panggil abang jogeer
" Eh iya... " jawab Zula membalikkan badannya dan kembali ke pintu
" Gue lupa nutup pintu bang.... Kembaliannya untuk Abang aja" jawab Zula muali memegang gagang pintu
" Makasih udah di ingetin pintunya ya bang... Assalamualaikum..." ucap Zula sambil menutup pintu
" Eh.. Makasih ya neng..."Ucap abang jogeer kenceng karena pintunya udah di tutup Zula yang sepertinya sudah gak sabar untuk makan, makanan yang menggugah seleranya
" Ealah Neng neng... Ngingetin kembalian malah di kira ngingetin pintu.., " gerutu Abang joger sambil berjalan keluar dari pagar rumah Zula
" Tapi Alhamdulillah lah .. malah dapat rezeki lebih" tambah Abang joger bersyukur
Di dalam rumah, Zula terlupa akan konten yang akan dia buat, dan sudah duduk lesehan di ruang tengah , sambil menikmati makanannya
Tiba tiba ponsel di sakunya berdering, dan Zula menghentikan kegiatan makannya sejenak dan mengambil ponselnya
Tanda panggilan masuk dari mamanya, yang biasanya Zula memangil Mimi, karena di layar tertera nama Mimi dalam kontak Zula
" Assalamualaikum Mi..." ucap Zula saat panggilan terhubung
" Udah makan belum sayang?" tanya Mimi Zula
" Ini baru makan Mi, baru datang makanannya" jawab Zula lanjut menikmati makanannya
" Mi.... Aku di rumah lho Mi, semalem aku kabari Umi gak di angkat, jadi aku pulang duluan deh, tak suruh mbok Yem yang ngambil aku di pesantren" Ucap Zula yang pulang tanpa izin Miminya
Ya secara Miminya orang sibuk jadi Zula kurang di perhatian, bukan kurang sih memang jarang jumpa, biasanya kalau gak di pesantren.ya di rumah yang sering kali Zula tempati saat pulang
" Iya sayang... Maaf ya nak, ini mimi Juga lagi di luar jadi gak bisa jemput kamu" jawab Mimi Zula
" Okey lah... Gak masalah, tapi gak apa apa kan Aku pulang kerumah Mi? Suntuk buanget di pesantren, dan sekolah lagi libur juga di pake sama kegiatan seminar para guru" ucap Zula lagi meminta izin udah telat
" Ya gak apa apa sayang.... Mimi kalau itu yang membuatmu bahagia, tapi jangan sampai merugikan kamu juga ya nak" ucap Mimi yang sangat sayang pada Zula
" Aman itu.. Karena aku masih datang bulan jadi gak ikut setoran hehehe" jawab Zula bergurau santai
__ADS_1
" Ya udah sayang...hati hati ya Nak, di rumah sendiri gak apa apa ya, Mimi minta maaf belum bisa menemani untuk saat ini" ucap Mimi pada anaknya
Mimi Zula tau kalau dia itu salah, Dari awal kelahiran Zula sampai saat ini dia berjuang sendiri membesarkan Zula, merawat Zula tanpa adanya ayahnya Zula yang masih menjadi rahasia bagi Zula
Di masa kecil Zula sering menanyakan siapa bokapnya, dimana tat kala melihat teman teman pesantrennya di jenguk dan di sambangi oleh ayah dan ibundanya
Sedangkan dia?? Setiap kali cuman mimi mimi dan mimi, dan tanpa ada jawaban 1 katapun dari Miminya saat Zula bertanya tentang papanya
Karena Mimi Zula langsung mengalihkan pembicaraan dengan raut wajah yang sudah lain,
Dan semakin Zula tumbuh dewasa dan sudah terbiasa, Zula enggan menanyakan hal itu lagi, dia sudah pasrah, dan tidak mau membuat Miminya sedih kembali
Sempat Zula berfikir kalau Papanya yang du luar sana mungkin akan tau akan melihat siapa anaknya,
Zula anak cerdas dan dia ber tekat untuk mengikuti lomba dari semua lomba saat masih kecil
Bahkan sudah di tingkat nasional, dan Zula jarang banget menerima kekalahan, pasti selalu menang
Dengan harapan nanti dia di lihat orang tuanya, papanya dan di akui sebagai anaknya
Dia rela hatam hafalan Al Qur'annya lebih cepat dan biar cepat hatam ikut wisuda dan papanya datang
Begitu juga saat hafalan Alfiyah, Assab'ah semua dia rampas dengan cepat, berharap Miminya bawa papanya di acara wisudanya
Dan ternyata dari tahun ke tahun semua Zonk, kehadiran papanya hanya sebuah angan angan saja,
Jadi setelah itu, Zula putus asa dan memilih lanjut menjadi konten kreator untuk melampiaskan kekecewaannya dan menghadapi buliyan dari teman temannya yang selalu mengira dirinya anak tong sampah anak pungut bahkan anak haram
Tapi saat ini Zula sudah kebal dengan bullyan mereka, dan Okey... No problem, Zula masih punya penyemangat yaitu miminya
Sesibuk apapun Miminya, Dia selalu ada untuknya, selalu menjaganya dan memberi fasilitas yang fantastis pada dirinya
" Santai Mi... Ya udah Mimi baik baik juga ya.. Love you Mi..." ucap Zula sebelum mengakhiri panggilannya
" Love you to sayang.... Muuaach.." ucap Mimi Zula
" Assalamualaikum..." tambahnya lagi
" Waalaikumsalam..." jawab Zula tersenyum dan memencet tombol warna merah dalam layar ponselnya
__ADS_1
Zula meletakkan kembali di sebelahnya dan lanjut makan,
Baru saja di letakkan tak selang lama ada panggilan masuk lagi dari El yang semalam menemani dirinya semalaman