Jodoh Dunia Akhirat

Jodoh Dunia Akhirat
Tanpa Takut


__ADS_3

El tak menanggapi ejekan Novan dan juga Laras, El tetap berjalan santai menuju kelasnya yang sebentar lagi kelas akan segera di Mulai


" Hahaha... Yang jadi supir pura pura budek woy...." Tawa Novan makin menjadi dan El hanya tersenyum kecut tanpa membalas apapun


Tak terasa sudah setengah hari El kuliah, dan sudah menyelesaikan tugas tugas kuliahnya,


El kembali ke Masjid dengan masih membawa mobil kantor milik ayahnya, Zain tadi sudah laporan pada pihak kantor kalau mobil masih di bawa El dan nanti akan di kembalikan oleh El sendiri


Awalnya Pak Tono yang mau jemput kalau El tidak sempat, tapi Zain mencegah dan biar sesekali El main ke Kantornya dan tau perusahaan Abahnya yang sudah hampir setahun El di sana sama sekali tidak pernah main bahkan menginjakkan kakinya di sana


Ya El merasa males saja, dan ngapain gak ada yang bisa di kerjakan juga, Begitu juga dengan Al yang mana sama sama tidak hobi dalam bisnis, dan bahkan tidak minat, kalau menurut keduanya keuntungan sangat menggiurkan hasilnya, cuman ribet aja sih dan kamungkinan besar Il yang akan meneruskan karena dia yang bercita cita menjadi pengusaha dan pembisnis nantinya


El kini sudah kembali ke Masjid, dan langsung membersihkan diri dan lanjut untuk siap siap sholat Magrib, karena tadi El pulang sudah mepet waktu magrib,


Di sisi lain, di pondok pesantren di mana Tempat Zula menuntut ilmu dari kecil, Zula masih bersikap sama seperti di sekolah, cuek bebek dan tidak mau tau urusan orang lain


Di saat Zula sedang murojaah hafalannya yang sudah hafal di luar kepala, tiba tiba Nada si musuh bebuyutannya menghampirinya


" Heh Anak sampah..." ucap Nada Kasar


Zula sudah gak heran lagi di katai seperti itu oleh Nada, karena sudah sering dan keluar masuk telinga kanan dan kirinya


" Loe tuh punya muka gak sih?" kesal Nada makin menjadi


Sebenarnya Nada sudah kesal dan Sebal pada Zula saat Al tadi mendekatinya,


Awalnya Nada mau melabrak pas di Sekolah, tapi Nada segan dan takut kalau imagenya hancur di hadapan para guru dan terutama pada Al saudaranya

__ADS_1


Tapi memang Nada sudah di kenal oleh semua penjuru sekolah, atau murit murid sekolah kalau dia itu orang paling sadis, Nada menggunakan nama Jihan dan Zain sebagai penopang untuk ambisinya yang ingin menguasai


Tapi kalau mereka tau jika Nada adalah keponakan tiri dari pemilik sekolah BNT, mungkin Mereka bisa membalas dan akan mencibirnya balik, sayangnya dari mereka semua tidak ada yang tau, bahkan Zain sendiri tidak pernah membukanya


" loe lihat sendiri, Muka gue masih kan? Buktinya loe lihat gue dengan jelas kan ? Gak salah orang?" jawab Zula santai tanpa rasa takut sama sekali


" Ih... Diem loe.." kasal nada menarik hijab Zula


" Elo tadi nanya kan? gue jawab lah, Apa loe sendiri yang buta gak tau muka gue di mana?" jawab Zula makin menantang


" Heh Anak sampah, loe tuh makin kesini makin gak ada takut takutnya sama gue" emosi Nada makin menjadi


" Ngapain takut? Emang Elo siapa? Bu Nyai? Enggak kan?? Mana ada Bu Nyai wajah dan sifatnya grandong kayak Elo" jawab Zula sengaja dan justru membuat Nada makin emosi


" Apa Elo setan? Kutilanak? Sunder bolong?? Ah... Semua itu aja gue gak takut kok, Ngapain takut, wajah Elo aja melebihi mereka" Tambah Zula secara terang terangan mencibir Nada justru lebih pedas


" Haduh gimana sih..?? Nanti Gue diem loe makin bingung mau ngomong apa, Gak bisa gue, Nih mulut mau ngoceh aja kalau di hadapan Elo" jawab Zula yang makin santai dan membuat Nada makin geram


" Heh anak sampah, Elo itu diem..." Kesal Nada makin menarik kerah baju Zula


" Aduh.... Baju mahal ini, jangan tarik tarik dong, sobek gak kuat ganti elo" ucap Zula melepad cengeraman dari Nada


" Udah ah... Gue mau balik Kekamar probadi gue, dari pada di sini ngeladenin orang gak penting dan bodoh kayak Elo, Bikin mual tau gak.." Tambah Zula berdiri dan bermaksud pergi untuk meninggalkan Nada


" Apa Elo bilang, Gue bodoh?" kesal Nada pada Zula yang makin tidak ada takut takutnya


" Iya.. Elo bodoh, buktinya Elo bilang gue anak sampah, sejak kapan Sampah kawin dan punya anak?? Kalau gak bodoh apa dong ? Gendeng apa 99% , apa kurang satu Ons otak Elo ?" jawab Zula makin mencela Nada yang tidak ada kapoknya dari kecil sampai saat ini

__ADS_1


" Nazula.... Anak sampah," Teriak Nada makin menjadi dan Zula melenggang pergi tanpa meladeni Nada lagi


" Hahahaha... Bay... Genepo dulu ya masih kurang 1 persen otak loe" ucap Zula saat sudah melangkah pergi dari Nada


Tapi sebelum ke Kamarnya, Zula justru menggok ke kamar pengurus untuk mengambil ponselnya, karena keberulan malam ini adalah malam jum'at sudah di perbolehkan untuk membawa dan mengambil ponselnya di kantor pengurus


Zula sebenarnya bisa di jadikan pengurus pesantren, tapi Zula gak mau, selain merasa masih anak sekolah, Zula merasa gak bisa bekerja sama dengan orang yang pernah menghina atau suudzon padanya


Enggan untuk bertoleransi setelah hilang kepercayaannya pada orang lain, sebagai senior yang cukup lama di sana, Keluarga Ndalem juga sudah mengenal siapa Zula, dan makanya Zula di izinkan untuk mempunyai kamar pribadi, karena mereka tau karakter Zula dan tau kondiso Zula sejak kecil


Bukan untuk memanjakan maupun menomer satukan Zula, tapi dari pada membuat ketakutan dan sikist Zula bermasalah, mereka memilih untuk memberi peluang bagi Zula


Sedari kecil mereka tau posisi Zula sejak pertama kali Mimi Zula mengantarkan Zula ke Pesantren, dengan Tangisan Zula yang sedari kecil bahkan setiap hati setiap menit menangis karena mendengar ejekan teman temannya tentang status dirinya yang tidak punya orang tua atau ayah


Setelah mengambil ponsel, Zula tak lupa menghidupkannya dan sembari ponselnya hidup sempurna, Zula juga memasang modem pada laptopnya juga untuk meng upload video konten di tok tok maupun IG


Tak lama kemudian banyak notifikasi masuk dari ponselnya terlebih dari El yang setiap hari sengaja mengirimkan pesan padanya walau tau kalau Zula sedang tidak memabawa ponsel


" Ah.. nih orang... Udah tau gak bawa ponsel masih aja ngirim pesan, alay lagi banyak gombal" gumam Zula menggerutu pada El


Tapi semenjak kenal dengan El Zula juga merasa dapat teman yang setia, yang beda dari teman teman online lainnya, yang udah tidak dapat balesan darinya langsung menghilang saja,


Kalau El, yang cukup berusaha untuk berteman dan dekat dengannya


To: El The Berak


" Waalaikumsalam... Kenape Gaes, kangen loe sama gue??"

__ADS_1


Begitu pesan yang Zula kirim untuk membalas pesan El, dengan Nama yang konyol pastinya


__ADS_2