
Hamdan langsung terdiam klekep karena ingat dengan ucapan Jihan dulu yang melarang untuk memberi tahu masalahnya dulu dengan Zain pada anak anaknya yang dulu belum faham apa apa
" Hem.... Kapok loe Mas... di skak sama cucu sendiri.." batin Toha dalam hati
" Ya... Semua orang tua pasti gak akan pernah mau lah Al, anaknya di buat mainan sama cowok" ucap Toha membantu Hamdan untuk menjawab pertanyaan Al
" Oh... Kirain dulu Umi pernah di permainkan perasaannya sama cowok, kalau memang benar ya jangan tanya, Al orang pertama yang akan membalasnya sekarang" ucap Al gak terima
" Ya Abahmu itu pelakunya" batin Toha dan Hamdan bersamaan
Bukan hal mudah bagi Jihan dan keluarga untuk melupakan kejadian itu, walau udah berdamai kembali dan buka lembaran baru, hal itu mungkin akan jadi kenangan pahit bagi mereka, terutama Jihan yang menjalankan dan merasakan penderitaan bertahun tahun
Setelah menempuh perjalanan cukup jauh, Kini Mobil Al sudah sampai di pelataran rumahnya,
Rumah yang Abahnya belikan untuknya, selama kuliah di Mesir, dan juga tempat persinggahan Zain kalau ada tugas maupun kunjungan ke Mesir
Dan kali ini, juga kali pertama Yasmin masuk rumah Al, biasanya cuman sampai depan gerbang saja
Karena prinsip keduanya sama sama untuk mejaga diri masung masing, karena mereka bukan siapa siapa, dan masih orang lain bagi keduanya
" Assalamualaikum...." ucap Yasmin saat masuk bareng nenek Al
" Waalaikumsalam...." jawab seseorang dari dalam
Tak lain dan tak bukan adalah salah satu pegawai resto yang tadi sempat Al Telfon untuk kerumahnya, untuk menyiapkan makanan untuk menyambut nenek dan uyutnya
" Masuk aja sayang..." ucap Al yabg tiba tiba dari belakang Yasmin
" Eh... Iya bang.." jawab Yasmin lembut
" Mbah gak kamu suruh masuk Al?" tanya Toha menggoda
" Enggak.... Pulang aja lah mbah, " jawab Al bergurau
" Hem... Ini kalau sama El makin lama makin sama nyebelinnya" jawab Toha langsung masuk tanpa permisi sambil menonyor kepala Al
El juga nyebelin kalau menurut Toha, apa lagi hampir setiap minggu El pasti main kerumahnya, entah apa aja yang di cari disana,
Dan kebiasaan El adalah pinjem motor, Dan sering kali El sengaja menggoda Toha biar makin emosi dan debat konyol dengannya
" Jangan salah mbah... semua kan yang ngajarin mbah Toha, iya kan Kung..?" jawab Al sambil bertanya pada Hamdan
" Iya...." jawab Hamdan santai dan Toha udah hampir berontak kalau enggak di cegah Charir
Al membawa Koper koper tersebut di bantu oleh Yasmin dan karyawan tersebut, untuk membawanya ke kamar masing masing,
Karena rumah Al di sana cukup besar dan banyak kamar kamar juga di sana, entah apa yang ada di pikiran Zain saat itu, Al tinggal sendirian padahal tapi rumahnya belinya yang besar
__ADS_1
" Abang sendiri apa di kosin kamar kamar ini?" tanya Yasmin sambil mengelilingi rumah Al
Maklum jiwa wanitanya yang kepo dan kagum kalau lihat hal yang mewah seperti ini
" Kalau Abang jadikan kosan, Adek mau pindah sini?" tanya Al Balik
" Ya enggak lah.... Terus Abang tinggal di mana kalau adek pindah sini?" jawab dan tanya Balim Yasmin
" Gak pindah lah, kan Abang udah selalu ada di hati Adek.." jawab Al gombal
Yasmin menahan tawa, soalnya baru kali ini selama mereka jadian taarufan Al menggombal, Yasmin tersipu malu tapi pengen mentapa wajah Al yang mungkin akan makin salah tingkah sendiri
Tatapan Yasmin makin melekat dan venar Al makin salah tingkah sendiri
" Belajar gombal dari siapa sih...??" goda Yasmin pada Al
" Apaan sih.. Gitu banget tatapannya" jawab Al makin salah tingkah
" Hehehe... Kan bener, pasti baru pelatiha dan gak lulus" goda Yasmin
" Iya... seminggu mana bisa lulus, nanti ada raja gombal nyebelin dan jengkelin tinggal di sini, Abang mau bekajar lagi, agar Hati Adek makinterbunga bunga dan klepek klepek sama Abang" jawab Al di tujukan lada Toha
" Gak perlu repot repot, Adek suka Abang yang apa adanya" jawab Yasmin lembut dan tersenyum simpul
Di sisi lain, El yang di pesantren entah ada apa, tiba tiba datang kerumah Alif,
Dan minggu ini bukan jatah El, jadi El memutuskan untuk melancong kerumah Alif yang gak jauh dari situ
Tapi sebelumnya El juga izin dulu sama pengurusnya, dan bahkan di antarkan juga sampe rumah mbahnya
" Assalamualaikum....." ucap El saat sampai di rumah Toha atau Alif
El terus mengetuk pintu rumah Alif, padahal ini udah jam 11 Malam, bisa di katakan mereka sudah pada tidur semua
Kurang ajar memang El, gak tau waktu... karena biasanya dia memang serjng begadang, selain belajar dan murojaah kalau mau, kalau gak gitu ya ningkring di kantin pesantren
Kelamaan ketuk pintu gak di bukak, akhirnya tangan El yang ketukan sudah berubah jadi gedoran
Bruk... bruk... bruk...
El langsung menggedor pintu tersebut makin keras
" Assalamualaikum.... Atok oh atok...." ucap El makin kuat
Di dalam Kamar Alif yang sudah tertidur langsung terbangun kaget, begitu juga dengan Fina yang langsung mencolot
" Siapa itu Yah..?" tanya Fina was was
__ADS_1
" Maling...." jawab Alif cepat dengan jantung yang makin berdebar kencang karena kaget
" Patakmu.... Mana ada Maling gedor gedor dan ngucap salam segala" jawab Fina sambil memukul Alif dengan boneka anaknya
" Oh iya ya.... Jadi siapa??" tanya Alif penasaran
" Lihat lah..." jawab Fina kesal
Alif dan Fina saat ini sama sama masih tanpa busana, karena sejam yang lalu, mereka sedang melaksanakan sunah rosul yang menjadi tagihan wajib bagi Alif
Alif hampir beranjak... tapi..
" Pake baju dulu...." teriak Fina karena Alif belum sadar
" Oh iya..." jawab Alif malah cengengesan
" Assalamualaikum...." Teriak El lagi
" Waalaikumsalam.... Bentar.... Kamar mandi dulu" jawab Alif keluar dari kamarnya yang akan pindah ke kamar mandi belakang
El yang mendengar langsung sebal dan ingin menendang pintu di depannya
" Tuan rumah pekok, gak ada akhlak.... Tamu bukannya di bukakan pintu duluan malah suruh nunggu " kesal Al sambil menggerutu gak jelas
Begitu juga dengan Fina yang sama sama membersihkan diri dulu dan belum keluar dari kamarnya
" Hem.... Gue kerjain aja Loe ya Om.... " IDE El mulai keluar dan ingin ngeprank Alif yang sengaja membuatnya jamuran di luar
Setelah dari kamar mandi masing masing, Alif dan Fina tak sengaja barengan keluar menuju pintu utama, untuk membukakan pintu untuk El
Ceklek......
Suara pintu terbuka dan...
" Assalamualaikum Om tan... Huu..... huuu..... Huu..." ucap El sambil memeperlihatkan wajah melasnya
Seketika Alif dan Fina langsung panik dan bertanya tanya akan keadaan El
" Waalaikumsalam.... El.. Ada apa? kenapa Loe nangis tengah malem gini?" kaget Fina reflek dan mengelus El
Begitu juga dengan Alif mukanya sudah gak karuan
" Ada apa?" kaget Alif membentaknya karena panik
Gimana enggak, Ek mendadak datang tengah malem, gedor gedor dan sambil nangis, tentu pikiran seseorang langsung panik luar biasa
" Gak ada apa apa gue laper" jawab El datar dan langsung nyelonong kedalam tanpa merasa berdosa
__ADS_1
Yuhu...... Bismillah untuk double Up lagi ya lur....