Jodoh Dunia Akhirat

Jodoh Dunia Akhirat
Lamarkan Zula


__ADS_3

Al semakin bingung aja dengan ungkapan para guru di sana, yang tiba tiba bilang nikung


" Apaan sih kang Ahmed, kok nikung nikung ada apa emangnya?" bisik Al pada Ahmed


" Sampean tuh gimana toh gus? Suka gak sama Zula?" tanya Ahmed balik


" Kenapa Emangnya?" tanya Al balik karena Ahmed yang terang terangan berucap dengan nada tinggi


" Dang di lamar gus di hitbah, di temu orang nanti nangis lho" saut bu Ida yang tentunya sudah faham


Tapi mereka semua tidak menyebut siapa yang akan menikung Al, yang ada nanti malah jadi perseteruan perang dunia antara Al dan El


" Masih sekolah buk, mau di lamar gimana? " jawab Al santai


" Yang penting sudah terikat dulu gus, masalah sekolah aman, dia juga sekolah di sekolah gus sendiri, gak ada larangan untuk gus" jawab Ahmed memberi solusi


Al bukan langsung menjawab dan justru menarik Ahmed ke dalam ruangannya


" Kok malah di tarik toh aku gus" ucap Ahmed heran


" Ya Kang Ahmed maksudnya gimana? ada apa dengan Zula?" tanya Al makin penasaran dan khawatir


" Huh.... Mulai dari mana ya gue cerita" ucap Ahmed ikut bingung juga


Mungkin kalau orang lain yang suka Zula Ahmed akan terus terang dan menywbut nama siapa yang membawa Zula lergi tadi


Tapi ini El adek Al sendiri gak mungkin juga Ahmed berterus terang pada Al tentang hal itu


" Udah pokoknya Gus fang sat set sama Zula, kalau di tolak bawa Abah sekalian, dia pasti nurut, sebelum dia di ambil orang dan jatuh ke pelukan orang lain, udah itu aja jangan tanya lagi nyesel nanti" ucap Ahmed langsung melenggang pergi tanpa permisi


Al terdiam kaku dan pikirannya langsung belayang ke mana mana, dia gak mau kehilangan wanita yang di cintainya lagi


Dan dia mulai ingin menyusun sesuatu bahkan saat ini dia ingin langsung berjumpa dengan Abahnya dan menyampaikan sesuatu


Di sisi lain El dan Zula sudah menikmati indahnya puncak CL KDS, menikmati sejuknya hawa yang menjelang siang ini, dengan di temani beberala cemilan dan minuman hangat


Zula sedari tadi terus bercerita dan curhat dengan kisahnya, Kisah di mana dia mulai kecil karena itu yang mau Zula sampaikan agar bisa menilai El bisa menerimanya apa adanya atau ada apanya

__ADS_1


Dan syukur Alhamdulillah... Memang keluarga Zain Musthofa keluarga baik, dan tidak pernah memandang orang seperrti Zula dengan pandangan sebelah mata


Al kini langsung meluncur ke Kantor Abahnya karena hatinya sudah gak karuan dan takut keduluan orang lain


" Bah..." ucap Al saat masuk ruangan Abahnya


" Assalamualaikum...." ucap Zain menyambut anak pertamanya


" Waalaikumsalam..." jawab Al lansgung duduk di depan abahnya


" Buru buru banget kenapa?" tanya Zain heran


" Ada apa?" tanyanya lagi


" Abah sibuk gak besok?" tanya Al terkesan buru buru


" Kenapa sih? ada apa?" heran Zain lagi


" Duduk tenang dulu Al ada apa coba cerita" ucap Zain faham sifat grasa grusuk anaknya


Al kemudian menarik nafas panjang dan menghembuskan perlahan


" Semua orang takut kehilangan dong" jawab Zain santai sambil menatap Al yang ada di hadapannya


" Iya tau, Al takut kehilangan nazula Bah, kata semua guru kalau Al gak buru buru melamar Nazula, takutnya di ambil orang" jawab Al sudah ingin meneteskan air mata


Dia tau ini lebay, tapi perjuangannya berbulan bulan gak mau dia sia siakan dan hanya sebagai penunggu jodoh orang


" Abah sempat merasakan hak itu" ucap Zain dengan pandangan lurus kedepan


" Bahkan sering kali dengan DETAI AIR MATA (S2) yang terus menyertai di setiap langkah Abah , bukan cinta monyet pacaran atau apapun, tapi Umi kalian sendiri yang sudah menjadi istri Abah, " jawab Zain teringat perjuangannya yang luat biasa untuk kembali membawa Jihan pulang kerumah


" Udah lah... Kok jadi Abah yang curhat, gantian Al mau minta bantuan ini" jawab Al menolak curhatan Abahnya


Zain langsung tersadar untuk Al menolak dan gak kepo urusan Abah dan Uminya dulu


Kalau tau ceritanya sih gak apa apa bagi Zain, karena emang seperti itu kebenarannya, tapi omelan dan tangisan Jihan lebih berbahaya, di tambah nanti efek samping dari Al

__ADS_1


" Terus gimana? apa maksudmu tanya seperti itu?" tanya Zain kemudian


" Al mau Abah lamarin Zula untuk Al ya, Al takut nanti keduluan orang lain, Al gak mau kehilangan Zula" ucap Al apa adanya


Zain tidak langsung menjawab bukan kaget sih, cuman Zain tau memang berat rasanya jatuh cinta pada wanita yang banyak penggemarnya


Dia pernah merasakan itu, untung dia langsung gercep sat set kalau enggak lenyap sudah kisah cintanya pada Jihan dan gak jadi sampai ke Season 3 ini


" Okey... Kapan dan dimana?" tanya Zain langsung to the poin


" Besok gimana? di sekolah?" tanya Al balik


" Besok Abah ada meeting, kalau mau oagi banget sebelum jam 9" jawab Zain menyanggupi


" Okey bener ya Bah, Abah tapi gak apa apa kan kalau punya mantu yang latar belakangnya gak jelas?" tanya Zain lagi


" Iya Abah Faham gak ada yang mau di lahirkan tanpa Ayah, dan Abah siap menjadi Ayahnya bukan hanya abah mertua, tapi Abah Kandungnya" jawab Zain tegas, karena dia tau gimana posisi Zula saat ini


_______


Malam Harinya El yang baru pulang di tambah telat lagi pulangnya, langsung kena marah dan Omel Uminya, di tambah dia yang sudah ngeluh capek makin di omelin Uminya


Dan mau gak mau terpaksa dia harus berangkat Ke Rumah sakit malam ini, menggantikan tugasnya pagi tadi kalau enggak besok gak bisa ketemu dengan Zula lagi pikirnya


Pagi Harinya ....


El yang semalam praktek di rumah sakit, baru pulang sehabis subuh sedangkan Al dan Zain sudah rapi mau berangkat ke BNT


" Abah gak ke Kantor? kok gak bawa Jas?" tanya Jihan yang sedang nyiapin sarapan


" Abah ada urusan di BNT sayang, nanti ada meeting juga, bawakan Jas Abah dulu ya ke rumah sakit nanti Abah Amil kalau mau ke kantor" jawab Zain yang tidak berterus terang tujuan ke BNT


" Ih gitu ya Udah.." jawab Jihan tanpa kepo


" El mana Mi?" tanya Al gantian


" Tidur lah, semalem Praktek dia, kemaren kabur" jawab Jihan yang semalem waktu ngomel Al sedang keluar untuk cari cincin buat Zula

__ADS_1


" Tapi Al gak tau lho kalau dia ke BNT, " jawab Al yang memang tidak tau kedatangan El ke sekolahnya


" Eh Bocah.. Apa gak ke BNT? Nglayap lagi tuh anak?" kesal Jihan langsung ingin menghampiri El lagi karena merasa di bohongi


__ADS_2