
Al dan El serta Zain kompak menatap Umi Jihan yang sudah kenal dengam Ucup tanpa rasa kaget
" Umi udah kenal?" tanya Zain
" kenal lah, siapapun yang dekat sama Putri Umi, Umi harus tau" jawab Jihan sambil berjalan menghampiri Ucup yang sudah berdiri dan menyambut uluran tangan untuk bersalaman dengan Jihan
Batu selesai bersalaman pas dengan kumandangnya ikomah di masjid terdekat,
" Udah magrib yuk sekalian sholat berjamaah, " ucap Jihan mengajak semuanya
Dan anak anak nya serta suaminya kembali ke kamar masing masing untuk ganti baju dan kembali kebawah untuk mengikuti sholat berjamaah
" Baju abah?" tanya Zain pada Jihan
" Udah Umi siapkan lah, ayo" jawab Jihan menggandeng langan kekar suaminya dan berjalan ke kamar
Sesampainya Zain dan Jihan di kamar Zain mengambil wudhu dulu dan lanjut memakai baju yang sudah di siapkan oleh Jihan
" Umi gak wudhu?"
" Umi halangan Abah, baru datang sore tadi" jawab Jihan lembut
" Waduh gak ada jatah dong malam ini" ucap Zain cemberut
" Libur dulu ya Abah, untuk seminggu kedepan" jawab Jihan santai
" Okey lah, tapi..." ucap Zain terhenti
" Tapi apa?"
" Tapi plis jangan KB lagi ya, Abah mau jadi abah yang sempurna, Abah mau merawat dan menemani Umi mengandung dan melahirkan, Abah mau tau pertumbuhan dan memanjakan anak anak bayi abah lagi" jawab Zain serius dan berjalan keluar seolah gak mau dengar penolakan dari Jihan
Jihan berdiri mematung dan memang itu sebenarnya ada di dalam benak hatinya untuk berhenti dengan program KBnya karena selama ini dia tau Zain sangat merasa bersalah banget apa lagi saat kehadiran Zula ke rumah ini
Sesaat semua anggota keluarganya menjalankan sholat magrib Jihan menyiapkan makan malam untuk mereka
Dan setelah sholat magrib semuanya pada sibuk dengan Qur'annya dan Ucup seperti orang paling bodoh di sana karena bukan rutinitas dia sebagai anak muda yang hidup sesuka hatinya, dia memilih keluar dari musholla karena insecure dengan keadaan anggota keluarga Zula saat ini
" Nak Ucup... Sini bantuin Umi" ajak Jihan sambil melambaikan tangannya
Ucup pun tersenyum dan mendekat pada Jihan serta ikut bantuin Jihan yang sedang menyiapkan makan malam untuk semuanya
__ADS_1
Setelah sholat isya' semua anggota keluarga berkumpuk dan lanjut makan malam bersama
" Makan yang banyak Al El, badan kurus kering kayak gak di kasih makan aja sama Umi" ucap Jihan pada kedua anak bujangnya yang memang berperawakan kecil
Bukan kurus sih, tapi memang kalau si Al ingin menurunkan berat badannya, dan si El pawakan kurus
" Biar gak berat bawa badannya kayak si Zula Mi" jawab El santai
Zula seketika melotot pada Abangnya yang super duper rese itu
" Enak aja.... Ini tandanya sehat, walau hidup sendiri " jawab Zula yang memang berperawakan berisi
" Mulai kalau kayak gitu Umi males ribut ribut, " jawab Jihan yang paling pening kalau mendengar keributan dari anak anaknya
" Nak Ucup nambah" ujar Jihan lagi
" Nambah Cup yang banyak" jawab Zula sambil kembali menuangkan nasi pada piring Ucup
" Ula..." keluh Ucup dan Zula cekikikan
Malam sudah berlalu, dan Ucup sudah pamit dari pagi tadi, karena mau jemput teman temannya yang ternyata PHPin dia gak jadi main tempat Zula karena ada tugas kampus yang menumpuk
Zula sudah mengungkapkan semuanya, dan Kini Ucup ikut bahagia karena Zula sudah bernumpa abahnya dan malah punya 2 abang yang menemani dan melindunginya
Kini Al dan Zula siap berangkat ke BNT, karena sekalian jalan jadi Zula berangkatmya selalu bareng dengan Al terus untuk kedepannya
Dan kini tinggal Zain, Jihan dan El yang masih di rumah dan sedang bersiap diri untuk kembali beraktifitas masing masing
Di rumah tinggal kedua orang tua Jihan Rizqy dan juga mbah Utinya Jihan yang ada di sana
" Umi nanti ke kantor kan?" tanya Zain yang semalem sudah membicarakan tentang projek barunya
" Emang meetingnya jam berapa?" tanya Jihan balik
" Agak siangan sih, tapi Abah Mau temui si Ryan dulu, mau membicarakan tentang projek barunya " jawab Zain sudah janjian dengan Ryan
" Ya udah, nanti kalau Umi udah selesai di kampus Umi nyusul, " jawab Jihan santai
" Umi gak kerumah sakit?" tanya El yang menyusul abah uminya yang sedang bersiap dengan sepatu masing masing
" Umi hari ini ada jadwal di kampus Umi dulu, untuk memberi motofasi lah, dan pengarahan atau mengisi di fakultas kedokteran tempat Umi dulu" jawab Jihan pada El
__ADS_1
" El ikut lah kalau kayak gitu" jawab El cepat
" Kan harus praktek El"
" Ogak lah, El prakteknya sama Umi aja, males El Mi, apa lagi kalau ada Tante Mega , jodoh aja yang di bahas" jawab El males kalau sama Mega yang selalu memamerkan anak gadisnya yang buka tipe El
" Kenapa? mau di jodohin sama anaknya tante Mega?" tanya Zain yang tak jauh dari El
" Entah tuh, huh... Kesel gak bah" jawab El cukup menguji kesabaran pikirnya
" Abah mau gak besanan sama Mega" gurau Jihan
" Mbok cari nasab yang bagus toh Mi, untuk besan dan calon mantu" jawab Zain sambil berdiri karena sudah selesai memakai sepatu
Ya kebiasaan sultan dari Zaman melarat dulu selalu memakai kaos kaki dan sepatu di luar kamar jadi kebawa sampai sekarang sudah menjadi sultan
" Iya bah iya" jawab Jihan yang ikut berdiri dan merapikan jas suaminya
" Ya udah Umi bareng El apa abah antar?" tanya Zain lembut
" Bareng El aja mi, manja kali sama suami" saut El peka
" Idih gak apa apa lah, manja sama suami sendiri, emang kamu kesepian, jones lagi jomblo ngenes" jawab Jihan sengaja mencibir El agar dia merasa insecure dan berusaha kembali pada Heny
" Jalan hidup sudah ada yang ngatur Mi" jawab El santai
" Tapi Allah selalu memberi pilihan kita untuk mengambil jalan hidup El" jawab Jihan dan El gak bisa menjawab balik
" Fotokan Abah sama Umi dulu El" pinta Zain sambil menarik Jihan agar mepet dengannya
" Kenapa beralih menjadi poto grafer sih" jawab El menerima ponsel abahnya
Dan Jihan serta Zain berfoto mesra dengan berbagai pose, yang di buat oleh mereka
Setelah siap semuanya mereka beranglat dengan kendaraan masjng maosng dengan El yang berdua dengan Uminya
Tiba saatnya El dan Jihan sampai di kampus di fakultas kedokteran tempat Jihan kuliah dulu
Jihan sudah di sambut dengan dosen setempat dan sudah berjalan duluan, dan saat El mau berjalan menyusul Uminya tiba tiba El di tabrak oleh seseorang dari belakang dan...
" Sorry sorry maaf gue buru buru" jawab cewek yang menabrak El
__ADS_1