Jodoh Dunia Akhirat

Jodoh Dunia Akhirat
Kenalan dengan Heny


__ADS_3

Jihan sudah meletakkan kedua tangannya di pinggang, dengan muka muka penih amarah dan emosi,


Zain mengeluarkan ponselnya untuk memvideo Jihan yang siap mengamuk pada kedua anaknya yang sedang gaduh,


Karena menurut Zain, Jihan cukup lucu dan menghibur kalau lagi marah pada anak anaknya,


" Hayo lanjut.... Terus... eker" ucap Jihan malah menantang


Al dan El yang awalnya berebut untuk siapa yang nyetir kini terdiam, karena takut pada Uminya,


Apa lagi jeweran pedasnya yang mengalahi pedasnya omongan tetangga


" Buruan berangkat gak!" ucap Jihan lagi El langsung anteng pada kemudinya


" Assalamualaikum...." ucap El langsung melajukan mobilnya keluar gerbang rumahnya


" Waalaikumsalam... " jawab Jihan sambil memandangi mobil anaknya yang sudah pergi


Zain masih sibuk merekam, dan sambil melihat mobil El yang makin menjauh


" Ini juga ada kamera, untuk apa?" tanya Jihan kesal


" Untuk midioin dong Mi, Umi kalau marah lucu" jawab Zain polos tanpa sadar akan sikon saat ini


Cuuuiiiitt...... 1 cubitan kepiting mendarat di perut sispeck Zain,


" Aduh aduh aduh....." teriak Zain kesakitan


" Enak kan?" ucap Jihan sambil melepas dan langsung jalan masuk kedalam rumahnya


Zain mengelus perutnya, dan juga ikut masuk menyusul Jihan,


Zain merasa rumah kembali sepi, dan dia merasa juga ingin hal yang selama seminggu ini jarang di lakukan


Karena ada anak anaknya yang sebentar sebentar panggil Abah panggil Umi, lagi enak enak panggil lagi, jadi jatah setiap hari beberapa kali menjadi berkurang


" Abah......." Teriak Jihan saat Zain menggendong Jihan secara tiba tiba


" Iya Umi sayang...." jawab Zain lembut tanpa dosa dan


Cup...... 1 kecupan mendarat di bibir lembut Jihan


" Turunkan Bah...." ucap Jihan gak nyaman


" Iya nanti di kamar ya..." jawab Zain masih lembut dan membawa Jihan ke kamarnya


Sesampainya di kamar secara perlahan Zain menurunkan Jihan, dan...

__ADS_1


" Kita olah raga ya.. gantinya tadi" ucap Zain mulai beraksi dan...


Allahumma jannibnassaithona wajanibissyaitonaa marozaktana


terjadilah olah raga pagi pengganti joging yang libur, olah raga yang menikmatkan bagi mereka yang sudah tua


Di jalan, Al masih tertidur nyenyak di kursi sebelah El, yang mana kursinya sudah di ubah senyenyak mungkin, agar lebih nyaman


Lumayan 1 jam lebih perjalanan membuat Al tidak mengubah aktifitas paginya, yang harus tidur walau sebentar


" Ck..... Bener bener gue jadi supir travel antar kota memang, penumpangnya molor tanpa dosa, " kesal El pada Al yang seperti gak punya dosa


" Ini kalau bukan Abangku udah tah turunkan tengah jalan" guman El makin kesal


Pasalnya sejak El kabur dari amarah Uminya tadi, El terus ngomel gak jelas, dan menggerutu memerahi Al


Tapi Al menganggapnya sebagai musik dan trompet pengantar tidurnya, yang justru makin lama makin merdu


Di jam 7:45 pagi, El udah sampai ponpes AL-JQ karena jalanan cukup longgar hari ini, dan tidak mengganggu perjalanan mereka seperti biasanya


Mungkin para pegawai pabrik, dan emak emak pedagang di pasar lagi tutup pasarnya,.


Eh bukan tutup tapi libur paling, lan pasar gak ada pintunya, mana bosa di tutup


EL turun dari mobilnya di parkiran biasanya, dan sudah gak peduli lagi pandangan tentang dirinya,


" Bang... bangun woy... udah sampai" ucap El membangunkan Al


" Hem.... Ya udah loe turun aja sana, loe harus sekolah kan? telat nanti" jawab santai sambil merem


" Lha ini barang?" tanya El


" Nanti biar gue yang naroh, udah mau jam 7 tuh, buruan gue gak mau loe salahin lagi kalau telat" ucap Al sambil menegakkan dandaran kursinya kembali


" Gue gak usah ikut sowan?" tanya El


" Gak usah, kemaren juga gak ikut pamit" jawab Al makin santai


" Okey lah.... Gue turun kalau gitu, nih kuncinya, " ucap El sambil bersalaman dan mencium tangan Al


" Bolak balik... biar berkah" nyinyir Al bergurau


" Iya... "jawab El sambil bersalaman bolak balik


El keluar dari mobilnya, yang mana kebetulan Heny dan teman temannya juga baru berangkat ke sekolah,


" Assalamualaikum tuan putri.." gombal El menyapa Heny

__ADS_1


" Lho... Waalaikumsalam...." jawab Heny kaget dengan El yang tiba tiba datang


Al yang melihat secara langsung El yang sedang menggombali santri putri, langsung mengerutkan keningnya dan menggelengkan kepalanya


Memamg kelakuan El itu seenaknya sendiri


" Udah balik lagi?" tanya Heny lembut karena, El yang parkir di pesantren dengan ada seseorang di dalam mobilnya


" Iya... Gak betah lama lama di rumah, gak bisa lihat kamu" gombal El lagi


Mendengar hal itu Al makin penasaran dan langsung turun dengan muka bangun tidur yang masih terlihat ganteng menyaingi El


" Assalamualaikum mbak... " sapa Al yang baru turun dari mobil


Al yang pendiam penasaran juga dengan cewek El, yang selama ini selalu di umpetin oleh El dari ponselnya maupun laptopnya,


Mungkin El malu karena Heny sama Yasmin masih cantikan Yasmin, tapi lebih cantikan Umi mereka, yang masih terlihat cantik sampai saat ini


" Waalaikumsalam..." jawab Heny menoleh pada Al


" Ngapain loe turun Bang?" ucap El kesal


" Gak papa, mau kenalan aja sama calon adek ipar, yang mana ini?" jawab Al santai dan kembali bertanya


Karena di sana bukan hanya ada Heny saja, tapi juga ada teman teman Heny juga, dan jarak El sama Heny cukup jauh juga, lebih dari 1 meter


Dan untuk ukuran hukuman dan ketahuan sepetinya masih samar samar, karena masih pagi pengurus keamanan masih setoran


Semua teman teman Heny tak berkedip melihat ketampanan Al yang di atas rata rata,


Gimana Tidak? idola mereka si El udah terlihat tampan, lah ini datang pangeran yang jauh lebih tampan dari idolanya


" Kok pada diem,? yang mana nih calon Adek ipar gue?" tanya Al lagi dan..


" Nih....." ucap mereka kompak sambil menuding ke Heny tanpa mengalihkan pandangannya


" Oh... Ini, kenalkan dek... Saya Al, Abangnya El, salam kenal ya" ucap Al ramah sambil menangkupakan kedua telapak tangannya di depan dadanya dan merunduk


" Oh... Iya.. Hehehehe saya Heny, " jawab Heny lembut dan menirukan gaya Al barusan


Heny tersenyum malu, karena dia sendiri sangat kaget dan deg degan, tiba tiba ada Abang dari pacarnya


Secara sebagai pacar El, yang mana tiba tiba bertemu dengan kakaknya, tanpa persiapan Heny sempat salah tingkah sendiri, merasa gimana gitu


" Udah yuk... berangkat yuk...." ajak El pada Heny dan teman temannya


El insecure dengan Al, karena kalah cantik pacarnya dengan pacar abangnya

__ADS_1


" Kok buru buru" sapa Al mencegah, masih pengen meledek El yang biasanya suka meledeknya sebagai seorang jomblo


__ADS_2