Jodoh Dunia Akhirat

Jodoh Dunia Akhirat
Rahasia kehamilan


__ADS_3

" Itu bukan Hak Embak untuk menjawab itu El, mbak juga kurang tau betul apa yang sebenarnya" jawab Della yang gak mau ikut campur tentang masa lalu Jihan dan Zain


Tugas dia di sini hanya menjelaskan tentang Zula, dan kenapa Jihan dulu menyenbunyikan Zula hingga saat ini


" Lanjut aja dulu mbak" ucap Al yang masih penasaran


Zain tidak bisa berkata lagi, apa lagi dengan El yang tatapannya sudah sangat menyeramkan pada Abahnya


El sangat peka, dengan raut wajah abahnya, dan El bisa di katakan bisa membaca ekspresi wajah dari abahnya


Flasback On


Malam harinya Badan Jihan masih terasa lesu, padahal dia harus berangkat kerja ke rumah sakit,


Jihan yang selalu memaksa untuk tetap tanggung jawab akhirnya tetap nekat mandi dan bersih bersih dulu sebelum ke rumah sakit


Bahkan dia sebelumnya sempat meminta kerokan dulu sama Dilla dan minum obat juga, yang biasa di minumnya saat masuk angin


" Mbak Jihan beneran mau kerja? Gak istirahat dulu aja, masih lemes kelihatannya mbak?" ucap Della saat di titipi Al dan El yang sudah terlelap


Jihan tersenyum dan mengelus kepala kedua anaknya


" Cuman masuk angim mbak, nanti jiga sembuh, buat gerak aktifitas nanti sembuh kok" jawab Jihan tetap santai


" Mbak Jihan udah bertahun tahun lho bekerja seperti ini, siang malam gak berhenti, di eman badannya mbak" ucap Della lirih


Karena selama bertahun tahun Della ikut Jihan memang gak pernah istirahat, dan cuman hampir 2 bulan yang lalu dia istirahat karena gak dapat pekerjaan sama sekali


" Mbak Della tenang aja ya, Jihan akan baik baik saja, ini kewajiban Jihan mbak, insyaallah Allah akan memberi yang terbaik bagi Jihan, kuat dan tetap sehat demi anak anak" jawab Jihan semangat walau tubuhnya ingin berbaring manja di kasur


2 Hari berlalu, tubuh Jihan terasa makin berat makin lesu dan sering kali muntah,


Jihan yang awalnya mengabaikan dia makin penasaran dan melihat masa dia terakhir datang bulan

__ADS_1


" Masyaallah..." kaget Jihan karena ternyata sudah lewat lama masa haidnya


Jihan gak mau batin apa apa lagi, dia yang cukup panik untuk membeli test peck,


Cuman di tengah jalan dia berhenti, karena takut di curigai, dan Jihan juga gak mau kalau sampai bener dia hamil gak mau ada yang tau, sebelum Zain tau duluan, karena takut dikira anak bawaan orang lain lagi


Jihan akhirnya membawa mobilnya keluar dan pergi ke salah satu apotik kota yang buka 24 jam, tentunya dengan penyamaran


Untung pasiennya sudah habis, dan jam prakteknya sudah selesai, dan kosong di jam oprasi malam


Tak lama Jihan keluar untuk beli test pack, dan kini sudah kembali ke RS, dan Jihan langsung menggunakannya


Dan tak lama, keluar jelas 2 garis merah pada benda pipih yang barusan dia pake,


Ingin rasanya Jihan menangis, mengis hatu bersyukur tapi bingung


Jihan terharu di karuniai dan di beri rizqi lagi oleh Allah SWT, yang memberinya buah hati begitu mudah, di banding dengan Bella, dan juga Della yang tak kunjung mempunyai keturunan


Tapi dia bingung, konflik rumah tangganya yang kian menjadi, dengan suami yang masih terus memberi dukungan dan mempertahankan istri keduanya


Hingga akhirnya Jihan memilih merahasiakannya dan menunggu waktu yang tepat untuk berterus terang dengan Zain,


Della sama Imam awalnya juga tidak tau, dan Della tau saat di bandara, Jihan mengisi formulir di bandara saat akan mengantarkan Al ke pesantren


Della awalnya sudah curiga karen Jihan gak lagi halangan yang biasanya bareng dengan Della tanggalnya


Dan kecurigaan Della terbukti sast ini, saat melihat Jihan mengisi formulir syarat penerbangan, bahkan sebelum ke bandara Della juga di ajak Jihan mamoir sekejal untuk cek kandungan,


Tapi Della berfikir kalau Jihan konsiltan atau ada pertemuan dengan dokter kandungan di rumah sakit lain


Padahal memang cek kandungan untuk syarat perjalanan bagi ibu hamil


Selesai cek In, Della masih perang dengan pikirannya sendiri,

__ADS_1


Hingga kini meraka sudah boarding dan sudah berada di dalam pesawat


" Ada apa mbk?" tanya Jihan yang melihat glagat aneh Della


" Hem.... Hem...." ucap Della masih takut untuk bertanya


" Kenapa ? Mbak Della mabuk?" tanya Jihan masih santai


" Maaf mbak hm... Della boleh tanya?" ucap Della gugup


" Santai aja kali mbak, gak usah gugup gitu" ucap Jihan santai sambil tersenyum,


Karena El saat ini sedang duduk di pangkuan Jihan, sebenarnya udah dapat tempat duduk sendiri, tapi kasian dan memilih di pangku saja,


" Hm.. Maaf, Mbak Jihan sedang hamil sekarang?" tanya Della sopan


Jihan faham pasti Della juga akan curiga lambat laun, dan Jihan hanya tersenyum dan mengekus pundak Della


" Iya mbak, " jawab Jihan singkat dengan titikan air mata yang hampir saja menetes tapi segera di hapus oleh Jihan


" Jihan minta sama mbak Della untuk jaga rahasia ini ya, Plis, jangan bilang ke siapa siapa, " ucap Jihan penuh permohonan


" Pak Zain udah tau mbak?" tanya Della lagi


" Justru itu, Jihan gak mau orang lain tau sebelum Abahnya anak anak tau dulu, dia berhak tau tapi bukan sekarang, " jawab Jihan kembali ber DERAI AIR MATA


" Jihan hanya takut nanti Jihan kembali terluka, Jihan gak pernah hamil dalam keadaan baik baik saja mbak, 3 kali Jihan hamil, Jihan selalu kenacelaka, makanya Jihan berusaha untuk menyembunyikan kehamilan Jihan kali ini, agar tetap baik baik saja, " tambah Jihan yang masih tidak mau menyebutkan alasan soal Rani yang mungkin bisa menyelakainya lagi


" Mbak Tau kan El gimana hidupnya, penuh perjuangan, itu salah satu ketakutan Jihan mbak, dulu ada yang menyelakai Jihan saat Jihan hamil El, begitu juga saat hamil Al, di usia 7 bulan Jihan sempat koma karena melindungi Al yang masih di dalam kandungan, Dan kali ini Jihan gak mau terjadi lagi dalam pada kandungan Jihan yang ini" tambah Jihan bercerita tanpa mau mengungkapkan sebab musabab masalah dan poin utama pokok masalahnya


" Jadi Jihan minta tolong rahasiakan semua ini ya mbak, mungkin mas Imam bakal tau, tapi plis bilanv mas Imam untuk merahasiakan ini juga, sampe waktunya Abahnya anak anak tau" tambah Jihan lagi dan Della memgangguk


Flasback Off

__ADS_1


" Jadi saat dulu bolak balik nganter Al El di pesantren, bahkan saat ngurus semuanya itu, dan saat ketemu sama saya, dia dalam keadaan Hamil?" tanya Zain yang gak mengangka saat mereka berjumpa Jihan di waktu mengurus hukuman Rani dulu


" Iya pak ... mbak Jihan juga pernah cerita , di waktu hamil usia 6 bulan, mbak Jihan sempat pergi umroh, dan saat di jabal Rahmah, mbak Jihan merasa berjumpa dengan bapak, bahkan di tolong sama bapak, cuman mbak Jihan beranggapan kalau itu cuman halusinasinya aja, yang dalam setiap doanya di mekkah selalu berdoa tentang masalah bapak dan mbak Jihan" jawab Della lanjut bercerita dan Zain langsung teringat dengan hal yang sama Jihan rasakan


__ADS_2