Jodoh Dunia Akhirat

Jodoh Dunia Akhirat
Drama BNT


__ADS_3

Di Sekolah BNT, Al terus menggandeng tangan Zula di sepanjang langkahnya menuju ruangannya,


Tapi kali ini Al sengaja ingin mengantar Zula sampai kelasnya, dan semua itu atas brifingan dari Zula sendiri saat di perjalanan tadi


Seluruh mata yang ada di sekolah BNT memandang pada keduanya, tak jarang mereka mandang iri pada Zula, bahkan memandang rendah Zula yang begitu gampangan untuk di ajak dan di gandeng oleh pemilik yayasan


Dan masih banyak juga mata dan mulut yang membodoh bodohkan Al yang justru memilih Zula si anak yang tidak di ketahui identitasnya


" Pak Al kok mau ya sama Zula, jelas jelas anak gak jelas, masak iya seorang kepala yayasan mau sana anak haram" cibir beberapa siswi BNT


" Entah tuh apa gak tau pak Al soal siapa Zula?" sambung siswi lainnya


" Tau ah.. Masak enggak? orang seluruh sekolah juga sudah tau siapa Zula kok" sambung yang lain


" Ah... Itu cuman Zulanya aja mah yang kegatelen, pak Al kena pelet tuh sama si Zula, masak iya mau maunya pak Al gandeng terus tangan si Zula, sampai di anter sampai kelas lagi" sambung lainnya


" Iya tuh, bener banget, buktinya kemaren Zula juga mau di ajak pergi sama bang El, adeknya pak Al, aneh kan, semua di embat, dasar sih Zula, cewek apaan tuh,? modal cantik doang" cibir lainnya makin pedas


" Itu lah manfaat cantik" jawab Zula yang dengar dari belakang dan terus berjalan santai tanpa rasa khawatir


" Oh dasar.. cewek lo**e" unpat salah satu siswi yang kesal sama Zula


Zula masih tersenyum dan berhenti, kemudian berjalan santai langi menghampiri orang tersebut yang cukup emosi menghadapi Zula


" Kamu bilang apa tadi?" tanya Zula sambil tersenyum santai


" Cewek lo**e, Loe cewek murah, obral murah meriah" jawabnya pedas tepat di muka Zula


" Siapa nama loe kak??" jawab Zula masih tersenyum sinis


" Kenapa tanya tanya nama ? mau apa loe?" tanya balik orang tersebut


" Lenia raharja" baca Zula pada nama yang tertera di baju orang tersebut


" Anak kelas XII ya, bentar lagi lulus dong" jawab Zula santai


" Loe terserah mau katain gue apa, yang penting lisan gue masih sopan gak sebusuk mulut loe" jawab Zula santai seperti Jihan waktu muda


" Lenia Raharja, Gue tag ya, " tambah Zula lagi

__ADS_1


" Tag untuk apa? gak takut gue" bantahnya keras


" Gue tag aja, orang paling bodoh sedunia, gue cantik pinter cerdas, tapi elo kosong, udah buruk kosong, banyak omong" jawab Zula tepat di muka Lenia dan langsung pergi kembali ke kelasnya


Zula berjalan santai dengan pandangan yang susah menjadi suguhan tiap harinya, yaitu pandangan sinis bahkan jijik


Zula sampai di kelas dengan santai dan duduk di bangku paling ujung serta mulai mengikuti pelajaran hingga kembali terdengar jam istirahat


Di ruangan Al, El sudah datang sejak 15 menit yang lalu, dia sengaja datang ke Rumah sakit tadi cuman absen aja, untuk mengisi dia dan laporan ke Kampus nantinya


Ya namanya anaknya CEO, jadi terserah dia lah mau apa, anak sultan di lawan


Dan Al sudah pindah ke kampus miliknya, dan mulai mengisi mata kuliah di kampus tersebut


Zula sudah mengkode El untuk menyusulnya di kantin sekolah, sesuai brifingnya semalam


Zula sudah memasan makanan, dan sudah menyambut kedatangan El yang sudah kelihatan dari jauh


El tersenyum menyapa semua siswi yang di lewati, tak kalah ganteng dari Al, El sekarang juga jadi idola, karena kedatangannya kemaren,


Dan Kini keramahan dan Sifat Hambel El menjadi karismatik tersendiri bagi kaum hawa penghuni BNT


El menoleh dan melihat Zula di sana, sambil tersenyum sumringah menghampiri Zula


Semua pandangan menuju keduanya yang saling berjumpa, membuat semua siswi makin menatap Zula jijik


" Ya Allah, aku cari kamu dari tadi ternyata di sini" ucap El pada Zula dengan sok romantis


Padahal kalau jumpa dan kumpul ketiganya Al El Il, semua akan penuh perdebatan dan percekcokan


" Kan aku bukan Jin Yang, masak ngilang, " jawab Zula santai sambil menyerutup minumnya


Di sana El mulai berdrama, dengan meraih dan menggenggam tangan Zula di atas meja


Makin membuat semua siswi meledak panas melihat keduanya, apa lagi di sana juga da Nada yang sudah pasti mukanya penuh api yang membara


Tapi Nada tidak berani dengan Al dan El, Al dan El sama sekali gak respek sama Nada, bahkan malah justru seperti gak kenal, karena mereka yang jrang kumpul dan tau kalau bukan sepupu kandung, tapi sepupu tiri


Di tambah Nada yang sama sekali gak ada penampilan atau membanggakan BNT sama sekali dengan prestasinyang cukup memalukan sebagai keluarga Jihan

__ADS_1


Berbeda dengan Zula sebelumhya yang terpandang buruk karena statusnya sebelumnya, tapi kecerdasan Zula mampu meningkatkan dan mengwnbangkan nama baik BNT, membuat BNT Bangga, tapi sayang Zula sebelumnya kurang bersosiali sasi


Kurangnya komunikasi dan banyaknya gunjingan membuatnya enggan berempati


Keduanya masih bermesraan tanpa peduli dengan siapapun, bahkan mereka makin bersikap romantis yang El buat senatural mungkin, hingga masa jam istirahat sudah usai, dan keduanya berpisah


Di jam berikutnya, Zula langsung di hampiri Nada yang sudah terbawa emosi, dan sengaja meminta guru yang masuk kelas Zula untuk tutup dulu


Karena dia merasa saudara pemilik yayasan jadi bisa semena mena


" Heh loe lo**e" ucap Nada dengan menggebrak meja Zula


Sempet kaget dan jumbuk Juga si Zula, tapi Zula tetap santai dan tanpa memperlihatkan ekspresi kagetnya


" Ya ada apa, ratu bloon?" jawab Zula santai


" Jaga mulutmu ya, " jawab Nada Emosi


" Mulutmu juga" jawab Zula santai


" Elo itu, tau gak siapa elo dan siapa gue" ucap Nada sadis


" Tau dong, " jawab Zula cepet


" Loe diam"


" Okey" jawab Zula santai sambil menekan tanda merah di tembol perekamannya


" Elo tuh, ngaca seharusnya, loe siapa dan abang abang gue siapa? loe tuh anak lo**e, emak elo tuh sampah, dan suka obral murah meriah kayak sendal di pasar malam sepuluh ribu selusin, loe sadar diri elo gak pantas bersanding dengan kedua abangku, loe tau betapa tingginya dan derajat abangku, dan menjadi down dan kelihatan rendahan saat bersanding dengan elo" ucap Nada penuh kata kata kotor dan tanpa dia sadari dia juga menghujat Jihan Umi Zula


Zula tetap tersenyum santai, toh buktinya enggak, dan Zula merasa risih kalau memang Nada adalah saudaranya juga, dan Zula juga belum tau silsilah keluarga yang sebenarnya bagaimana


" Elo denger gak?" bentak Nada keras


Zula masih diam karena tadi pinta Nada dia suruh diam saja


" Woy..." teriak Nada di depan muka Zula


" Tadi suruh diem" jawab Zula santai

__ADS_1


maaf telat up ya lurr, masih repot banget


__ADS_2