
Al dan Zula sama sekali tidak menghabiskan makanannya, mereka langsung memanggil pelayan untuk meminta bil pembayaran makanannya tadi
Setelah membeyar mereka langsung lari dengan Al yang terus menggenggam tanga Zula hingga sampai fi bastmant mall
Dan Kini keduanya langsung menyusul El terlebih dahulu, karena sedari tadi Zula menghububginya tapi sama sekali tidak ada jawaban dari El
Sesampainya di masjid Al langsung jeluar berlari menghampiri El yang ternyata sedang enak enak nyate bersama kawan kawannya
Melihat hal itu Al bukannya langsung memberi tahu El tentang kabarnya eh malah di terlupa gara gara melihat sate kambing yang menggoda imannya kali ini
" Assalamualaikum enak nih..." ucap Al menghampirinya
" Waalaikumsalam.. Sini pak Ustadz ikut gabung" jawab Teman teman El yang sedang mengipasi sate
" Dari mana loe bang?" tanya El santai
" Ngajak jalan Zula, main aja sih, " jawab Al sambil jongkok di sebelah El
" Wah yang punya adek cantik, sepertinya kesempatan untuk menutupi kejombloan kalian deh" gurau Dani yang juga kenal Al akrab
Secara Al kalau sedang di Jakarta juga serjng main dengan mereka para geng sholawat milenial
Dan sering nongkrong juga dengan mereka selama Dulu Al di Jakarta
" Betul tuh, boleh lah Bang, kenalkan ke kita, " saut Farid semangat
" Enak aje loe, gue mau langsung sowan ke pak Kyai, mau langsung melamar adek kalian" ujar Dani gak terima
Secara cowok mana sih yang nolak seorang Nazula yang begitu cantik ceradas manis ceria, Abangnya aja sampe rebutan
" Gue juga mau kali" sambung Aan yang di sana juga
" Heh... Emang kalian doang, gue daftar Mi jadi kandidat" saut Hafidz juga
" Ternyata bukan kita aja yang rebutan Zula ya bang, mereka juga" Ucap El sambil tersenyum kecut
" Maksud loe?" tanya Mereka kompak
" Ada deh... " jawab Azmi dan Al yang sama sama kompak
Kemudian Mereka lanjut dengan keasyikan mereka sendiri, dan Al terlupa sudah apa tujuannya menghampiri El,
Zula di mobil semakin kesal, Dengan al yang sangat lama, mana ponselnya juga di bawa, sehingga membuat Zula akhirnya ikut turun dan menyusul kedua abangnya
Zula yang kesal berjalan dengan gejrok gejrok dan pengen menempul kedua abangnya sekalian
Hingga dia tercengang di kala melihat kedua abangnya sedang asyik makan sate
" Masyaallah... Abang..." teriak Zula kesal
__ADS_1
Sontak membuat semua cowok di sana menoleh padanya
" Subhanallah.. Cantiknya" ucap semua kawan El memuji Zula
" Abang Gimana sih, ayo di tunggu Umi malah asyik makan nyate lagi" kesal Zula tanpa peduli terlihat judes di depan para cowok tampan
" Astagfirullahal adzim... " ingat Al langsung berdiri tegak
" Ayo El, gue lupa tadi, " ucap Al pada El
" Ada apa sih, genting banget kayaknya," Tanya El langsung faham
" sore ini kita langsung terbang ke Makkah" jawab Al sambil mengelap mulutnya bekas sate
" Ngapain?" kaget El
" Udah ayo cepet udah di tunggu sama Abah Umi" jawab Al sambil menghampiri Zula yang berdiri tak jauh dari mereka
" Sate neng" ucap Dani pada Zula dan cari perhatian
Zula tak menggubris karena sebel dengan kedua abangnya walau sebenarnya dia sendiri juga pengen banget karena masih laper makan tadi belum selesai
" Gue ambil kunci mobil sama Tas gue dulu" jawab El bergegas menuju kamar masjidnya
" Ayo La.." panggil Al pada Zula
" Minta satenya ya bang... seru kali kayaknya" ucap Zula menyomot sate Dani dan yang lain
Mereka justru melongo saat melihat Zula dari dekat, dan Zula langsung berlari dengan Al yang mana El malah memanggilnya lagi
Zula mencomot beberapa tusuk sate yang di bawa lari mengejar kedua abangnya
" Astagfirullahal adzim...." Ucap al dan el kompak karena melihat tingkah konyol adeknya
" Hehehe... Gak apa, makasih ya bang" ucap Zula pada semua teman El dan mereka mengangguk nyengir
" Ayo di tunggu Umi" ucap Zula dan kemudian bwrjalan di dampingi kedua abangnya untuk menuju ke mobil masing masing
Sesampainya di mobil Zula yang memegang sate tiba tiba di minta dan di comot balik oleh kedua abangnya
" Minta La" ucap El sambil menggigit satenya
" Maksih Zul" sambung Al yang menggigit sate juga
" Huh... Gitu gak mau ambil sendiri" ucap Zula kesal dan menggenggam erat satenya
Kini keduanya membawa mobil masing masing dan Zula barengan dengan Al, karena kalau menurut Zula, Setiran Al jauh lebih halus dari lada setiran El, dan dia memilih bareng Al aja
Sesampainya di apartemant Umi nya sudah sibuk sendiri, dan bahkan dia juga cekcok kecil dengan Zain , bahkan Saat anak anak mereka pulang dan mengucapkan salam mereka tidak mendengar sama sekali
__ADS_1
" Ya Abah Sih, gini Umi kan makin repot" omel Jihan yang sedari tadi ngomel terus dengan Zain
" Ya Maaf, tapi Abah kan juga gak tau kalau akan ada hal seperti ini, Umi juga harus tau dong gimana Abah" jawab zain yang selalu mengalah
" Tau tau, kurang Umi ngertiin Abah terus, ini lagi Al, El , Il, entah pada kemana? di telfon suruh pulang cepet gak pulang pulang " Omel Jihan ke tiga anaknya pun keseret juga
Dan ketiga anaknya saling pandang, karena terbawa juga kalau Uminya sedang ngomel
" Iya Mi... Kami di sini" ucap ke tiganya kompak
Jihan dan Zain kompak menoleh ke arah ke 3 anaknya
" Hem... Dari mana Aja kalian, udah ayo cepet beresin barangnya" ucap Jihan kesal
" Mau kemana ada apa?" tanya El masoh enggan
" Cepetan, gak usah banyak tanya, kita mau terbang ke Makkah sore ini juga" jawab Jihan masih tetap ngomel
" Iya ada acara apa?" tanya El justru sengaja membuat Uminya makin jengkel
" Diam El, beresin semuanya" ucap Jihan makin kesal
Zain enggan mendengar perdebatan, memilih untuk menyingkir dan mengangkat telfon yang sedari tadi berdering
Setelah menerima telfon, dia segera mengabari Jihan yang terus ngomel
" Mi... Mi .." panggil Zain menghentikan omelan Jihan
" Kita terbang sekarang, " tambahnya makin membuat Jihan tercengang
" Gak bisa di undur lagi" tambah Zain makin membuat mereka makin kaget
" Udah kritis?" tanya Jihan sudah ambyar pikirannya
" Iya Mi... Makanya cepet, " jawab Zula yang suka bikin suasana makin tegang
" Ya dang di siapkan dan di peking baju bajumu, " bentak Jihan gerem sama Zula yang sok tau
" Udah ayo..... Di sana toko baju banyak" ucap El langsung menarik Uminya
Kalau gak gitu Uminya terus merepet gak berhenti henti ngomel dan marah marah terus
" Cocok... Untung udah mandi" sambung Zain yang keceplosan
Maaf ya Lur... gaes dan Say, author baru bisa up, dari beberapa hari libur, karena Author sibuk banget, Author sedang mantu 😁,
Ada acara besar di masjid, mulai hari Jum'at, dan ini pun belum selesai juga,
Jadi mohon di maklumkan ya 🙏🙏
__ADS_1