
Kini mereka masih lanjut ngelavie dengan Zula yang terus menjawab pertanyaan pertanyaan dari para followersnya
" Jadi benar ya apa yang di beritakan di lambe dower, kalau Zula sedang dekat dengan keluarga Ustadz Zain" komentar salah satu followersnya
" Haa.... Masak masuk lambe dower kapan sih?" jawab Zula yang belum tau
" Coba bukak bang, Abang udah lihat?" tanya Zula langsung penasaran
" Belum Gue gak follow lamve dower kebanyakam gosip" jawab El sambil mengotak ngatik ponselnya
" Iya tapi buka dulu dong, kepo gue" jawab Zula sambil merebut ponsel El, tanpa peduli dengan Live yang masih berjalan padahal di tonton lebuh dari 10.000 orang
" Eh... Bocah" kesal El dan Zula dengan loncah dan sigap mengotak ngatik dan mencari akun lambe dower
Komentar para netizen terus berjalan dan Zain Jihan dan Al justru sibuk membaca komentar mereka dan sesekali menjawab komentar mereka
" Lha Dalah.. Cepet kali, lihat nih Bah" ucap Zula pada Zain dan memperlihatkan postingan lambe turah yang ber cuption
" Colep atau apa tuh? tunggu kepastian berikutnya"
Al dan Jihan juga mendekat dan ikut melihat postingan dari lambe dower tersebut
" Hem... Gini ya gaes, itu postingan memang real, dan kami kemaren memang jalan bareng, ini klarifikasi tipis ya, dan seperti yang kalian lihat saat ini gue berada di tengah tengah keluarga Ustadz Zain dan Umi Jihan, karena... Deng deng deng... Suatu saat kalian akan tau sendiri" jawab Zula makin membuat mereka penasaran
Dan komentar kepo dan rasa penasaran kembali di berikan oleh para followers Zula
" Ck... Loe lurusin aja ngapa sih La, dari pada bikin geger dunia, loe nanti di hujat lagi lho" ucap El sambil meminta kembali ponselnya
Dan sesaat kemudian Zula kembali pamit dan mengakhiri live nya siang ini
" Udah biasa itu mah Bang, di dunia nyata yang setiap hari berjumpa aja sudah sampe hafal dan menjadi makanan sehari hari apa lagi di dunia maya" jawab Zula tetap santai
" Masuk dunia Entertaimen itu gak seenak yang kita pandang nak, gak seenak orang lain melihat kita, " ucap Jihan yang pernah menjalani sebagai pablig figur
" Banyak drama yang harus kita jalani, banyak juga yang harus kita tutupi, dan harus kuat mental mendengar congornya netizen berdakwah" tambahnya lagi
" Umi kayak pernah masuk dunia Entertaiment aja" cibir El gak percaya
__ADS_1
" Lho jangan salah, Umimu dulu pernah Viral dan terkenal walau gak lama" jawab Zain teringat masa itu
" Gak lama bukannya Umi yang gak laku dan gak ada yang ngundang ya El, Umi memilih untuk berhenti dan fokus pada kerjaan Umi, dan juga saat itu umi telah hamil Il, jadi capek kalau harus sibuk ini itu" jawab Jihan santai
" Oalah... Pantesan nih anaknya sekarang sok ngartis, selebgram youtuber" jawab Al sambil menarik pundak Zula dan di elus kepalanya
" Kok fokus sama kehamilan Zula aja Mi, Emang dua anak Umi, ini Umi buang dimana?" tanya Zula meledek
" Buang buang, enak aja, ang gue sampah" elak Al sambil mengempit Zula di keteknya
" haduh Abang... Zula gak bisa nafas nih" kesal Zula sambil mencubit perut Al pelan
" Ya Elo, enak kali ngomongnya di buang, " jawab Al melepas Zula
" Ya bener kan Mi, mereka dulu kemana Mi?" tanya Zula lagi
" Di pondok, bukan kamu aja yang Umi buang dan Ungsikan di pondok Il, tapi bang Al dan Bang El juga, makanya sekarang mereka juga harus jadi santri yang sholeh" jawab Jihan membanggakan anak anaknya
" Dan Putri kesayangan Umi ini, sholehah juga" jawab Jihan dan Zula langsung baper dan memeluk Uminya
"Abang Al abang El, mau meluk Zula juga? dulu kalian pengen meluk kan? tapi masih takut dan malu sama sarung dan pecinya, sekarang Zula udah halal untuk Abang, nak peluk Zula tak?" tanya Zula dengan gaya manjanya
Al dan El langsung salah tingkah karena merasa di sindir oleh Zula, sedangkan Zain dan Jihan geleng geleng melihat tingkah anak anaknya itu
Al dan El merasa gengsi dan sok ogah gitu pada Zula, tapi mereka juga makin sayang banget pada adek perempuannya itu
" Ah kelamaan..." kesal Zula dan mendekat pada mereka berdua kemudian
" Muuuuaaaccch...... Muuuuaaccch...." Zula mencium kedua abangnya bergantian tanpa adanya penolakan dan Al dan El sama sekali
" Jangan baper, gue adekmu bukan pacarmu" jawab Zula kembali meraih ponselnya
Dan lanjut ngotak ngatik kembali ponselnya sambil ngomel dan tertawa sendiri, bukan berarti gila ya, sama seperti kita yang selalu tertawa sendiri saat sedang melihat ponsel kita sendiri
" Ada aja orang ini ya, gue kok malah senang sih, dosa gue berkurang" ucap Zula sambil membaca komentar dari para netizen
Al yang biasanya gak peduli dengan ponsel merasa penasaran semenjak tadi ikut live di akun IG Zula
__ADS_1
Jihan dan Zain membiarkan ketiga anaknya dengan dunianya sendiri sendiri dan mereka juga ngobrol sendiri sendiri sambil menyusun rencana karena Zain juga punya rencana untuk keluarganya
" Ya Abah maunya gimana?" tanya Jihan serius
" Zula sudah pernah ke Luar negri belum?" tanya Zain santai
" Belum lah, siapa yang ngajak? Umi? sejak kapan Umi keluar negri sendiri setelah Zula lahir?" jawab Jihan makin santai
" Emang mau keluar negri?" tanya Jihan lagi
" Pengannya sambil bulan madu lagi" jawab Zain sambil menaik turunkan alisnya
" Bulan madu terus, bahasnya, ujung ujungnya sambil kerja" jawab Jihan menyindir
Karena yang sering kali Zain bilang jalan jalan keluar negri, liburan dan keliling dunia, dia gak pernah real fokus sama menikmati liburan, karena di setiap kali negara yang dia kunjungi pasti ada yang mananya bisnis, dan pekerjaan
" Itu lah sayang, kenapa begitu? karena di saat kita jalan udah ada cegeran dana untuk menggantinya" jawab Zain sambil tertawa
" Bisa bisanya tertawa gitu, kapan kita liburan healing healing bojo" kesal Jihan sambil mencubit gemas pinggang Zain
" Haduh sayang... Sakit, seharusnya tanya sama diri adek" ucap Zain terpotong
" Cieleh.... Adek,.... Iya abang.. gitu dong Mie" ledek Zula pada Abah Uminya
" Gak.. Udah tua" jawab Jihan datar
" Tapi dulu kan memang manggilnya gitu?" saut Al yang faham
" Masak?.. Lanjut dong Bah, biar seru, romantis kayaknya" ledek Zula seperti menggarap Abah Dan Uminya
" Iya tuh, dari tadi juga yang di bahas hanymoon, haealing liburan keliling dunia, mau bulan madu lagi, pulang pulang bawa dedek bayi" saut El yang mendengar obrolan abah Uminya
" Haa.. Betul tuh, Abang setuju gak? kalau kita punya adek bayi lagi?" tanya Zula pada Kedua abangnya
" Biar rame, abis sepi rumahnya, mana besar lagi" tambahnya merasa kesepian
" Ya Mi.... Bah, Adek bayi 1 aja, hem.. 11 gak apa apa"
__ADS_1