
Della seperti mendapat serangan bom secara mendadak, dia gak bisa menjawab langsung tentunya
Secara Jihan sudah melarang tegas bagi siapapun untuk menceritakan hal yang sebenarnya terjadi pada anak anaknya
Jihan gak mau anak anaknya tau apa yang terjadi sama dirinya saat anak anaknya masih kecil dulu,
Dan El masih menunggu jawaban dari Della, dan terus memandang Della yang pandangannya lurus ke depan,
Hingga membuat El ngalamun dan kurang fokus pada setir..
" Awas El Awas....." Teriak Della reflek saat hampir saja mobil yang mereka tumpangi naik ke trotoar.
Siiiiittt..........
Reflek El langsung menginjak reemnya secara mendadak dan...
" Astagfirullahaladzim..... El pelan pelan fokus jangan ngalamun" ucap Della kembali ngomel
Pasalnya tanda tanya besar dalam pikiran El memang sangat menggangu konsentrasi mengemudi El, apa lagi saat ini sedang menunggu jawaban pasti dari Della yang tau cerita semuanya
" Yaa Allah Ya Robbi....." ucap El saat mobil sudah berhenti
" Alhamdulillah....." ucap El lagi dengan Della yang bersamaan
Mereka masih menetralkan suasana dan jantung yang sama sama mau copot akibat lamunan dari El
Sesaat kemudian setelah sama sama tenang " Udah lanjut lagi, fokus jangan melamun" pinta Della lagi dan El perlahan melajukan mobilnya lagi
Setelah 15 menit berlalu mereka sampai di gang masuk masjid An- Nur yang akan menjadi tempat tinggal dan saksi pengabdian El kedepan
Dan sekarang mereka gantian kemudinya, dengan Imam yang akan membawa mobilnya masuk, gak mungkin El nanti bisa gagal penyamaranya
" Tadi kenapa kok di belakang lama?" tanya Imam sebelum naik mobil
" Iya... El hampir naik trotoar tadi" jawab Della ketus
" Astagfirullahaladzim.... Laailaahaillaanta..... Kok bisa?" kaget Imam
" Entah tuh melamun tadi Mas" jawab Della dan El malah cengengesan
" Udah lah, El duluan ya Bang mbak, kawan El udah nelfon mulu dari tadi" ucap El sambil naik motor metik milik Imam
" Ya udah ayo, Abang sama mbak ngikut dari belakang" jawab Imam dan El langsung menyetater motorny
__ADS_1
El jalan duluan, yang sebenarnya jaraknya tidak jauh sih, paling masuk cuman 50 meter, dan cukup dekat dari jalan raya
Kini Dani sudah menunggu El di gerbang halaman masjid, karena sesuai kabar El sudah di dekat
Dari kejauhan sudah terpancar wajah tampan dari El Musthofa, sorot keturunan para kyai menambah karisma tersendiri bagi El,
Dan Dani sudah melambaikan tangannya sembari tersenyum sumringah akhirnya yang di tunggu datang juga
" Alhamdulillah......" ucap Dani saat motor El berhenti di hadapannya
" Assalamualaikum...." ucap El membuka Helmnya
" Waalaikumsalam...." jawab Dani bersalaman pada El
" Maaf benar ini dengan mas Dani?" tanya El bergurau ala abang ojek online
" Oh iya mas.... "jawab Dani menanggapi gurauan El
Dani langsung naik ke motor El dengan cepat
" Sesuai Aplikasi ya bang..." ucap Dani sambil menepuk pundak El
Dan mereka langsung tertawa bersama dengan gurauan singkat yang barusan mereka ciptakan
" Tuh... Di bawakan sama pak kos dan bukos gue " jawab El enteng dengan menunjuk mobil Imam yang semakin mendekat
" Lho loe di antar sama yang punya kosan?" tanya Dani kaget
" Iya, mereka gak rela gue pergi sebenarnya" jawab El narsis
" Hahahaha... Rasaku bukan gitu deh, tapi mereka pengen loe cepet pergi karena nunggak bayar kosan" jawab Dani dan membuat keduanya tertawa ngakak
Dani menyambut kedatangan Imam dan Della yang mengira kalau itu ibuk dan bapak Kos dari El
Di sisi lain, Muhammad Haidar Al Musthofa, masih sibuk sibuknya mengerjakan tesis untuk akhir kuliah S2 nya,
Karena bentar lagi di juga udah mulai sidang master dan siap menunggu jadwal wisuda dan langsung boyongan
Berbeda dengan Yasmin yang mulai saat ini sudah mempersiapkan diri hubungan jarak jauh atau LDR
Ya mau gak mau mereka harus berjauhan, karena Al yang sudah siap menjadi pemimpin sekaligus pemilik bidang perusahaan di bidang pendidikan, mulai TK sampai perguruan tinggi
Ya setelah Al lulus SD, semua pekarjaan Zain yang selama ini Zain handel sendiri dalam bidang pendidikan mulai dari penyalur beasiswa dan sebaginya Semua akan di serahkan ke Al,
__ADS_1
Mengingat Zain sendiri juga sudah berumur dan sudah waktunya pensiun, dan istirahat
Sebenarnya kalau di lihat dari fisik dan penampilan Zain, dia masih terlihat muda dan belum begitu tua, walaupun umurnya sudah kepala 5, mungkin dengan menjaga pola hidup sehat dan rajin olah raga membuat dirinya terlihat berjiwa muda dan awet muda
Bahkan rambut Zain masih hitam pekat, tanpa ada seliran warna putih dalam rambutnya,
Begitu juga dengan Jihan, yang tentunya masih sangat cantik, dan terlihat muda, terkadang saat jalan dengan kedua anak bujangnya, mungkin orang yang melihat tidak percaya kalau Jihan adalah ibu dar Al dan El
Jadi mulai saat ini di saat libur semester maupun waktu senggang Al sering berkomunikasi dengan Abahnya untuk belajar perihal yang harus dia siapkan untuk melanjutkan kerjaan Abahnya
Yasmin masih semester awal, dia tidak sepandai dan secerdas anak anak Jihan, yang dengan cepat bisa menyelesaikan studinya, lebih cepat dari hal normal
Saat ini Yasmin masih di semester 2, dan itu artinya dia masih sekitar 3 tahun lagi di Mesir, itupun kalau tepat waktu,
Tapi selama ini Al selalu memberi tips pada Yasmin agar bisa lulus cepat, dan bisa cepet nyusul dirinya kembali ke Indonesia, lanjut menikah dan melanjutkan mengurus pendidikan bersama sama dengan Al
Dan itu impian mereka, harapan dan rencana, cuman Allah memiliki rencana yang lebih hebat, lebih baik dan kita semua tidak tau apa rencanya yang Allah berikan nantinya
Begitu juga dengan Heny dan El, yang berencana menikah cepat, tapi saat ini El justru sudah mulai nakal dengan kepo akan keberadaan Zula, di sosial media, yang pastinya menjadi hal yang bisa nembuat hati dan pikiran El lupa akan adanya Heny yang setia menunggunya
Dan bisa di katakan mustahil kalau El bisa dapatkan Zula, secara Zula artis IG, toktik, dan seorang selebgram, banyak Fans selain El, banyak juga yang mendambakan Zula selain dirinya, dan mudah mudahn yang terbaik untuk keduanya
Kembali ke El dan Dani
" Assalamualaikum....." ucap Dani menyambut Imam saat keluar dari mobil
" Waalaikumsalam...." jawab Imam bersalaman dengan Dani
" Pak Buk.... mari silahkan masuk dulu..." ucap Dani ramah pada mereka
Imam dan Della sama sama tersenyum dan mengangguk..
Kemudian mereka menurunkan barang barang El dan di bantu dengan Dani yang sudah langsung menyeret salah satu koper El
" Pak Buk.... bapak sama Ibu, orang tua kos Azmi ya pak?? " tanya Dani sambil berjalan masuk ke area mesjid
Della sama Imam bingung dan saling pandang, dengan El yang menahan tawa melihat ekspresi mereka
" Pasti Azmi ini sering telat bayar kosan kan pak.... Maklum pak, muka mukanya aja seperti dia" ucap Dani lagi memang suka bergurau
Dani langsung berjalan duluan dengan Azmi tanpa memerhatikan wajah Della dan Imam yang masih bingung
" Kita alih profesi lagi Ma, gak jadi tukang ojol, jadinya ibu dan bapak Kos" ucap Imam baru ngeh dengan anggapan Dani barusan
__ADS_1