Jodoh Dunia Akhirat

Jodoh Dunia Akhirat
Talak


__ADS_3

Karena Ulfa merasa takut bila mendengar kata pisah, apa lagi anaknya sendiri


Dia selalu berdoa dan berharap kalau Rizqy akan selalu baik baik saja, bahak bisa merubah Tari yang membuatnya mengganjal selama ini


" Ya Buk.... Rizqy siap pisah dengan Tari, dan Rizqy siap mengantar Tari kerumah orang tuanya sekarang juga" jawab rizqy tegas tanpa basa basi


Ulfa langsung nangis sejadi jadinya di kala menyaksikan sendiri anaknya yang akhirnya bercerai


" Mas gak bisa gitu dong, kita menikah udah lama ya Mas, dan jangan mengambil keputusan sepihak, Tari gak terima mas, Mas menceraikan Tari hanya karena anak kecil yang baru masuk ke kehidupan ini" bantah Tari gak terima


" Heh.. Tan, anak kecil itu adek gue, anak Abah Umi, bukan orang baru" bantah El makin emosi


" Iya kalau itu bener anakmu Mas, kalau anak dari orang lain" bantah Tari sambil menunjuk pada Zain


Plak...... Satu tamparan keras mendarat di pipi Tati dari Jihan


" Jaga mulutmu" ucap Jihan tentu tersinggung dengan ucapan Tari barusan


" Kamu benar benar buaya ya Tar, kamu baik cuman di hadapan kami, Kami sudah mencurigaimu belasan tahun, Kami tahan karena Kami butuh bukti, dan sekarang semua terbukti kalau kamu memang busuk" ucap Jihan tajam tepat di hadapan Tari


Zain makin marah lagi kalau Tari dengan terang terangan justru menghina Jihan, bahkan tadi sudah di peringati jangan ungkit masalah Jihan lagi tapi justru di jadikan bahan lawanan olehnya


" Tapi nyatanya kenapa mbak umpetin si Zula, tanpa di beritahukan sama yang lain, kalau bukan anak rambanan apa lagi" bantah Tari makin keluar sidat buruknya


" Seorang khafidzoh, berpendidikan , ternyata lebih parah" tambahnya ranpa rasa takut


" Heh..... Jaga mulutmu" ucap Zain sambil mencengkeram hijab Tari


Tari sebenarnya takut banget dengan Zain, tapi sudah di pojokkan seperti ini justru dia melawan ketakutan dengan penuh pembantahan


" Ini Riz, siluman yang loe pelihara selama ini, bawa pulang buang ke tempat asalnya " ucap Toha marah besar sambil menarik Tari dari cengkeraman Zain dan mendorongnya hingga terduduk di sofa kembali

__ADS_1


Rizqy menarik nafas panjang dan membuangnya perlahan, doa pasrah mungkin udah saat ya dia hidup bahagia, dia berhak bahagia juga


" Mulai saat ini detik ini, saya talak kamu Tari langsung talak 3" ucap Rizqy tegas dan langsung di peluk oleh ibu dan kakaknya


Kegaduhan tidak langsung berhenti mulut Tari dan Nada masih terus menyerang keluarga Jihan, tapi karena sangat brisik dan gak enak dengan keluarga Zain, Zain kemudian melaporkan pada angggota keamanannya untuk mengeluarkan Tari dari rumahnya


Dan 10 menit kemudian mereka datang rame rame dan hendak menyeret Tari dari sini


" Siap bos , apa yang harus kami lakukan?" tanya sang komandan


" Bawa ke dua manusia iblis ini kuar dari sini, dan antar sampai habitatnya" ucap Zain pada mereka


" Siap Bos" jawab Mereka kompak dan langsung menyeret Tari dan Nada keluar dengan masih memberontak


" Rizqy sana pulang dulu, selesaikan maslahmu, dan pulangkan dia baik baik kepada orang tuanya" ucap Zain pada Rizqy


" Maaf mas, Iqy butuh pengacara dan pendamping untuk menyelesaikan semuanya, biar cepat" jawab Rizqy bermaksud meminta bantuan


" Nanti pagi pengacara dari PKU mas Kirim dan langsung kerumah, malam ini langsung terbang dan antar dia dulu" jawab Zain dan Rizqy mengerti


" Bapak temani untuk memulangkannya" tambah Hamdan sambil menepuk pundak Rizqy


Hingga akhirnya kesepakatan sudah mereka buat dan Rizqy dan lainnya langsung bergegas menyusul Tari dan Nada yang langsung di bawa kebandara


Ulfa masih menangis di pelukan Ibunya, dan Jihan masih merasa ketakutan akan sikap Zain yang nantinya berubah sikap dan justru percaya pada Ucapan Tari


" Umi gak bohong bah, Zula beneran Putri Abah, Kalau Abah gak percaya Abah bisa lakukan.." ucap Jihan sambil menangis dan terpotong karena sudah di tutup oleh jari Zain


" Suut..... Udah abah percaya, gak usah di lanjutkan lagi, Umi gak bisa lakukan itu, Abah percaya sama Umi, kalau Zula putri kita" jawab Zain yang faham kalau Jihan paling takut dengan tes DNA


Bukan karena dia bersalah, tapi karena dia masih teringat pedihnya dulu saat tes DNA EL

__ADS_1


" Umi gak boleh ngomong gitu, kita saatnya sama sama bahagia, anak bapak ibuk hatus bahagia semuanya, kita sama sama tersenyum bahagia tanpa adanya DERAI AIR MATA lagi ya sayang ya..." tambah Zain sambil merangkul Jihan lagi


Di malam tepat jam 10 malam, ro.bongan Tari dan Nada sampai di rumah mereka,


Dan Kini mereka langsung siap mengantar Tari dan Nada ke rumah orang tuanya


Seusai kesepakatan tadi, tanpa menunggu lama dan tanpa basa basi dan di tunda tunda lagi


Tapi sebelumnya Rizqy di bantu Alif mengemasi barang barang milik Tari dan Nada, yang masih di tahan oleh petugas Zain tadi


" Mas Mas, gak bisa gitu mas, kita sudah sepulih tahun lebih sama sama, mas Gak bisa begini, gak bisa ambil sikap dan memutuskan secara tiba tiba seperti ini" ucap Tari pada Rizqy yang sudah membawa keluar barang barangnya


" Mas udah gak tahan Tar, puluhan tahun juga mas menderita, Mas bertahan karena mas mengharagi dan menghormati kamu sebagai seorang wanita, karena ibuku juga wanita," jawab Rizqy mulai tegas


" Dan ternyata perubahan sama sekali gak pernah ada darimu, dan yidak semua wanita baik seperti kakak dan ibuku, jadi sekali lagi ayo mas antar balik lagi kamu ke roang tua kamu" jawab Rizqy sambil berjalan duluan ke mobil


Kemudian Tari dan Nada di tarik juga oleh keamanan Zain dan di masukkan kemobil siap di antar ke rumah orang tuanya


Kini mobil Rizqy sudah berjalan terlebih dahuiu dan di ikuti mobil perugas Zain yang mengikutinya dari belakang


Jangan berfikir secepat itu mereka sampai ya, kalau berhububgan dengan Sultan semua mudah dalam dunia hayalan 😁😁


Dan tak jauh, rumah mertua Rizqy cumab tetangga desa dan masih satu kecamatan , dan hanya menempuh jarakn20 menit mereka sudah sampai di rumah orang tua Tari


Sesampainya di sana tentu keluarga Tari sangat kaget, secara dadakan dan yang taunya baik baik saja tanpa ada maslaha lah ini datang rame rame


Setelah masuk dan di sambut dengan suasana yang cukup horor dan mencekam bagi keluarga Tari, kini Rizqy juga sudah menjelaskan dan siap untuk memulangkan


" Maaf Pak buk, saya kesini sesuai masalah tadi yang sudah kami ceritakan, dan pada detik ini malam ini, Iqy kembalikan lagi Rari dan nada kepada bapak ibuk, dan saya sendiri sudah menalak Tari sore tadi, untuk kelanjutan sidang dan pengurusan ke kantor urusan agama, besok langsung saya urus dan di lanjukan oleh pengacara Abang saya" Ucap Rizqy lufas dan sangat tegas


Mereka semua tentu tau siapa abang dari Rizqy, yang sudah di kenal di mana mana, dan Tari sudah dangat gemeteran dan sangat gugup sekali

__ADS_1


" Tapi maaf sebelumnya nak Rizqy, maaf banget bapak sama ibuk minta maaf banget, atas selama ini, " jawab mereka sudah pasrah dan ikut takut juga


" Sebenarnya, kami ini bukan orang tua Tari dan kakek maupun nenek Tari, kami ini di bayar untuk menjadi orang tua bohongan Tari" jawab Merek jujur dengan raut merasa bersalah dan ketakutan


__ADS_2