
Fani dan Alif langsung sama sama doprok depan pintu karena pengakuan El barusan yang ngerjain dirinya
" Kapreeet bener... Emang ya tuh anak Zain... " kesal Alif merasa di kerjai oleh El
" Tak sunat habis kapok" tambah Fina yang ikut kesal
Kemudian keduanya mengikuti El yang sudah terlebih dahulu ke dapur untuk cari makan,
Bukan lapar sih sebenarnya tapi sengaja, karena gak ada sejarahnya anak Zain dan Jihan kelaperan
" Oh.... Santri dablek..." ucap Alif sambil menongor kepala El karena kesal
" Dablek penting pinter Om, timbang Om, Hatam binadhor aja 5 tahun, malu sama anak kucing" jawab El santai sambil membuka kulkas dan cari apa yang membuatnya selera
Fina duduk di salah satu bangku meja makan, dan sambil memerhatikan El yang sibuk sendiri, dan mengelus dadanya yang hampir jantungan
" El.... Kesini kok tengah malam, ngigo apa gimana loe tadi?" tanya Fina santai
" Mana ngigo, El aja belum tidur dari tadi" jawab El tambah santai
" Terus kenapa tengah malam? sore tadi kan bisa" jawab Alif yang ikut duduk di sebelah Fina
" Tadi El udah datang dari sejam yang lalu ya Om,.. Om sama tante aja yang budek, pintu udah di ketuk seperti orang mukul kentongan aja gak denger sama sekali, " bantah El yang memang sudah lama datang
" Mana habis itu suruh nunggu lagi, sekalian lah El drama" tambah El sambil kembali menutup pintu kulkas tanpa mengambil apa apa
" Ya loe tamu gak ada akhlak, namu tengah malam" kesal Alif
" Iya ngagetin orang aja.... drama nangis" timpal Fina ikut kesal
" Heheh Maaf tan, El kira kalian faham lah, gimana Umi El yang ahli dalam berdrama" jawab El makin santai dan ikut duduk di sebelah mereka
" Katanya laper makan lah, ada apa tadi di kulkas" ucap Fina lagi
" Enggak..... Gak jadi gak ada yang selera" jawab El songong
" Ck.... Apaan sih bund, ngapain di tawarin, Bunda gak ingat anak sultan mana mungkin kelaperan, " cetus Alif mengikuti gaya El
" Iya lah.... Ya udah, udah malem sana naik aja ke atas, tidur pagi sekolah kan?" ucap Fina ikut bangkit
__ADS_1
" Iya.... Tapi Wifi aktifkan dong..." ucap El bermaksud ingin numpang Wifi
" Loe biasanya pake modem, kenapa gak ada paket?" tanya Alif
" Belum sempat ngisi, makanya kesini besok mau keluar pinjem mobil" jawab El bukan pinjem motor lagi
" Iya..... Udah sana naik..." jawab Fina sambil menunjuk ke atas
Karena kamar El ada di atas, yang biasa El tempati saat di singgah di sana
El Akhirnya membawa tasnya dan naik ke atas menuju kamarnya,
Setibanya di sana El langsung membuka laptopnya dan langsung ke laman IG nya, karena El juga termasuk Seleb yang mempunyai Followers cukup banyak, tapi tidak menerima endors sama sekali
Di sisi lain, Jihan masih melek sambil menemani anak bungsuhnya yang terbangun di tengah malam karena tiba tiba muntah muntah
Il masih belum begitu pulih, walau sudah habis infus hampir 5 kantong sehari, karena panas Il yang luar biasa saat pertama berjumpa dengan Uminya
" Minum dulu ya sayang, biar bisa istirahat" ucap Jihan sambil memberikan obat pada Il
Il kemudian menerimanya dan Jihan membantunya untuk minum obat tersebut
Il cukup mudah masalah minum obat, beda dengan Jihan, walaupun sudah menjadi dokter specialis dia sendiri masih kesusahan untuk minum obat, dan bahkan gak bisa menelan
" Umi......" Panggil Il pada Jihan yang sedang mengembalikan gelas pada nakas
" Iya sayang.... Mau apa lagi nak?" tanya Jihan lembut
" Mau di peluk Umi..." jawab Il kembali manja
Jihan tersenyum dan langsung menaiki tempat tidur untuk tidur di sebelah Il
" Ya Allah..... Sini anak Umi....." ucap Jihan sambil memeluk Il dengan penuh erat dan kelembutan
Jihan mengelus lembut buah hatinya, hingga Il tertidur kembali dalam pelukannya
Setelah nyenyak Jihan membaringkannya dengan pelan, dan membenarkan tidurnya, serta memasang selimutnya
Jihan lanjut ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu, dan melaksanakan sholat sunah, mulai sholat hajad tahajud dan witir
__ADS_1
Yang semua itu rutin Jihan lakukan di setiap malamnya, Jihan selalu istiqomah beribadah pada Allah, dan tak lupa mendoakan anak anaknya, suami dan juga keluarganya
Setelah selesai sholat Jihan yang mengantuk berat langsung kembali ke atas tempat tidur untuk tidur kembali
Malam ini gantian menemani sang buah hati, saat suami sedang pergi dinas
Disisi lain...
El yang sedari tadi sibuk Live di IG, dan membuat konten maupun kegiatan media lainnya, yang bisa menghibur orang lain
Begitu lah santri, multitalenta, walau dia seperti sarajana ( sarungan saja kemana mana) tapi Santri itu pemikirannya luas, akhirat aja selalu di pikirkan, padahal belum terlaksana, apa lagi masalah dunia yang sudah di depan mata
Tanpa El sadari, yang awalnya dia sedang nonton, sekarang ganti laptopnya dan Filmnya yang menonton El yang sudah pergi ke alam mimpi, karena tertidur pulas
" Assholatu khoirumminannaum......." suara adzan subuh membangunkan El dan yang lainnya.
El sudah terbangun dan langsung menuju kamar mandi lanjut jamaah ke musholla
Dan kali ini El yang jadi imamnya , Karena Toha gak ada di sana, Dan Alif ngalah sama El kasian katanya biar berguna juga,
Padahal Bukan kasian karena tak berguna, tapi Alif minder sama El yang jauh lebih dari dirinya Ilmunya
Begitu juga dengan Il dan Jihan yang sama sama bangun, dengan Il yang tetap melaksanakan sholat walau dalam keadaan sakit, karena itu kewajibannya
Il sebagai santri, begitu juga dengan Jihan Zain dan anak anak serta saudaranya, selalu melaksanakan sholat saat manjing waktunya
Prinsip mereka, karena sholat lebih utama, dan begitu juga dengan alasan, kita gak tau Allah kapan kita mati, takutnya saat kita meninggalkan sholat dan belum sampai kita melaksanakannya dan kita juga gak tau kapan musibahnya
Il di bantu Jihan kekamar mandi, mulai dari buang air kecil dan lanjut wudhu, karena Il gak mau tayamum, risih katanya, takut debunya kotor, semua itu karena Umi dia seorang dokter yang bisa mengatasi selang dan jarum infus yang harus buka tutup
Setelah sholat mereka pun kembali tidur, karena semalam Jihan juga kurang tidur, dan Il juga ingin lanjut istirahat yang paling enak itu
Di tempat Alif.... Kini Cahaya matahari sudah tebit tinggi, dan El sudah siap untuk berangkat sekolah tapi saralan dulu dengan masakan Fina yang sudah tersedia
" Kok sepi ya Tan? mbah pada kemana?? Uyut juga kemana sih? perasaan dari semalem gak ada.." heran El yang memang gak peka sama sekali, dan gak tanya sedari semalam
" Mereka semua ke Mesir tempat abang loe, Uti dan kakung loe juga, sama Uyut" jawab Fina sambil mengambilkan nasi untuk Alif
" Ngapain? Bang Al mau lamaran? kalah dong gue" tanya El yang justru merasa tertinggal oleh brita keluarga
__ADS_1