
Mbuk....... satu pukulan mendarat dari El dengan bantal yang ada di dekatnya
" Haduh.... Bener kan Elo jomblo saat ini" ucap Al kembali mengece El
" Bentar lagi kan Enggak" jawab El cepat
" Karena pacaran sama cewek baru itu?"tanya Al kembali
" Harus donk...."
" Kalau keterima kalau enggak ngaplo loe" jawab Al sambil memperlihatkan muka konyolnya
" Tapi gue gak masalah kok kalau jomblo, dari pada gue bertahan dengan Heny tapi rasa di hati gue untuk orang lain, itu sama halnya menyakiti" jawab El sambil memandang kosong ke arah luar
Al terdiam seketika di kala adeknya bisa bicara serius saat ini, tanpa membalas ejekan yang barusan dia lontarkan kepadanya
Keduanya sama sama diam dengan pikiran masing masing, dan akhirnya setelah beberapa saat
" Gue turun dulu lah, laper mau makan yang banyak untuk bekal perjuangan mendapatkan cinta Zula Si gadis impian" ucap El sembari turun dari tempat tidur
Al langsung membuayarkan lamunannya dan ikut turun dengan El
Tapi setibanya di pintu kamar El kembali berhenti dan menutup kembali pintu kamarnya dan...
" Bang, elo dari kecil sama gue, gue tau rahasia elo, dan begitu juga sebaliknya, gue mau, " Ucap El sambil menghadang Al di depan pintu
" Rahasia apa? Gue gak punya rahasia, ngaco loe" bantah Al
" Ada ya... Pokoknya ada," jawab El modus pengancaman
" Gue mau loe rahasiakan ini semua dari Umi maupun abah, " ucap El lagi meminta agar Al tutup mulut tentang kandasnya hubungannya dengan Heny
" Bilang lah... Gue kan anak sholeh tanpa rahasia rahasiaan " jawab Al santai tanpa rasa takut
" Elo belum tau ya rasanya LDR lebih dari 3 bulan, besok kalau elo ketemu murid cantik di sekolah barumu, baru tau rasa dan gue akan jadi pendamping dan pembela Kak Yasmin" jawab El masih modus
Al berfikir sejenak hingga akhirnya,
" Okey...." jawab Al santai
Bukannya Al mau menyembunyikan masalahnya El, tapi Al gak mau sampe Uminya tau dan ikut malu dan sakit hati, Al merasa Uminya ada trauma tersendiri masalah mantan kekasih,
Jadi Its okey,....
__ADS_1
" Loe aman sama gue" jawab Al langsung menerobos keluar dari kamar melewati hadangan dari El
" Yes gitu dong.. kan Abang sholeh jadinya" jawab El sambil cengengesan
" Heh... Enak aja loe, nama gue bukan sholeh jamal" kesal Al sambil menyikut El dari belakang
" Ya kan dari kecil orang tua selalu berdoa, semoga kelak tumbuh menjadi anak sholeh, padahal elo anaknya pak Zain, bukan anaknya sholeh" jawab El lagi bergurau
" Iya ya.. heran gue" jawab Al pura pura bego
" Gue tambah Heran, sam elo, lulusan S2 bahasa arab sholeh aja gak tau" bantah El malah balik mengece Al dan langsung kabur ke bawah
Hingga nembuat mereka berdua kejar kejaran sampai ke lantai dasar dan keruang makan,
Dan ternyata di sana sudah pada kumpul abah Hasan Umi Zahra dan juga sepupu Al dan El
" Assalamualaikum Mbah Abah.." ucap El sambil menyalami Abah Hasan dan mencium tangannya
" Waalaikumsalam El, sehat nak,? gimana kuliahnya?" tanya Abah Hasan lembut
" Sehat Mbah abah, mbah Abah sehat kan? tetap semangat?? El aja semangat kuliahnya" jawab El langsung duduk di sebelah mbahnya
Abah Hasan tersenyum sambil menepuk cucu tampannya yang banyak tingkah saat ini
" Udah ayo makan " ucap Abah Hasan lagi
" Perut elo masih muat babang?" sindir El pada Al yang langsung tersenyum kikuk tanpa menjawab
Setelah makan malam, Kini El dan yang lain menjalankannsholat isya' di aula pesantren secara berjamaah
Di sana Upin dan ipin, alias Al dan El selalu menjadi perhatian penting bagi para santri putri, keta.panan dalam peraupan mereka sudah terpancar sejak dini, dan mereka selalu menjadi idola para santri cantik
' Lihat tuh... Babang Al dan El di sini" ucap salah satu santri usai jamaah
Ya malam ini sholat isya' Al yang menjadi Imam, dan El tadi yang mengumandangkan adzan dan iqomah, jadi semua isi pesantren tau
" Haduh iya... Gak nampak wajah gantengnya.." jawab salah satu temannya sambil celingukan melihat di area santri putra
Dan bukan mereka aja yang celingukan, beberapa santri lainnya yang selalu heboh saat kehadiran Al dan El juga ikut celingukan gak jelas untuk melihat Al dan El
Mereka sangat jarang main atau berkunjung kesana, udah beberapa bulan El tidak kesana, sedangkan Al juga sama, terakhir pas puasa lebaran kemaren
Setelah jamaah selesai, tadinya Al mau mengaji, tapi di seret oleh El yang justru ngajak keluar
__ADS_1
" Ngapain?"
" Kita kerumah mbah Uti yuk" ajak El
" Sekarang?"
" Tahun depan, gue besok pulang abang sholeh" jawab El sebal
Karena masa cutinya juga sudah habis, dan besok dia harus kembali ke Jakarta untuk lanjut tugas kuliah dan juga
" Nama gue bukan sholeh Jamal" kesal Al membantah
" Hahaha... Iya iya bang Al, yuk lah kerumah mbah Uti kita" jawab El merayu Abangnya
" Beneran Loe balik besok?" tanya Al kembali memastikan
" Gak nungguin peresmian dulu?" tambah Al lagi
" Peresmianmu aja entah kapan, gak penting ada gue juga" jawab El santai dan berjalan duluan ke jalan pintas yang biasa keluarga ndalem lewat saat dari aula
Ya melewati shof bagian santri putri dan....
" Huuu..... Hem.... Haay......" kehebohan santri putri menyoraki El dan Al yang sedang berjalan beriringan
El langsung melambaikan tangannya beda dengan Al yang terus jalan lurus ke depan cuek tanpa menoleh
Sesampainya di ndalem mereka langsung siap siap dan pamit untuk kerumah neneknya yang ada di rumah uyutnya sana
" Jadi besok gak kemari lagi El?" tanya Umi Zahra
" Enggak sepertinya mbah Umi, El izinnya cuman 10 hari doang, kemaren udah habis di Mesir, kebetulan hari ini tgl merah ya El mampir ke sini aja dulu, besok sebelum subuh El terbang ke Jakarta" jawab El yang sangat mepet waktunya
" Ya udah hati hati ya, salam Untuk nenekmu" jawab Umi Zahra gak pernah mempermasalhkan tentang kunjungan cucunya yang cukup singkat ini
" Ya udah El pamit dulu ya mbah Umi mbah Abah, El minta doanya ya mbah" ucap El kembali mencium tangan keduanya
" Iya nak, doa terbaik untuk kalian" jawab Umi Zahra mengelus kepala El dan Al
" Assalamualaikum..." ucap El pamit dan disusul oleh Al yang juga ikut pamit
" Waalaikumsalam... Hati hati ya nak" jawab Umi Zahra sambil melambaikan tangan pada El dan Al yang berjalan ke mobil mereka
Al masuk ke mobilnya sendiri, dan El masuk ke mobilnya
__ADS_1
" Gak barengan sekalian Bang?" tanya El pada Al
" Enggak gue nanti mau ikut loe balik Jakarta sekalian" jawab Al santai dan El sudah mulai deg degan