Jodoh Dunia Akhirat

Jodoh Dunia Akhirat
Live


__ADS_3

Ke tiga cowok seketika melongo karena mendapat komentar dan protesan dari para cewek


" Udah ah... Pegel juga mulut gue lama lama " ucap Zula sambil memegangi pipinya


" Kebanyakan Ngomel sih" jawab El sudah mulai kembali normal


Dan apa yang di katakan adeknya itu memang benar adanya, dia harus kembali bangkit dan gak boleh lebay apa lagi lemah


" Eh... Udah hilang galaunya?" ledek Jihan mendekat pada El


" Hahaha... Ilang lah, khotbah dari bu nyai Nazula manjur" jawab Al sambil ngakak


" Santai dan semangat bestie, gombalin cewek bisa kok, masak di sentil dikit loyo" saut Zula sambil menepuk pundak El


" Siap gaes" jawab El dan Zula terrawa ngakak


" Udah makan yuk, keburu dingin nanti makanannya" ucap Jihan sambil membuka bekal yang di bawa anaknya tadi


Semua pada siap, dan Zain mulai ke kamar mandi untuk cuci tangan dulu


" Umi udah cuci tangan?" tanya Zula


" Oh iya ya, belum, ayo cuci tangan dulu" ajak Jihan dan semua mulai bergerak karena semua juga sudah pada lapar


Setelah cuci tangan semuanya masih menunggu Umi Jihan yang masih membuka satu persatu tutup bekal yang Zula bawa


" Seru gak sih kalau kita makan pake nampan dan sambil lesehan di bawah?" aja Zula yang kangen aja suasana seperti itu, apa lagi kalau sedang muncak


" Ide bagus, coba telfon OB bah, Minta nampan" ucap Jihan santai


" Tunggu bentar Bah, Mi," cegah Zula


" Kenapa? berubah lagi?" elak Al yang sudah lapar


" Gue udah laper Zul" tambahnya kesal


" Ngomong ngomong kita makan rame ramae bercanda ghibah di sini gak di marah sama yang punya perusahaan? Kita ini ngumpul sekeluarga lho, mana rame lagi, " jawab Zula membuat yang lain saling pandang satu sama lain


Krik krik krik...


Serasa hening sekejab karena pertanyaan Zula yang memang belum tau yang sebenarnya siapa pemilik perusahaan tempat abahnya bekerja


Al dan El langsung kompak meledak tawanya membuat Zula kesal dan mengira kalau mereka menertawakannya


Abah Zain langsung pasang badan dong membela putri kasayangan, dan melototkan matanya pada Al dan El


" Sayang.... Enggak apa apa, gak akan ada yang marah" ucap Zain lembut


" Apa yang punya perusahaan Abah sendiri?" peka Zula

__ADS_1


" Alhamdulillah...." jawab Zain sambil mengelus pundak Zula lembut


" Sebesar ini?" tanya Zula Dan Zain mengangguk


" Ah lama lah... laper tau loe tuh La" umpat El yang berdiri dan keluar ruangan Abahnya karena mau ke pantri minta nampan


Zula masih memutar matanya mengelilingi ruangan Abahnya yang super duper besar itu


" Bang...." panggil Zula sambil menaik turunkan alisnya


" Hem...." jawab Al santai sambil meneguk minumnya


" Loe kan udah punya kampus sekolah juga" ucap Zula


" Hem..." saut Al sambil meletakkan gelasnya setrlah minum


" Bang El calon dokter" tambahnya lagi dan Al mengangguk


" Dapat lah tuh rumah sakit, "


" Terus?" tanya Al heran


" Perusahaan ini untuk gue nantinya" tambahnya sambil cekikikan


Zain dan Jihan sudah tertawa ngakak mendengar celotehan anak gadisnya


Ya pinter banget secara penghasilan terbesar juga dari perusahaan itu yang sudah mendunia


" Okey gak masalah" jawab Al santai


" Tapi tiap bulan loe harus stor sama gue juga, untuk kebutuhan rumah tangga dan anak anak gue" jawab Al sambil santai


" Enak aja, kerja lah minta jatah pula" jawab Zula gak terima


" Anggap aja saham gue masih ada di sini Zul, gak etis dong kalau gue cuman dapat sekolah, itu juga kan perlu biaya donatur bukan menghasilkan" jawab Al dan Zula seolah gak mau tau


" Sampingan lah"


" Gue bukan lulusan bisnis jadi males" jawab Al santai


" Iya loe kuliah otak loe dangkal bang, ambilnya pendidikan, tafsir Qur'an yang menantang gitu lho, di pesantren juga udah" jawab El yang baru masuk dengan membawa


" Eh maaf Bang, OB baru ya di sini" ucap Zula meledek El


El langsung emosi dan mementung pelan nampan pada kepala Zula


Zula selebgram tentu akan mengeluarkan ponselnya dan siap buat story di akun IG nya


" Maaf dengan bapak siapa?" tanya Zula sambil memasang kamera depan El

__ADS_1


" Saya dengan Abang El ibuk, ada yang perlu lagi?" tanya El menjawab sopan dan Zula tertawa


Lanjut Zula menadahkan kameranya di depan Uminya, yang sedang membuka dan menaruh makanannya di atas nampang yang El bawa tadi


" Subhanallah... saat ini saya bersama keluarga sultan Musthofa," ucap Zula saat membuat video


" Walaupun keluarga sultan, tapi kesederhanaan yang luar biasa, di kantor yang megah ini, beliau beliau yang dulunya seorang santri, masih asyik dengan kebiasaan di pondok, makan bareng dengan menggunakan nampan" tambah Zula masih lanjut dengan storynya


" Maaf Assalamualaikum Umi Abah" ucap Zula pura pura menyapa Zain dan Jihan


" Waalaikumsalam" jawab keduanya ramah


" Alhamdulillah.... Baliu ini luar biasa ramah banget gaes, saya yang bar bar jadi insecure" tambah Zula lanjut memvideo mereka hingga selesai


Dan kini hidangan sudah terhidang dan tak lupa tadi juga datang beberapa OB untuk menyiapkan karpet dan yang lain sehingga mereka kini sudah duduk manis melingkari nampan yang ada di tengah


" Live aja La, biar seru" ucap El yang kebiasaan dulu sering menemani Zula live


" Boleh, " jawab Zula langsung mengambil salah satu botol minum sebagai penyangga


" Repot repot dadi keluarga selebgram" ujar Jihan yang merasa repot


" Eleh... Jangan salah Mi, dulu siapa yag tiap hari upload dan ngendosrt?" sindir Zain teringat masa dulu Jihan


" Ya gak apa apa, untuk nafkahin anak, suaminya kan nafkahin dua istri, jadi repot" jawab Jihan menyindir balik dan membuat Zain kembali bungkam


" Emang enak kena semprot kaum hawa" bantah Al dan membuat yang lain tertawa


Kini kamera sudah on, dan Mereka lanjut makan bersama


" Ini nanti bisa Viral kalau sama Zula Bah" ucap El sambil makan


" Gak apa apa, Asal Viralnya gak maling gak berbuat dholim, dan yang lain" jawab Jihan santai


Dan kini pertanyaan dan komentar serta sapaan dari followers Zula mulai pada muncul


@Santikaxxx senengnya bareng keluarga Al Musthofa


@Zenyy Subhanallah luar biasa sederhana beliau


@Qqyyytaara Umi Jihan Assalamualaikum


Komentar sebagian di bacakam oleh Zula, dan Jihan juga tak lupa menjawabnya


" Udah makan dulu nak, jangan di baca semua" ucap Zain pada putri gadisnya


Dan Zula menurut hingga sudah kenyang dan baru minum lanjut dengan membaca komentar


" Kak Zula kok sampai di kantor bank syriah pak Zain ngapain?" tanya salah satu followersnya

__ADS_1


" Mengajukan proposal untuk minta sumbangan" jawab Zula santai dan di senyumi Umi dan Abahnya


" Sebenarnya Zula ke sini itu karena undangan Gaes, undangan dari pak Zain dan bu dokter Jihan sendiri, suruh milih salah satu dari kedua putra beliau, mau di jadikan mantu ceritanya" ucap Zula bercanda


__ADS_2