
Hingga akhirnya El menyetujui permintaan pak Dkm, untuk mengantar minum ke Abahnya langsung
" Di mana yang mau di antar pak?" tanya El pada pak DKM
" Sana sama panitia konsumsi" jawab pak DKM dan El mengangguk langsung menarik tangan Dani untuk menemani
Mereka berdua berjalan perlahan ke arah tempat panitia konsumsi
" A' Dani aja ya yang ngantar" ucap El pada Dani untuk beralasan
" Emang elo kenapa?" tanya Dani balik
" Gue lagi agak flu ini" jawab El beralasan
" Elo kenapa sih? tadi tiba tiba mules ini flu, pake masker lagi, tadi juga gak apa apa" jawab Dani menarik masker El
" Gue takut nanti kalau mendekat ke pak Kyai takut menulari" jawab El masih kekeh dengan alasannya
" Udah gak apa apa, pak Kyai aman, istrinya bu dokter, nanti dapat obat, yang ada entah elo dapat barokahnya langsung sembuh " jawab Dani santai dan tetap akan mengajak El
Dani dan yang lain tentu faham siapa istri dari Zain, yang sudah di kenal banyak orang mulai di dunia nyata sampai dunia maya
Dan bahkan profesi Jihan Dani juga tau, karena sering mengikuti IG Jihan dan Zain dan dia termasuk followers dari Jihan dan Zain juga
" Sok tau elo sama keluarga pak Kyai" jawab El yang justru adalah anaknya
" Tau dong, gue aja followers setianya, " jawab Dani santai
Tapi Dani tidak tau siapa anak dari kedua pasangan yang di sebut barusan, karena El memang gak pernah muncul di story keluarganya, dan gak mau karena masih banyak penyamaran yang di lakukan olehnya
" Udah udah.. nih di anter, jangan pada ngobrol aja" ucap sang panitia memberikan nampan pada El
Dan mau gak mau El ikut Dani yang membawa nampan ke arah Zain yang sedang berceramah
Perlahan dengan hati yang deg degan dan ketar ketir akan ketahuan dengan kepekaan abahnya
" Permisi pak Kyai" ucap Dani saat berada di dekat Zain
" Oh iya ya silahkan" jawab Zain lembut
Mata Zain terus tertuju pada El yang ada di dekat Dani, dengan Ekspresi El yang terus menunduk kebawah
Zain mengulas senyumnya bangga, dengan anaknya yang tetap istiqomah menghadiri pengajian di tengah sibuknya kegiatan dan tugas kuliahnya
" Monggo pak kyai" ucap El sambil meletakkan minuman di hadapan Zain, dengan penuh kesopanan dan merubah suaranya
__ADS_1
El berharap kalau Zain masih tidak mengenalinya
El tidak ingin bersalaman dengan Zain dan lanjut ingin mundur ke belakang
" Eh tunggu tunggu mas.." ucap Zain mencegah El
" Gimana pak kyai" ucap Dani sopan
" Itu mas Itu, coba sini" ucap Zain sambil menunjuk pada El
El langsung melotot dong, di panggil langsung sama Abahnya
Imam yang di bawah ikut ketar ketir sambil tersenyum akhirnya rahasia penyimpanannya akan segera berakhir dan sudah selesai tugas dari El
El menunjuk dirinya sendiri sambil menatap abahnya
" Iya kamu Mas, sini mendekat" ucap Zain sambil menunjuk sebelahnya
Kebetulan di panggung juga ada beberapa pengurus Masjid juga, dan shofa yang tersedia untuk Zain cukup longgar
" Haduh.... Mampus gue, Abah pasti sudah mengenali" batin El sudah kesal dengan dirinya sendiri
" Eh sono, tuh di panggil" ucap Dani membuyarkan lamunan El
" Eh iya iya... " jawab El santai
Dani kemudian menyingkir dan menuruni tangga nyusul pada teman temanny yang ada di bawah
Semua yang di bawah merasa Heran, kenapa El tiba tiba di panggil dan suruh mendekat pada Zain selaku pengisi ceramah malam ini,
Kira kira El mau diapakan, atau ada sesuatu yang akan di sampaikan sama El, dan apa yany sebenarnya terjadi nanti
" Sini kang sini, " ucap Zain lagi dan El duduk di bawah sofa sebelah Zain
Tak lupa El menyalami tangan Zain dan menciumnya,
" Pinter tadi belum salaman kan?" yanya Zain masih menggunakan mic dan di tertawakan oleh para jamaah yang ada di sana
" Saya tau siapa yang belum salaman sama saya di sini" tambah Zain lagi makin santai
Melihat El yang terus merunduk dan duduk di bawahnya Zain kembali tersenyum dan malam ini, malam di mana Zain akan memperkanalkan siapa El
Bagi Zain sudah cukup anaknya berdrama selama ini, anaknya menyamar selama ini, dan waktunya kali ini semua kenal siapa Azmi alfi syahr El Musthofa, di tambah malam ini adalah live di chanel youtub masjid setempat
Zain akan membanggakan El di hadapan banyak orang, karena El mameng kabanggaan abahnya, setelah merasa bersalah di kala El bayi dulu
__ADS_1
" Eh jangan di bawah dong... Ayo berdiri lagi" ucap Zain meminta El untuk berdiri
" Enggak Pak kyai" jawab El segan sambil menggelangkan kepalanya dan merunduk
" Gak apa apa, ayo berdiri" jawab Zain lagi dan membantu El yang masih enggan berdiri
Zain ikut berdiri dan menggandeng El serta menatap bangga pada El yang masih merunduk di sebelahnya
" Eh... Jangan merunduk dong" ucap Zain menegakkan kepala El
El masih malu malu dan tetap merunduk dan masker masih terpasang sempurna di wajahnya
" Ayo coba tegakkan kepalanya dan hadap kedepan, " ucap Zain lagi akhirnya El nurut
" Nah gitu kan kelihatan gagah" jawab Zain senang, dan El kembali merunduk
" Eh jangan merunduk lagi" ucap Zain dan menjadi tawa bagi para tamu undangan di sana
El kembali tegak dan mengikuti kemaun abahnya, El pasrah apa yang akan terjadi nanti
" Ini live mas??" tanya Zain sebelum meminta El untuk membuka maskernya
" Iya pak Kyai " jawab operator terdekat
" Okey sip... Nanti saya minta linknya ya mas" ucap Zain sambil mengajukan jempol tangannya
" Sekarang biar kelihatan gantengnya Buka maskernya dong" pinta Zain lagi dan El spontan kaget
El makin bingung dan makin pasrah apanyang akan abahnya lakukan padanya
" Kalau gak mau tak bantu lah, kan mau lihat wajah tampannya juga" ucap Zain bergurau dan El dengan cepat membuka maskernya
" Subhanallah..... Guantengnya" ucap Zain bangga dan merangkul pundak buah hatinya
El tersenyum dan kembali merunduk malu malu,
" Tegakkan kepalanya El" bisik Zain pada El dan El kembali tegak
" Ganteng kan?? Siapa dia?" tanya Zain pada semua jamaah
" Azmi..." teriak semua jamaah dan El terus menenangkan hatinya yang sudah mulai deg degan ini
" Azmi, Sebagai apa dia di sini?" tanya Zain to the poin, kalau Tanya El pasti akan bulet jawabannya
" Imam di masjid sini pak kyai" jawab salah satu takmi dan sesepuh masjid tersebut
__ADS_1
Zain langsung tersenyum dan memansang El makin bangga, tapi tidak dengan para teman teman El yang ada di bawah di hadapan El saat ini