
Jihan langsung naik ke atas dan masuk kedalam kamar Al yang ternyata kedua anaknya udah ribut besar
" Eh heh eh heh..... Kenapa ini ada apa??" teriak Jihan kaget dengan El yang makin brutal
El langsung melepas cengkraman kerah baju Al dan balik badan pada Uminya
" Ada apa El?" tanya Jihan lagi
El tak menjawab, karena dia pantang dengan yang namanya mengadu tentang masalahnya sendiri
Al hanya senyam senyum sendiri, melihat El yang akan kena marah kalau sampai mengadu, karena Jihan selalu berpesan pada anak anaknya agar bisa menyelesaikan masalah sendiri tanpa mengadu
" Kamu juga kenapa senyam senyum sendiri,? ada Apa El bisa begini?" tanya Jihan curiga
Al tidak menjawab dan masih santai sanyam senyum sendiri, menahan tawa, karena kejahilannya berhasil
Tiba tiba Zain masuk dan menyusul istrinya yang tiba tiba gak ada di tempat, seperti biasa
" Ada apa sih?" tanya Zain heran dengan pandangan anaknya yang jauh berbeda
Yang satu senyam senyum yang satu besengut karena emosi, di tambah Istrinya yang ikut terlihat aneh
" Kenapa Mi?"
" Entah nih anak.... Gak tau juga, udah gerang daplok masih apa lah itu" jawab Jihan sendiri masih bingung
" Kenapa? Kunci mobilmu di umpetin Abang?" tanya Zain mendekat pada Jihan
Bukannya mendekat pada El justru mendekat pada Jihan yang menarik pinggangnya
Pertanyaan Zain tidak ada yang jawab, dan malah masih pada posisi dan ekspresi masing masing
" Al Di mana kuncinya?" tanya Zain pada Al
" Tau..... Dia yang punya mobil" jawab Al masih mengelak
" Udah di cari betul tadi El?" tanya Zain lembut
" Di umpetin dia kok" jawab El masih dengan nada kesal
" Di mana Al?" tanya Jihan yang akhirnya tau drama pagi ini
Al langsung tawa, karena akhirnya tebongkar juga kalau dia pelakunya
" Gila loe ya Bang....." kesal El menendang tempat tidur Al, dan langsung keluar dari kamar Al
__ADS_1
Jihan dan Zain kompak melihat anaknya yang sedang emosi, dan setelahbEl keluar, pandangan mereka jadi berubah ke arah Al
" Hehehehe... Iya Bah Mi, Al carikan nanti" ucap Al peka dengan cengengesan
Jihan mengambil guling Al, dan..
Bruk bruk bruk.... Jihan memukul tubuh Al dengan guling tersebut, berkali kali
" Pagi pagi udah bikin drama aja..." kesal Jihan pada Al dan terus memukul tubuh Al
" Ya maaf Mi, sekali kali, biar Al ada temannya di rumah, rumahbsegede ini sepi aja tiap pagi" jawab Al sambil turun dari tempat tidurnya dan keluar menuju kamar El
Zain hanya menggelengkan kepalanya melihat dan menyaksikan drama pagi hari ini, dan ikut keluar sambil menggandeng Jihan
Saat mereka turun mereka melihat El yang masih murung di ruang tengah, dengan masih menggunakan pakean sekolah,
" Kalau gak jadi sekolah, ganti baju dulu"ucap Jihan saat melewatinya karena kamar Jihan dan Zain dekat dengan ruang tengah di lantai bawah
Jihan dan Zain masuk kamar, begitu juga El yang kembali kekamarnya untuk ganti baju
Setibanya di kamar El melihat Al yang masuk dalam kolong tempat tidurnya,
Kesempatan bagi El yang untuk mengerjai balik Al, karena mereka sama sama jahil
El menarik kedua kaki Al, dan di angkatnya ke atas, hingga A berteriak kesakitan
" Bodo amat...." Jawab El gak peduli dan masih melanjutkan aksinya
Hingga Al memundurkan badannya dengan kedua tangannya, dan El melepaskan balasannya
" Gila loe ya..... Gak sopan sama Abang sendiri" ucap Al kesal sambil memijat kakinya
" Ya loe mulai, Abang gak ada ahlak..." Bantah El sambil menyaut kunci mobil dari tangan Al
El langsung pergi ke ruang ganti bajunya, dan meninggalkan Al yang masih nemijat kakinya
Setelah agak enakan Al langsung turun dan bagung Dengan Abah Uminya yang sedang di meja makan
" Mana El?" tanya Jihan saat Al duduk
" Masih di atas" jawab Al santai
Dan sesaat kemudian El tiba tiba datang dan nyusul gabung dengan mereka
Tatapan El masih kesal pada Al yang membuat dirinya gagal kesekolah dan gagal ketemu dengan Heny
__ADS_1
" Udah mukanya di kondisikan" ucap Jihan pada El
" Loe seharusnya makasih sama gue El" ucap Al kembali memancing
" Makasih gundulmu?? Telat sekolah gara gara Loe, gue suruh bilang makasih? otakmu jempalik apa?" jawab El kesal sendiri pada Al
" Tapi kan gara gara gue, loe gak jadi maksiat.." bantah Al lagi santai
" Loe gak jadi ngapelin cewek loe yang gak cantik itu, jadi loe gak jadi dapat dosa" tambah Al makin santai
" Nah betul tuh.... Kan malah enak katanya mau ke showroom" saut Zain membela
" Iya... Puas" jawab El masih kesal dan justru menjadi bahan tawaan semuanya
Di sekitar jam 10 siang, Al dan El sama sama ke showroom mobil langganannya, dan pemiliknya adalah rekan dari Uminya dulu, siapa lagi kalau Azka,
Dan Azka sekarang sudah mempunyai anak dan istri juga, dan tinggal di daerah SRG, karena istrinya orang SRG
Sebelumnya mereka telah janjian terlebih dahulu, agar bisa di siapkan pesanan mereka
Dan kebetulan mobil yang El inginkan ready, dan bahkan baru saja ada louncing terbarunya
Di sana mereka saling ngobrol, dan saling membahas tentang mobil yang akan El beli,
Dan setelah deal dan mobil lama El sudah tertukar dengan yang lebih baru, dan transaksi juga udah di lakukan, mareka langsung mengurus berkas dan surat mobilnya serta surat kepemilikannya
Setelah semua beres mereka lanjut ke resto, untuk makan siang, karena tadinya Uminya udah mengabari untuk makan siang di resto miliknya
Dan sesampainya di sana ternyata ada keluarga double Me beserta anak anaknya
Al dan Ek langsung lesu karena tante Me me mereka pasti bahas jodoh masa depan
" Lemes kalau kayak gini gue Bang" ucap El hilang semangat
" Sama.." tambah Al yang mana enggan untuk maju melangkahkan kakinya
Hingga akhirnya mereka maju dan bergabung dengan Jihan dan Mega Melisa dan juga anak gadis mereka
" Eh.... Calon mantu datang..." ucap keduanya menyambut Al dan El
Jihan hanya tersenyum, dan tidak ikut ikutan, begitu juga dengan Al dan El yang bersalaman dengan Mega dan Melisa
" Assalamualaikum tante...." ucap Al dan El sopan
" Waalaikumsalam.... Duduk nak... Ya Allah..." jawab Mega udah kebaperan dan ngebet mau ngambil salah satu dari mereka untuk di jadikan mantunya
__ADS_1
Sella dan Selli adalah anak Mega dan Melisa, yang sudah remaja, dan duduk di bangku SMP
" Adek manis dan Cantik... Nanti kalau mama kalian mau jodohin kalian jangan mau ya.. Nanti pasti gak enak.." ucap El seketika karena dia sudah ilfil sendiri dari awal sambutan Mega kepadanya