Jodoh Dunia Akhirat

Jodoh Dunia Akhirat
JOMBLO


__ADS_3

Kini Umi Zahra dan juga El sedang duduk bersama di atas tempat tidur El


Umi Zahra itu paling sayang cucunya ya ke El, walaupun pecicilan bar bar dan gak mau anteng, tapi El tetap jadi cucu kesayangan Umi Zahra


Mengingat dulu waktu bayi El hanyalah satu satunya cucu yang tak di akui oleh Abahnya, satu satunya cucu yang penuh perjuangan di basa kecilnya, satu satunya cucu yanglahir belum pada waktunya, dan satu satunya cucu yang ikut menemani perjuangan Uminya di kala rasa sakit menghampiri hati Uminya dari Abahnya


Tapi El selalu bersikap sopan dan nurut tanpa manja dengan mbah Uminya, dia selalu mengikuti petuah petuah yang abah Hasan dan Umi Zahra berikan kepadanya


" Jadi gimana kuliahmu di sana?" tanya Umi Zahra tentang proses sekolah El


" Lancar mbah Umi, Alhamdulillah.... Doanya ya mbah Umi" jawab El sambil memeluk Umi Zahra yang usianya sudah semakin tua


Al tiba tiba masuk ke kamar situ dan mereka masih asyik ngobrol


" Assalamualaikum..." Ucap Al saat masuk


" Waalaikumsalam..." jawab El dan Umi Zahra kompak sambil menoleh ke atah Al


" Eh Nyusul cucu bujang Umi" ucap Umi Zahra Al tersenyum dan menghampiri adek dan neneknya


Umi Zahra tersenyum dan mengelus pundak keduanya,


Bayangan belasan tahun lalu terlintas dari benaknya, di kala dua bocah kecil itu di bawa pergi Uminya, jauh dari kehidupan abahnya


Walaupun Umi Zahra bukan Jihan, tapi Umu Zahra masih terlintas rasa sakit hati di kala Zain dulu juga tidak percaya padanya


Jagoan jagoan tampan ini yang menguatkan hubungan Jihan dan Zain, tanpa adanya mereka Umi Zahra gak tau, mungkin akan kehilangan menantu kesayangan dan kebanggaannya itu


" Kampus dan asramamu udah jadi, kapan mau di resmikan?" tanya Umi Zahra pada Al


" Nunggu Abah sama Umi pulang lah mbah, gak patut kalau Al meresmikan sendiri" jawab Al tidak mau melangkahi Abah Uminya


" Lha emang abah Umimu di mana sekarang?" tanya Umi Zahra lagi


" Di Inggris sekarang," jawab El yang juga tau

__ADS_1


" Mau sekolah lagi?" tanya Umi Zahra gak faham tentang bisnis Jihan dan Zain


Taunya kalau Jihan dulu ke Inggris adalah sekolah, atau kuliah waktu merrka datang saat wisuda


" Kok kalian gak sekalian ikut? kan jalan jalan biasanya paling kalian suka," ucap Umi Zahra yang melihat keluarga Jihan dan Zain sering kali pergi jalan jalan


" Kan El harus kuliah mbah Umi, Abang juga harus persiapan peresmian, nanti begitu Abah Umi datang, udah siap semuanya" jawab Al apa adanya


" Bohong tuh mbah Mi, orang dia kemaren mau ikut El di Jakarta kok, gaya mau persiapan, nyuruh orang aja bangga" elak El padahal dia tau kalau Al itu tidak mungkin mempersiapkan sendiri,


" Ya gak papa dong... Lagian ngasih rezeki orang kan pahala, bener gak mbah Mi?" bantah Al


" Ya gitu loe jangan sok sibuk dong di hadapan Umi, gaya mau mempersiapkan, terima bersih juga" bantah El mulai adu mulut


" Eeeeiit... Udah... Udah... " ucap Umi Zahra sudah tau kelanjutan peperangan mulut mereka


Dan Al serta El langsung diam tak berperang lagi


" Kamu udah makan belum El?" tanya Umi Zahra


" Udah... Ini mulai terus ya.." pisah Umi Zahra lembut


Kalau Umi Zahra memang bisa lembut, tapi tidak untuk Jihan menghadapi kedua bujangnya itu kalau sedang cek cok,


" Ya udah, kalau gitu mbah Umi keluar dulu, kamu kalau mau makan dang kebawah gak usah di tunda makannya" ucap Umi Zahra sambil berjalan keluar kamar Al dan El


" Yes.....!!" Ucap Al saat Umi Zahra sudah keluar


" Yes Apanya.. Loe ember bocor kok.." kesal El sambil meraup muka Al


" Ember bocor apaan?" bantah Al belum faham


" Apaan apaan, Loe kalau di ajak cerita diam, ngember mulu, kalau Umi dengar bisa mati gue" jawab Ek kesal


Dan mendengar hal itu Al baru faham apa maksud El barusan

__ADS_1


" Ya resiko elo, udah di ingetin juga, Umi udah wanti wanti jangan sampai kita punya mantan, lha Elo, enak banget segampang itu menghapus Heny dari kehidupan Elo" jawab Al ikut kesal dengan tindakan El


" Kan udah gue bilang, hubungan tanpa rasa cinta gimana sih? kan hambar, coba Elo di jodohin mau gak?" bantah El pada Al


" Siapa yang jodohin?? Elo kan awalnya suka sendiri" bantah Al lagi


" Iya tapi kalau seumpama Elo di jodohin sama orang yang gak elo cinta, hambar gak??" tanya El memberi contoh


" Ya awalnya emang hambar, tapi kalau udah saling kenal, apa lagi sudah mendapat intinya kan ya cinta timbul sendiri" jawab Al sedikit menyangkutkan hal intim


" Kenapa jadi ke Intim sih, loe udah kebelet nikah.?" tanya El langsung peka


" Ya kan gitu, cowok ya 1 itu na*su dunianya, gak mau yang lain" bantah Al sambil cengengesan


" Tau ah.. Loe gak tau perasaan gue, ibarat nih gue tanya sama elo, loe makan sama ayam, yang kata loe udah mulai bosan, terus datang rendang, kesukaan dan favorit loe, loe ambil gak tuh rendang? dan menyingkirkan ayam yang loe ambil tadi, " tanya El memberi ibarat


" Ya iya kan itu kesukaan gue, favorit gue" jawab Al tanpa mikir


" Nah... Itu yang ada dalam hati gue, faham kan?" tanya El lagi


" Intinya elo udah bosan sama Heny kan?"


" Bukan.... Kalau bosan itu sebulan dua bulan, ah.. Loe makin lama makin oon deh, gitu mau jadi pemilik IPTIQ, Kodeng nanti mahasiswanya punya dosen gak jelas kayak elo" cela El yang bosan dengan Al yang kurang pengalaman masalah cinta


" Enak aja mulut loe" ucap Al gak terima


" Jadi gimana? loe beneran gak tega mutusin Heny dan masih jadi pecarnya Heny?" tanya Al serius


" Enggak.... Gue gak mau selingkuh, gue suka sama Zula, dan gue gak mau nyakitin Heny, Gue udah putus sana Heny," jawab El dengan pandangan lurus kedepan dan secara terang terangan mengungkapkan pada Al tentang putusnya hubungannya dengan Heny


" Gila loe El, padahal gue yakin Zula belum tentu menerima Elo, secara dia seleb lho El, penggemarnya bukan Elo aja, bahkan ada yang lebih dari Elo, dan Elo akan jomblo setelah elo tidak di terima sama Zula nanti," ucap Al memberi peringantan pada El


" Jomblo lho El jomblo, elo gak bisa kan kalau Elo jomblo" tambah Al menekankan kat Jomblo pada adeknya yang sudah berbuat nekat pada hubungannya


" Coba Elo pikir deh, JOMBLO, saat ini Elo JOMBLO El" tambah Al sengaja mengejek adeknya

__ADS_1


__ADS_2