
"Dulu Kakek Brian berteman baik dengan Kakeku,saat Ayahku masih kecil Kakek dan nenekku mengalami kecelakaan dan meninggal. Akhirnya Kakeh Brian mengadopsi Ayahku,saat itu usia ayahku dan ayah Brian hampir seumuran. Jadi mereka sudah seperti kakak adik.
Saat perusahaan kakek mengalami kemunduran,Ayahku memutuskan untuk hidup mandiri tanpa membebani Kakek lagi.
Atmajaya yang belum bisa menerima keadaan semakin memberontak dan berambisius untuk kembali membangkitkan perusahaannya yaitu dengan memaksa Kakek untuk menjodohkan dengan Bibi Lidia.
Akhirnya kakek menuruti demi menyelamatkan perusahaan.
Tapi masalah terus datang silih berganti sampai seperti ini. Aku tidak bisa angkat tangan karna Paman dan Brian sudah sangat baik dengan keluargaku.
"Maaf,aku jadi menceritakan semua denganmu"lanjut Roby.
"Iya ,engga papa kak...Oiya Kak,apa perlu kita foto surat ini dan kirimkan ke Brian.?"
Tanya Keke.
"Iya" Roby pun mengambil ponsel dan memotret kertas itu,selanjutnya ia kirim ke Brian.
***
Disisi lain Hans yang sudah menemukan pelakunya ,yaitu Atmajaya ayahnya sendiri.
Saat Atmajaya mendatangi apartemennya Hans langsung mencecar ayahnya dengan serius.
"Yah,maksud ayah memfitnah ku apa! Apa tujuan ayah! Siapa yang ayah incar! Delia atau suaminya!"
"Em,,tunggu dulu nak,,maksudmu apa?"
"Ayah! Aku peringatkan ayah,jangan lukai Delia! Mungkin Suaminya adalah musuh ayah! Tapi jangan libatkan Delia dalam hal ini! Belajarlah bersaing dengan cara bersih! Ajari aku untuk menjadi pria sejati,bukan pecundang!"
"Hans,Ayah tau ayah salah,cara ayah salah,,ayah hanya tidak suka kamu dekat dengannya,dia sudah bersuami. Kamu harus tahu itu!"
Hans menyunggingkan pucuk bibirnya.
"Bukannya Ibu dan Ayah yang mengajariku,tentang sebuah penghianatan dalam sebuah rumahtangga? Apa bedanya dengan Ibu,ibu sudah mengetahui kalau ayah sudah beristri,tapi kenapa kalian membuat kesalahan!?"
PLAKKK
Atmajaya menampar Hans keras.
__ADS_1
"Apa ini satu-satunya cara saat anda tersudutkan tuan Atmaya? Aku menyesal karna terlahir dari kalian!"
Hans merasa kecewa dengan Ayah ibunya ketika tahu bahwa dirinya adalah hasil hubungan gelap. Sampai sekarangpun Hans selalu dituntut untuk menyembunyikan jati dirinya.
Selama pulang keBali dia harus bersembunyi seperti seorang buronan hanya untuk menemui ibunya.
Hans sendiri memutuskan untuk pergi dari Bali,ia memilih untuk menetap di Jakarta meski jauh dari ayahnya. Hans ingin mengenal siapa ayahnya yang sebenarnya,yang selalu membuatnya tertekan,yang jarang sekali mengunjungi ibunya.
Hans tidak ingin menjalankan semua usaha yang Atmajaya dirikan untuknya,karna dia merasa bersalah atas penghianatan Ayahnya.
Hans ingin menemui keluarga sah Atmajaya,Hans ingin meminta maaf atas kesalahan ibunya. Ia ingin kebebasan,ia tidak ingin bersembunyi dari siapapun.
Ia sudah merasa cukup lelah dengan keadaanya.
"Hans! Kesabaran ayah ada batasnya! Harus berapa kali ayah katakan denganmu! Jangan ungkit masalah itu lagi ! Dan satu lagi,jangan pernah dekati Delia dan Suaminya! Mereka sangat berbahaya!"
Atmajaya mengancam Hans dengan tatapan membunuh.
"Oke! Maksud ayah aku harus terus bersembunyi sebagai anak dari bhubungan terlarang ayah! Iya kan! Ayah takut media masa mengetahuinya? Iya kah? Kalau aku melanggar,maka seluruh harta dan kekayaan ayah tidak akan ayah wariskan kepadaku? Iya kan? Aku tahu ayah!!! Ayah hanya mengkhawatirkan harta,dan nama baik ayah! Apa ayah tau! Aku ingin diakui sebagai anak ayah?? Heh,,tentu ayah tidak tahu itu!"
"Aku peringatkan! Jika ayah berurusan lagi dengan Delia,maka aku tidak akan segan mengungkap siapa jati diriku yang sebenarnya di publik!" Ancam Hans pada Ayahnya.
Hans meninggalkan Atmajaya sendirian diruang tengah. Hans menutup pintu kamarnya keras.
Ia menghubungi Roby.
"Kak,aku tahu siapa pelakunya,dia adalah pengusaha besar di kota ini,mungkin dia pesaing suami Delia. Dia adalah Atmajaya."terang Hans pada Roby.
"Maafkan aku ayah,ayah harus bertangungjawab atas semuanya,aku sudah lelah yah"batin Hans.
"Benarkah?" Roby sangat terkejut dengan informasi yang Hans berikan.
"Benar kak,coba lihat akunnya. Atmajaya ceriboh karna masing menggunakan emailnya."
"Baiklah,akan aku coba lacak. Terimakaih atas bantuanmu,aku akan mengklarifikasi atas kesalahpahaman ini,agar Brian tidak mencecarmu,karna Sepupuku itu sangat berbahaya jika ada yang berani mempermainkannya. Jadi,aku tekankan jangan mencoba mendekati Delia lagi. Kamu paham?"
"Iya kak,aku tidak akan menghancurkan hubungan mereka,aku tahu kebahagiaan Delia hanya suaminya. Aku ingin orang yang aku sayangi bahagia. Sampaikan maafku pada mereka."
Kali Ini Hans pun menyadari kesalahannya,mencintai wanita yang sudah bersuami.
__ADS_1
"Oke,terimaksih Hans,"
Mereka mengakhiri panggilannya.
Roby langsung melaporkan berita ini pada Brian.
###
**
Kantor polisi Dubai
Tania menemui Kris bersama Mr.Abdulla.
Mr.Abdulla melampiaskan kekecewaannya dan dia mengintrogasi sia yang menyuruhnya.
"Saya bertindak sendiri,murni karna saya menganggap Brian adalah saingan terberatku,itu saja" jawab Kris santai.
Saat diintrogasi oleh Mr. Abdulla,Tania memperhatikan sosok Kris,pria 40 tahun yang ada dihadapannya sembari mengingat ingat sesuatu.
"Sepertinya ini orang tidak asing bagiku,,tapi siapa?dimana aku pernah bertemu dengan dia ya? Saat reuni SMA ayah dirumah Atmajaya? Ah...sepertinya tidak mungkin umur mereka terpaut cukup jauh,umur ayah sekarang kan 57tahun sama seperti Ayahnya Brian. Tapi aku yakin aku pernah bertemu dengannya,di keramaian,,tapi aku tidak ingat dimana ? kapan?..aaahhh..bodoh bodoh..kenapa aku jadi pelupa gini si "batin Tania.
"Nona Tania,apa anda ingin menanyakan sesuatu pada Kris? saya akan menghubungi pengacara saya untuk mengurus proses hukumnya! aku tidak ingin dia lolos begitu saja!" ucap Mr.Abdulla
Tania menganggukan kepalanya, Mr. Abdulla. pun menjauh dari Tania dan Kris ia menelpon pengacaranya.
"Tuan Kris yang terhormat,apakah anda tidak menyadari dengan siapa anda bermain-main?? mungkin Mr. Abdulla bisa saja percaya begitu saja,tidak dengan Brian. Setelah saya tahu asal usul anda,jangan harap anda akan menikmati penjara ini dengan tenang." cecar Tania.
"Sial ! semoga saja dia tidak mengenalku! kalau sampai dia mengenalku ,habislah aku!"batin Kris.
"Bukannya anda juga menginginkan ini?"bisik Kris menantang.
"Jaga bicaramu!! atau..."
"atau apa?? anda takut? aku tahu,anda juga ingin menyingkirkan wanita itu kan?? kenapa anda justru membantu melindunginya? apa nyali anda sudah menciut?apakah anda sudah kehabisan akal? hahahah,,anda terkejut?saya tahu semua tentang kalian. Jika anda berani membuatku mati disini,maka hidup anda akan lebih menyakitkan dibandingkan sebuah kematian." ancam Kris pada Tania yang sudah membulatkan matanya.
"Siapa anda sebenarnya!!!" gertak Tania.
"Aaghhh...." Kris meregangkan ototnya,kemudian berdiri.
__ADS_1
"Saya lelah nyonya,saya akan beristirahat dibalik jeruji,,sampai jumpa nona cantik..." Kris meninggalkan Tania dengan santainya.
Tangan Tania mengepal, "awas kau!!!" batin Tania.