
"Saya Brian,anak pertama dari Nyonya Lidia,kurang lebih 5 setengah tahun yang lalu,apakah anda ingat dengan ibu Saya?"
Brian berjabat tangan dengan Dr. Anye 51 tahun,seorang Dokter kandungan yang dipercaya oleh ibu Lidia untuk menangani kehamilannya saat itu.
"Tuan Brian??"
"Iya,apakah anda tahu tentang ibu saya yang melahirkan secara cecar?"
"Maaf tuan,anda tahu dari siapa tentang itu?"
"Jangan berbelit-belit! to the poin saja,saya punya hak untuk mengetahui semua!anda mau bekerja sama dengan kami,maka anda akan aman dan saya akan berterimaksih sekali dengan anda!"ancam Brian yang sudah tidak sabar mengetahui kebenarannya.
Dr.Anye menarik nafas panjang,kemudian dia berdiri meninggalkan Soni dan Brian diruang tamu.
Selang beberapa menit,dia kembali membawa sebuah flash disk berisi rekaman percakapan antara nyonya Lidia dan dirinya.
Setiap kali Lidia mencurahkan kegundahanya,Dr.Anye selalu merekamnya untuk dia konsultasikan juga pada Dr.Psikolog
Nyonya Lidia tidak pernah mau dibawa ke dokter itu karna dia malu.
Akhirnya Dr.Anye berinisiatif sendiri untuk merekamnya diam-diam dan memberi vitamin pada Lidia sesuai pertimbangan antara dirinya dan dokter Psikolog tersebut.
"Apa ini!!" Hardik Brian.
Soni mengelus punggung Brian agar bisa lebih bisa mengontrol emosinya.
Dr.Anya pun menjelaskan tetetang maksud kumpulan rekaman tersebut.
"Oke!sekarang ceritakan apa yang anda tahu tentang ibu saya! Dan rekaman ini aku berhak memintanya!"
Brian langsung menarik flashdisk yang ada dihadapannya,dan menyembunyikannya di kantung jasnya.
"Baik tuan,silahkan bawa rekaman itu,itu memang hak anda sebagai salah satu anggota keluarga pasien".jawab Dr Anye pelan dan santun.
Dr.Anye pun mulai bercerita.
"Awal mula perkenalan kami,saat itu disebuah minimarket .
Saya melihat ibu Lidia tengah berjalan dengan sempoyongan didepan minimarket,dengan kondisi sangat lemah.
Saya menyadari ada sebercak darah mengalir disalah satu kaki ibu Lidia.
Spontan sebagai seorang Dokter, saya langsung memeriksa ditempat,dan langsung membawanya ke Rumah Sakit.
Saat itu usia kehamilan ibumu menginjak 4bulan,saya menyarankan untuk tidak melanjutkan kehamilannya,tapi ibu Lidia tetap bersikeras untuk melanjutkan dengan berbagai resiko.
__ADS_1
Dengan terpaksa saya menuruti kemauan ibumu,aku selalu memberinya obat penguat kandungan,dan sejak saat itu ibumu sering berkonsultasi di klinikku.
Setiap melihat belio,saya merasa iba,dari tatapan belio tersirat jelas ada kegelisahan teramat besar.
Itu berpengaruh besar pada perkembangan janinnya.
Karna ibu Lidia tidak ingin berkonsultasi dengan dr.Psikolog,.Akhirnya saya berinisiatif untuk lebih mendalami pribadi ibu Lidia.
Karna belio sudah merasa nyaman dengan saya,akhirnya dengan ikhlas dia menceritakan semua permasalahan hidupnya."
"Apa yang ibuku ceritakan dok!"sahut Brian tak sabar.
"Banyak,,tapi apa kamu siap untuk mendengar kenyataan ini?"jawab Dr.Anye.
"Aku siap!sudah 5 tahun aku dibodohi,jadi kali ini aku mohon! Jangan bodohi aku lagi!"
"Baiklah.."
"Lidia merindukan suaminya yang tidak pernah mencintainya dengan tulus. Dia merasa senang saat melahirkan anak pertama yaitu kamu,,Brian.
Karna baru kali itu suaminya memperlakukan dengan baik,dengan penuh kasih sayang,,Hingga akhirnya anak itu tumbuh besar,.
Namun kenyataan pahit menimpanya lagi,tepat di hari ulang tahunmu yang ke 15 Lidia mengetahui bahwa Ada wanita lain dalam hidup suaminya.
Lidia terus bertahan dengan percecokan-percekcokan kecil dibelakang mu.
Ternyata wanita itu sengaja membongkar identitasnya,karna dia merasa cemburu dengan keharmonisan Atmajaya dan Lidia yang saat itu.
Awalnya Atmajaya mengelak,tapi semua bukti berdatangan dari segala arah."
"Apa!!! Tidak mungkin ayahku berani berselingkuh! Kamu pasti bohong! Aku sangat mempercayai kesetiaan ayahku!!!"sahut Brian kesal.
"Sabar Ian! Beri ruang Dr.Anye untuk menceritakan semua". Soni mencoba menenangkan Brian.
"Apakah saya harus melanjutkan ini tuan Brian?"tanya Dr.Anye lembut.
"Silahkan Dok.."jawab Soni.
" Saat usiamu 19tahun,kamu dikirim ke Amerika,karna Ayahmu ingin kamu aman disana tanpa mendengar kebusukan ayahmu.
Dari situlah awal Ayahmu berani terang-terangan membawa selingkuhanya dihadapan ibumu,,Ibumu bertahan dengan semua perlakuan ayahmu hanya karena dia tidak ingin hatimu hancur.
Hatinya kembali sakit saat mengetahui bahwa wanita itu mengakui bahwa Atmajaya sudah memiliki anak denganya,dan usianya terpaut 8th lebih muda darimu."
"Itu artinya ayahku berselingkuh sudah lama!!" Hardik Brian.
__ADS_1
"Iya,,bertahun-tahun ayahmu berselingkuh,bertahun-tahun pula ibumu memendam sendiri kepiluannya.
Semakin kesini,Atmajaya tak lagi ragu mengumbar kemesraan bersama wanita itu didepan Lidia.
Lidia tidak bisa berkutik,Atmajaya telah mengancam keselamatan Ibunya yaitu Oma Olivia,yang saat itu tengah kritis menjalani pengobatan jantung.
Lidia yang sedari awal pernikahan mulai mencoba mencintai ayahmu,tiba-tiba dipertengahan jalan,dia dikecewakan.b
Tapi,dia terus berharap,suatu saat suaminya akan menyadari kesalahannya.
Dia terus memainkan perannya sebagai istri dan ibu.
Dia berusaha bahagia dihadapanmu agar kamu membenci Ayahmu.
Suatu ketika ibumu Hamil,dia berharap dikehamilannya kali ini,dia kembali mendapatkan cinta dan kasih sayang dari Atmajaya.
Namun justru sebaliknya istri muda ayahmu membuat tuduhan bahwa anak yang ibumu kandung adalah anak Yosep,kerena mereka sangat akrab saat itu,padahal kedekatan mereka tidak lain karna adanya Alya sahabat ibumu.
Entah bagaimana istri muda ayahmu bisa menunjukan engle foto-foto yang mengisyaratkan hubungan gelap yang menggiring opini bahwa itu sebuah perselingkuhan.
Sepertinya wanita itu tidak ingin Ibu dan Ayahmu kembali harmonis.
Ibumu kekeh ingin mempertahankan bayi itu agar ibumu bisa membuktikan kalau dia anak Atmajaya,Atmajaya akan merasa sempurna hidupnya saat dia bisa melahirkan anak laki-laki lagi sesuai keinginanya.
Tapi sayang,saat diusia kehamilan berjalan 7 bulan,hasil USG menunjukan jenis kelamin wanita.
Atmajaya semakin tak menghargai ibumu sebab dia tidak bisa memenuhi keinginannya.
Terlebih,dia sudah dilarang menemui Alya sahabat karibnya. Olehkarna itu,dia lebih sering menemuiku di klinik dengan dalih memeriksa kandungan.
Hingga suatu hari,saat Atmajaya ada pekerjaan di luar negeri,ibumu mengalami kontraksi hebat,terpaksa kami selaku tim medis segera melakukan operasi cecar di Rumah sakit.
Adikmu lahir dengan selamat,namun..ia cacat,,Selesai operasi,dan menempati ruang rawat,ibumu memanggilku,kami berdiskusi tentang bayi itu.
Demi keselamatan bayi ini nyonya Lidia memerintahkanku untuk merawat bayi itu,.
Karna dia yakin,suaminya tidak akan menerima kehadiran bayi itu.
Dia tidak ingin hidup bayi itu tersiksa karna ulah ayahmu."
"Bragggggg!!!" Brian memukul meja keras,matanya mengisyaratkan kemurkaan mendalam.
"Brian! Jaga sikapmu!hargai dokter Anye!" Bentak Soni.
"Silahkan lanjut dok"
__ADS_1