
Delia memasuki kamar Feli,nampak Feli yang masih mondar mandir di kamarnya mencoba menghilangkan kegugupannya.
Melihat sahabatnya datang,ia langsung menarik tangannya agar masuk kedalam kamar dan duduk ditepi tempat tidur.
"Tegang amat Fel?"tegur Delia.
"Duh Del..loe gak tau gimana rasanya...tangan gue udah kaya es ni...10menit lagi Del,,10 menit lagi gue jadi tunangan pria yang dulu gue kecengin lamaaaaaa buanget buanget nget nget ..awalnya gak mungkin banget gue bisa ma dia..sekarang..?ya Allah...Gue gak mimpi kan Del.." ucap Feli sambil meremas tangan Delia.
"Iya iya .gue emang gak pernah ngerasiiiin...scara kecengan gue sejak SMP juga gak kecantol..eh..malah gue nyantolnya ma Mr.Bunglon.."
"Bukan gitu maksud gue..gue gak lagi ngatain loe..."
"Hehehehe...iya iya..santai aja ...oiya,selamat ya..atas pertuangan kalian,semoga nanti acaranya lancar. Ni aku punya kado buat loe..jangan liat dari barangnya ya...liat dari harganya..hehehehe...gak ding bercanda..."
Delia mencoba mencarikan ketegangan Feli,dia melempar candaan dan memeluk Feli.
"Loe sahabat terbaik gue,loe segalanya buat gue,,kado ini bukan apa-apa,ini hanya sebagai wujud rasa syukur gue karna loe sebentar lagi jadi kakak ipar gue.."
"Makasih ya Del...doain aku ya Del.."
"Iya Fan,,gue pasti selalu doain loe..udah yuks kita keluar,sebentar lagi acara mau dimulai.."
"Ayo.."
Delia menggandeng Feli,mereka berdua menuruni tangga,para tamu pun dibuat takjub dengan dua wanita yang sama cantik dan anggunnya.
Sementara itu,keluarga inti dari Fani dan Bimo sudah bersiap ditempat yang sudah disediakan.
Delia mengantarkan Fani kepada mereka,kemudian dia kembali menghampir Brian yang sudah menunggunya dengan kedua tangan yang dilipat didadanya dan tatapan tajam mengarah ke arah Delia.
"Kenapa lama sekali hah!apa kamu sengaja tebar pesona disini!!"ketus Brian,berbisik ditelinga Delia.
"Ya Allah mas,,cuma berapa menit aja..gitu aja ngomel,pantesan cepet kriput ngomel mulu kerjaanya!"bisik Delia sambil tersenyum.
__ADS_1
Roby terkekeh melihat mereka,dia bersyukur karna hubungan Delia dan Brian membaik.
Meskipun Brian adalah pria kaku,tapi Delia sabar menghadapinya.
"Baru kali ini aku melihat dia over protectif seperti ini,"batinya.
"Delia.."panggil Keke dari arah belakang.
Delia yang merasa mengenal suara itu lajgsung menoleh kebelakang dan mendekat memeluknya.
"Keke...ya Allah,,dari tadi aku cari-cari..kirain loe gak dateng.."
"Hehehe...maaf gue terlambat,tadi penerbangan dari bali diundur beberapa jam.Hufh...apa gue terlambat.."
"Belum kok..oiya,ngomong-ngomong malam ini loe tumben amat keliatan cuantik.."puji Delia yang terkesima dengan penampilan Keke yang berubah lebih veminim dan anggun.
"Ck..apaan si..maksud loe gue dulu jelek kucel bulukan" pekik Keke.
"Awas loe Del.."
"Oiya,hampir lupa..kenalin ini suami gue,,dan loe udah kenal jadi gak perlu pake acara jabat tangan ya hehee..dan ini sepupu gue Roby,kalau yang ini baru boleh jabat tangan...tapi hati-hati nanti nyetrum" gurau Delia,sementara Brian tetap diam dengan ekspresi datar melihat tingkah istrinya yang selalu menggoda sahabat-sahabatnya.
Sedangkan Roby,melotot ke arah Delia yang tidak pernah berubah,selalu menggodanya dengan banyolannya.
Keke pun akhirnya berkenalan langsung dengan Roby.
"Keke.." ucapnya sambil tersenyum tipis.
"Roby.." balasnya dengan sopan membalas uluran tangan Keke.
Acara pertunangan Feli dan Bimo berlangsung cukup meriah,lancar dan hikmat.
Mereka tidak lupa mengabadikan moment berharga ini.
__ADS_1
Bimo dan Feli terlihat sangat mengesankan dengan balutan gaun dan kemeja yang senada.
Fani terlihat sangat sederhana namun anggun
Mereka berdua berjalan berdampingan menyapa semua tamu yang ada di sana.
Tak terkecuali Keke,Fani pun ikut menggoda penampilan Keke yang sedikit lebih Veminim.
KEKE
"Fan,Ke,,aku pamit dulu ya.." Delia berpamitan dengan kedua sahabatnya.
"terimakasih ya Del,,"ucap Fani sambil memeluknya.
"oiya,Ke,,kamu gak langsung balik ke Bali kan?"tanya Delia.
"Engga,aku ke Bandung dulu,kerumah pamanku." jawab Keke.
"Oo..sebelum ke Bali kabari aku dulu ya.."
"Oke,pasti..tapi kayanya aku bakalan lama di Bandung." jawab Keke.
"Kebetulan dong klo gitu,siap-siap gue bikin ribet idup loe..he hee..sesekali main bantuin gue nyiapin pernikahan gue" ucap Fani.
"Beresss..." Keke menunjukan kedua jempotnya.
Delia memeluk kedua sahabatnya kemudian Brian langsung menggandeng tangannya.
Tidak lupa mereka juga berpamitan dengan keluarga Fani,bibi Mira dan Paman.
__ADS_1