
Sampai saat mereka diundang acara pertunangan Yosep dengan Alya yang tak lain adalah sahabatnya waktu di SD.
Atmajaya semakin geram melihat kesuksesan Yosep,Atmajaya juga melihat kecantikan Alya yang tidak kalah cantiknya dari Lidia.
Saat Brian berumur 19tahun dia dikirim ke Amerika untuk melanjutkan kuliyah dan menemani neneknya,saat itu tujuan sebenarnya adalah Atmajaya tidak ingin perselingkuhannya diketahui anaknya,karna Brian sudah semakin besar.
Atmajaya sering mendapat kabar miring dari Widodo tentang kedekatan istrinya dengan Yosep,. Hingga Lidia mengandung 6 bulan,Atmajaya tidak mau mengakui anak yang ada dalam kandungannya
Semenjak itu pertengkaran hebat terus terjadi,sampai entah dari mana Lidia mengetahui perselingkuhannya dengan Yesi.
Dia murka,Aset yang semula atas namanya kemudian dia balik atas nama Brian,perusahaan HR group milik Lidia pun diubah menjadi atas nama Brian,termasuk sebuah pulau yang sebenarnya ingin dia dirikan proyek besar disana,Sertifikat pulau tersebut entah Lidia sembunyikan dimana.
Sehari sebelum meninggalnya Lidia,Lidia diam-diam menemui Alya dan bercerita banyak dengannya,menitipkan sebuah kotak besar berwarna hitam.
Atmajaya menyuruh pengawalnya untuk mengikuti istrinya,namun dia kehilangan jejak,begitu juga dengan kotak yang dibawa oleh Lidia,,entah hilang kemana. Pengawalnya tidak mengetahui dimana nyonya Lidia menybunyikannya.
Sore harinya,Atmajaya mengetahui pemindahan hak milik yang dilakukan oleh Lidia,tidak ada satupun namanya yang tercantum.
Akhirnya malam hari,mereka bertengkar hebat,sampai Atmajaya mengencam akan meleyapkan istrinya jika dia tidak mendapatkan apapun.
"Dimana!!dimana kamu sembunyikan semua surat-surat itu!!!katakan!!!"
Atmajaya menjambak rambut Lidia yang sedang hamil.
"Aku tidak akan memberikan pada mu!!! Kamu yang sudah menghianantiku!!! Aku tidak rela kamu dan wanita murahan itu menikmati hartaku!!! Kalian berdua adalah benalu!!!aku sudah lelah!! Aku lelah menghadapimu!!! Kamu selalu menuduhku tapi buktinya ! Kenyataanya kamulah yang sudah berselingkuh,bertahun tahun,,bertahun tahun aku dibodohi oleh kalian!!!"
Lidia tak gentar terus mengungkapkan apa yang ada dalam dadanya.
"Berani kamu!!! "
Plak plak plak
"Silahkan!! Silahkan kamu memukulku,bahkan membunuhku aku tidak peduli!!! Aku sudah muak denganmu!! Kamu terus menyiksaku tanpa henti! Kamu menggerogoti hartaku demi wanita-wanita murahan.!! Aku kecewa !! Aku berusaha menyembunyikan semua ini dari anakku Brian,tapi kali ini tidak akan lagi?!! Akan aku ungkap semua biar anakmu tahu!! Dan dia akan mengusirmu !! Dia akan menjadikanmu gelandangan!!! Yah!! Gelandangan!!!"
"Sebelum kamu mengatakan semuanya padaku aku pastikan aku bungkam mulutmu selamanya!!" Pekik Atmajaya.
__ADS_1
"Silahkan!!silahkan saja kamu membunuh kami! Kami memilih mati dari pada harus menjalani hidup dengan orang sepertimu!! Kamu menjadikan rumah ini penjara bagi kami!! Setiap waktu pengawal itu terus mengawasiku!! Padahal mereka dibayar dengan uangku!! Kamu hanya benalu!!"
PLAK PLAK PLAk..
"Kamu tahu!! Satu pengawalku ada yang tinggal bersama ibumu di Amerika,kalau kamu mau dengan senang hati menyerahkan semua surat berharga itu,maka aku akan membebaskanmu dan ibumu disana akan dijaga dengan baik oleh pengawalku,,aku pastikan jantungnya akan tetap sehat..hahahahaha"
Saat itu nyonya Olivia baru saja terserang penyakit jantung.
"Kamu Gila!! Otakmu hanya ada uang uang uang!! Sampai kapan kamu dibutakan oleh dunia hah!!"
"Sampai,aku mendapatkan semua.."
"Brian akan menyesal mempunyai ayah sepertimu!!!aku pastikan itu!!"
"Hahahaha..dia adalah anak kesayanganku,dia teramat mempercayaiku lebih dari apapun!silahkan saja!!hahaha"
"Tidak setelah dia melihat vidio percakapan ini!!"
"Maksudmu!!"
"Kita sedang direkam oleh kamera pengintai!!"
Atmajaya langsung berlari ke ruang monitor dan memporak porandakan ruangan itu!! Benar,ada rekaman CCTV dikamar tadi.
Dia merasa geram dan ingin menghabisi wanita itu!
"Dia sudah berani mengangkat senjata padaku! Tunggu saja!!"
Keesokan harinya Atmajaya mengadakan pesta perayaan kemenangan tander yang sudah direncana jauh-jauh hari.
Dia sengaja mengundang Yosep dan istrinya,sebagai pihak yang kalah dalam tander.
Yoseppun datang,beserta istrinya.
Entah apa yang terjadi,Lidia yang bodoh memilih untuk bunuh diri dan bodohnya Yosep,saat itu dia berada di lokasi.
__ADS_1
Kesempatan emas buatnya untuk menjatuhkan harga diri Yosep,Atmajaya dan Widodo memang sengaja menfitnah Yosep dihadapan banyak orang.
Kehancuran untuk keluarga Yoseppun dimulai sejak saat kematian Lidia.
Atmajaya semakin geram ketika mengetahui ada surat yang Lidia tulis di kamarnya,surat itu sudah diremas oleh seseorang.
Didalam surat itu menyatakan bahwa Lidia akan mengakhiri hidupnya karna sudah tidak sanggup lagi,anak yang ada didalam kandungannya terpaksa ikut dengannya.
Dari awal kehamilan,dokter sudah menyarankan untuk mengugurkan karna kondisi kesehatan nyonya Lidia sangat berbahaya jika hamil.,yang memaksanya harus memilih dan memberitahu bahwa ia menitipkan vidio rekaman lain tentang kejadian kemarin malam dikamar Lidia..untuk diberikan pada Brian jika dia pulang nanti.
"Sial!!! Dimana dia menyembunyikan semua itu!!! Dan siapa yang sudah memasuki kamar Lidia? Dan membaca surat ini terlebih dahulu."
Atmajaya mencari pengawal untuk menanyakan,dan ternyata Alya,istri Yosep.
"Awas saja kalian!!! Kalian sudah bersekongkol dengan istriku!!! Aku tidak akan melepaskan kalian!!"
Sejak saat itu hidup Atmajaya diselimuti kebencian,kekhawatiran dan dendam.
Dia ingin menguasai seluruh aset peninggalan Lidia,ingin mengamankan Vidio itu agar tidak sampai pada Brian.
Dia juga penasaran dengan isi kotak yang dibawa Lidia kerumah Alya saat itu,ada kemungkinan semua tersimpan disana.
Segala usaha dia lakukan agar Alya mau memberi tahu dimana dia menyimpan kotak itu,tapi tetap saja bungkam. Begitu juga Yosep,tak ada yang tahu dimana kotak itu tersembunyi,tidak ada yang mau mengungkap isi surat itu.
FLASH ON
"Kalau saja kamu tidak mengambil perusahaanku dan mengalihkan semua asetmu padaku,maka aku tidak akan susah seperti ini!!! Vidio itu jangan sampai jatuh ketangan Brian!! Golden big sengaja aku biarkan untuk ia kelola,,aku tidak mau HR group lepas dari gengamanku dan Brian membenciku!! Karna Gadis sialan itu,Brian membenciku!!aku tidak mau dia semakin membenciku jika mengetahui vidio itu!!"
Atmajaya terus mengoceh tak karuan..akhirnya bi Ijah memdekati tuan besarnya itu.
"Tuan,tuan istirahat lah,,tuan sudah banyak minum.."
Bi Ijah memanggil seorang pengawal dirumah untuk memapah Atmajaya ke kamarnya.
Setelah kepergian Atmajaya,Bi Ijah menatap foto nyonya besarnya.
__ADS_1
"Nyonya,,istirahatlah dengan tenang,aku tidak akan melupakan segalanya nyonya,,oiya,nyonya tau,tuan Brian sepertinya sudah menemukan cinta sejatinya,dia gadis baik dan tangguh,dia anak gadis dari sahabat terbaik nyonya...jika nyonya masih hidup,nyonya pasti menyukainya, Selamat malam nyonya ..."batin bi Ijah,
dia menundukan kepala dan meninggalkan tempatnya.