Rupanya Aku Anak Orang Kaya

Rupanya Aku Anak Orang Kaya
Bab 159 Permulaan Dari Era Baru


__ADS_3

Erwin masih sedikit tidak senang dengan penyambutan kepala keluarga Cole.


“CEO Morgan benar-benar tenang sekali, para bawahanmu sedang sekarat di bawah sana, tapi kamu masih bisa duduk sesantai ini, aku sangat kagum!” Erwin menjawab sambil tersenyum.


Morgan mengerutkan kening, meskipun dia sudah tahu bahwa orang-orang di pintu tidak berhasil menghalangi Erwin, tapi dia tidak menyangka orang-orangnya akan dikalahkan dengan mudah oleh Erwin, terlebih lagi tetap kalah walau menang jumlah, keluarga Cole adalah keluarga mulai berkembang dari profesi gangster, tapi sekarang justru diinjak oleh generasi muda, itu membuatnya kehilangan muka.


“Tuan Erwin itu tamu dari jauh, jadi tentu saja kami akan mengalah.” Morgan menemukan alasan yang masuk akal.


"Cukup basa-basinya, aku sudah membawa Ivan ke sini, aku ingin Perusahaan Real Estate Hype ini, jadi tanda tanganlah!" Erwin mengeluarkan perjanjian transfer saham dan melemparkannya kepada Morgan.


"Untuk apa buru-buru? Di mana Ivan?” Morgan mengeluarkan cerutu dari dan memasukkannya ke mulut dengan ekspresi acuh tak acuh, pengawal berpakaian hitam di belakangnya langsung membungkuk untuk menyalakan mancis untuk Morgan.


"Ivan tepat di bawah, setelah tanda tangan, kamu boleh membawanya pergi," kata Erwin, saat berbicara, dia mengeluarkan ponsel dan terhubung ke obrolan video dengan Doni, kemudian menyuruh Doni mengarahkan kamera pada Ivan yang terikat.


“Aku tidak bohong, kan?” Erwin menunjukkan layar ponselnya pada Morgan sekilas dari kejauhan.


Ekspresi Morgan terlihat sangat buruk saat melihat Ivan yang babak belur.


“Ini utara kota, dan merupakan wilayah keluarga Cole, beraninya kamu memukuli anggota keluarga Cole seperti itu, Tuan Erwin, apa kamu tidak takut aku membuatmu cacat di sini?” Morgan menghisap cerutu dan berkata dengan ancaman.


“Memangnya kamu bisa?” Erwin duduk di kursi dengan ekspresi tenang, tidak takut dengan ancaman Morgan, dia cukup meluncurkan serangan kejam dengan mengumpulkan semua orang dari timur, selatan dan barat kota, mana mungkin tidak bisa menang melawan keluarga Cole.


Mendengar kata-kata liar seperti itu, Morgan mengerutkan kening, merasa bahwa pemuda bernama Erwin ini terlalu sombong dan harus diberi pelajaran, bagaimanapun dia ini gangster sejak lahir, jadi benar-benar tidak suka diinjak seperti itu.


"Alex." Morgan memanggil dengan suara rendah, kemudian pengawal berpakaian hitam di belakangnya membunyikan jari beberapa kali dan berjalan menuju Erwin dengan ekspresi ganas.


Erwin mengerutkan kening, Morgan ini beneran gangster yang akan hajar orang yang membuatnya kesal, tapi itu tidak masalah, Erwin akan mengikuti permainannya sampai akhir.


"Lisa." Memikirkan hal ini, Erwin menoleh untuk melihat Lisa yang sudah melangkah maju dari belakangnya dengan tenang.


“Jika CEO Morgan ingin bermain, aku pasti akan menemani sampai akhir, tapi tanggung risikonya sendiri.” Erwin memandang Morgan dengan dingin, sepertinya Morgan ini harus dihajar duluan, jika tidak, masalah ini tidak ada habisnya.


Morgan menghisap cerutu, dan tidak percaya. Pengawalnya ini adalah master yang dibayar dengan ratusan juta pertahun, tapi di era modern yang damai ini Alex sudah jarang bertarung, jadi kebetulan hati ini bisa sedikit berlatih sekaligus memberi sedikit pelajaran ada Erwin.


"Cari mati." Begitu berteriak, Alex langsung memukul ke arah Lisa.


Menurut pendapatnya, tidak peduli seberapa kuat wanita ini, tubuh wanita pasti akan tumbang setelah menerima beberapa pukulan kuat, tetapi yang tidak dia duga adalah wanita ini ternyata sangat kuat.

__ADS_1


Dia mengayunkan pukulan dasyat, tapi dengan mudah dihindari Lisa, kemudian dengan tendangan berputar ke samping, Lisa berhasil menendang terbang tubuh yang tinggi dan kokoh itu, tenaga yang besar membuat pengawal berpakaian hitam itu menabrak dinding.


Dindingnya bahkan mencekung ke dalam, wallpaper serta pecahan batu kapur terus berjatuhan, yang membuktikan betapa kuatnya tendangan barusan.


Morgan dan Hendy yang di belakang sama-sama tercengang, tidak menyangka wanita ini akan sekuat itu. Alex ini adalah master tinju bawah tanah, dan dipekerjakan dengan gaji ratusan juta per tahun, pengawal yang begitu kuat ternyata kalah dengan seorang wanita, sungguh mengerikan.


"Kerja bagus, kamu berhasil membuatku marah." Alex tampak tidak puas, berjuang bangkit dan menerjang ke arah Lisa lagi, tetapi Lisa dengan mudah menghindar beberapa serangannya, lalu menunduk dan mengambil kesempatan untuk menyerang, alhasilnya sekali lagi menjatuhkan tubuh besar Alex.


Kali ini, Lisa tidak memberinya kesempatan lagi untuk bangun, dia langsung melompat dan mematahkan salah satu kaki Alex, yang membuat Alex berteriak kesakitan dan pingsan.


“CEO Morgan, sudah boleh tanda tangan sekarang?” Erwin tersenyum ringan, sangat puas dengan kemenangan Lisa barusan.


"Tuan Erwin memang dikelilingi oleh orang-orang berbakat, aku kagum." Morgan diam-diam kaget, wanita ini tidak hanya kuat, tetapi juga kejam, sepertinya hari ini sudah mustahil untuk meraup keuntungan jika ada wanita ini.


Morgan melirik Alex yang tidak sadarkan diri di lantai dan merasa sangat kecewa, sungguh memalukan seorang master tinju tidak bisa bertahan satu ronde pun terhadap seorang wanita.


“Tanda tangan!” Erwin mengangkat sudut mulutnya.


Morgan tahu mustahil untuk meraup keuntungan hari ini, jadi dia terpaksa menandatangani perjanjian transfer, yang berarti mulai hari ini, Perusahaan Real Estate Hype ini resmi menjadi milik High Build Group, sekaligus berarti bidang Komersial utara kota akhirnya tidak lagi menjadi milik ketiga keluarga itu.


"Tuan Erwin, jangan pikir mendapatkan mendapatkan Perusahaan Real Estat Hype itu akan menjadi sebuah pijakan awal, biar ku ingatkan lagi, utara kota itu tidak dapat diikut campur oleh orang luar." Morgan langsung pergi bersama Hendy dengan marah, dan tidak peduli lagi dengan Alex yang pingsan.


"Harus berdiskusi dengan Damon, melawan pengepungan tiga keluarga sendirian itu mustahil untuk menang."


Memikirkan hal ini, Erwin segera mengeluarkan ponsel dan menelepon Damon, memintanya agar membawa seseorang untuk mengambil alih Perusahaan Real Estate Hype milik keluarga Cole.


Damon terkejut saat mendengar bahwa Erwin berhasil mendapatkan properti keluarga Cole di utara kota, dan menjawab dengan penuh semangat,


"Tunggu sebentar tuan muda, aku akan membawa tim ke sana untuk mengambil alih secara langsung."


“Bawa lebih banyak personel keamanan, di sini tidak aman.” Erwin mengingatkan lagi.


“Baik tuan muda, dimengerti.” Suara bersemangat Damon terdengar dari ponsel.


Setelah menutup telepon, Erwin menyuruh Doni untuk melepaskan Ivan, dan juga membawa orang untuk membereskan kekacauan Alex.


"Tuan Erwin benar-benar luar biasa, perusahaan Real Estate Hype ini adalah salah satu industri paling menguntungkan dari keluarga Cole di utara kota, yang sepertinya Tuan Damon saja tidak mampu mendapatkannya." Doni muncul dan terus menyanjung Erwin, tatapannya sedikit kagum, karena bisa mendapatkan perusahaan di bidang komersial utara kota itu sama sekali bukan hal yang dapat dilakukan hanya dengan mengandalkan kekuatan saja.

__ADS_1


"Nanti akan kutraktir saudara-saudara sekalian untuk makan, dan masing-masing akan kuberi 200 juta juga, sedangkan jasamu akan kucatat dulu untuk saat ini, setelah waktunya tiba, aku akan memberimu tempat di utara kota." Erwin tersenyum sedikit.


"Terima kasih Tuan Erwin." Doni sangat bersemangat. Jika orang lain yang mengatakan ini, dia mungkin tidak akan menganggap serius, tapi Erwin ini jelas tidak biasa, Erwin ini dapat dengan mudah mendapatkan Perusahaan Real Estate Hype dari keluarga Cole di utara kota, sungguh kekuatan yang tak terduga.


Jika diberi beberapa waktu lagi, sepertinya utara kota benar-benar akan menjadi wilayah Tuan Erwin, jadi jelas merupakan hal yang menguntungkan untuk memiliki koneksi yang bagus dengan Tuan Erwin.


Saat sore hari, Damon membawa tim profesional untuk mengambil alih, beserta sejumlah besar personel keamanan untuk perlindungan.


Sedangkan Erwin yang bosan sedang bermain ponsel di dalam kantor CEO, bisa dikatakan kantor CEO Perusahaan Real Estate Hype ini didekorasi dengan sangat mewah, sampai ada kamar pribadi rahasia dan bahkan tempat tidur.


Pada pukul delapan malam, Damon datang ke kantor CEO untuk mencari Erwin, tetapi dia terlihat sedikit khawatir.


"Tuan muda, arus kas Perusahaan Real Estat Hype ini telah ditransfer keluar oleh Morgan, tidak ada uang yang tersisa dalam rekening, ditambah ada pinjaman hutang sebesar 200 miliar juta yang sudah mau jatuh tempo."


"Tua bangka ini benar-benar sengaja mempersulit, alokasikan saja beberapa modal dari High Build Group, kita harus mempertahankan Perusahaan Real Estate Hype ini, yang merupakan satu-satunya industri kita di utara kota," kata Erwin dengan tegas.


"Baik tuan muda, akan kutangani besok." Damon mengangguk.


Erwin sangat puas dengan efisiensi kerja Damon, kemudian teringat tentang lelang tanah di Distrik Baru utara kota, dan bertanya lagi pada Damon.


"Damon, aku ingin ikut dalam pembangunan Distrik Baru utara kota, tapi tidak ingin identitasku terbongkar, apa kamu punya ide?"


Damon menjawab setelah berpikir sebentar.


"Tuan muda dapat mendirikan sebuah perusahaan baru sendiri, dan menjadikan High Build Group sebagai pemegang saham untuk sementara ini, sehingga tidak ada yang akan tahu kalau itu adalah perusahaan Tuan Muda, kemudian perusahaan baru ini akan bisa digunakan untuk ikut dalam pembangunan Distrik Baru utara kota. Ada keuntungan lain dari menggunakan ide ini, yaitu Tuan muda dapat mentransfer semua perusahaan dan aset properti yang diakuisisi ke perusahaan baru ini.”


Mata Erwin berbinar begitu mendengar ini, Damon memang cerdas, tidak hanya identitasnya akan aman, tapi Erwin juga dapat dengan jelas mengetahui berapa banyak aset yang dimilikinya.


"Ini ide yang baik, kalau begitu bantu aku daftar perusahaannya dengan nama Erlin dan transfer semua properti dan saham yang kukumpulkan ke perusahaan baru ini, jangan lupa TG Entertainment juga," kata Erwin setelah memikirkannya, TG Entertainment adalah industri yang disukainya, jadi otomatis ingin dimasukkan ke dalam perusahaannya sendiri.


Nama 'Erlin' ini diambil dari Erwin dan Lina, tentu saja walaupun Jocelyn juga ada lyn, tetapi Erwin tidak mengakuinya.


"Baik tuan muda, kudengar pelelangan tanah dan promosi investasi di Distrik Baru utara kota akan sangat sengit, orang-orang kaya dari beberapa kota terdekat juga akan datang untuk berpartisipasi dalam investasi, terutama para bos Kota Santa, di mana aku sama sekali tidak memiliki pengaruh," kata Damon cemas.


Damon merupakan salah satu tokoh yang berpengaruh di Kota Bandung, tapi beda cerita kalau di luar Bandung, namun Erwin tidak khawatir karena yakin dengan kekayaannya sendiri.


“Tidak apa-apa, aku punya rencana sendiri saat waktunya tiba nanti,” kata Erwin, karena Erwin bahkan tidak peduli dengan orang-orang kaya itu.

__ADS_1


Perusahaan yang baru didirikannya akan merebut tanah dari para orang kaya itu di lelang nanti, Erwin semakin bersemangat ketika memikirkannya, ini bisa dianggap sebagai awal dari eranya!


__ADS_2