Rupanya Aku Anak Orang Kaya

Rupanya Aku Anak Orang Kaya
Ada Banyak Orang yang Menerobos Masuk dari Luar


__ADS_3

Begitu suara Goldy keluar, para pria kekar yang menyamar menjadi pelayan tiba-tiba bergegas menuju Erwin dan Lisa.


Lina ketakutan sehingga dengan cepat bersembunyi di belakang Erwin, Erwin melindungi Lina sambil mundur ke sudut dinding. Lisa berdiri paling depan dengan sansetsukon di tangannya, dan masing-masing dari sepuluh musuh di sisi yang berlawanan juga memegang sebatang tongkat besi, dan aura mereka terlihat sangat menakutkan.


“Erwin, kau tak akan bisa melarikan diri lagi hari ini, aku akan membuatmu memuntahkan semua yang kau rebut dariku, dan juga membuatmu cacat di tempat, aku ingin lihat apa kau masih berani menentangku kedepannya." Melihat bawahan Goldy memojokkan Erwin dan yang lainnya sampai ke sudut, Farzan diam-diam merasa senang, rencananya kali ini sudah mulus, mereka tidak akan bisa kabur dari sini.


“Jangan senang dulu, akan kutunjukkan seberapa hebatnya diriku nanti!” Sementara Erwin berbicara, dia sudah mengirim pesan pada Kelvin dengan ponselnya, untuk menyuruh Kelvin segera bawa bawahannya ke sini.


“Masih berani mengancamku? Kak Goldy, beri dia sedikit pelajaran lagi dan buat mereka cacat.” Farzan marah besar, anak miskin ini masih bersikeras melawannya walau sudah dalam situasi seperti ini, maka dia hanya bisa menggunakan kekerasan untuk membuatnya menyerah.


“Hajar terus." Goldy menyentuh darah di kepalanya sendiri dengan marah, karena dia belum pernah mengalami hal yang dipermalukan seperti ini sebelumnya semenjak menempati area ini, jadi jika dia tidak mencari kembali panggungnya, maka di mana letak mukanya terhadap organisasi lain jika berita ini tersebar.


Sepuluh pria kekar yang memegang tongkat segera mengepung mereka, untungnya, Lisa masih cukup kuat, tina-tiba dengan bagian kanan dan kiri sansetsukonnya, dia berhasil menumbangkan dua orang.


“Wanita ini cukup hebat, habisi mereka, kalau sudah selesai nanti akan kuberi kalian masing-masing 20 juta.” Goldy tidak percaya seorang wanita bisa mengalahkan sepuluh anak buahnya.


Dengan adanya dorongan uang, delapan pria kekar lainnya yang tersisa menjadi semakin menggila.


Para pria ini bukan bawahan biasa, mereka dipilih dengan cermat oleh Goldy, jadi mereka semuanya sudah terlatih, dan masing-masing dari mereka biasanya bisa melawan tiga orang.


Setelah delapan pria kekar yang tersisa termotivasi, serangan mereka menjadi lebih kuat, tapi Lisa juga tidak mau kalah.


Dalam kondisi terluka, dia masih tetap berjuang dan berhasil mengalahkan dua orang lagi, tetapi Lisa juga terluka lagi!


"Bagus, lanjutkan, wanita itu sudah terluka!" Farzan yang melihat ini semakin bersemangat, meskipun kekuatan wanita ini berada di luar imajinasinya, tapi wanita ini jelas sudah hampir mencapai batasannya.

__ADS_1


Erwin sedikit mengerutkan kening, terus seperti ini bukanlah ide yang bagus, Lisa sudah terluka, saat sedang memikirkan cara untuk menghadapi masalah ini, pintu kamar pribadi tiba-tiba ditendang terbuka, dan empat orang yang diatur oleh Kelvin menerobos masuk.


Farzan mengira bahwa keempat orang ini juga anak buah Goldy, jadi langsung berteriak,


"Bagus, empat saudara yang ada di sana, cepat hajar wanita itu." Wajah Farzan yang sangking semangat semakin tak terkendali, dia sudah lama ingin memberi Lisa pelajaran, dan sekarang adalah saat yang tepat.


Namun, keempat orang itu tidak datang untuk membantu Farzan dan yang lainnya, tetapi langsung bergegas ke enam pria kekar yang tersisa.


Perkelahian kelompok pun terjadi, tempat kejadian menjadi sedikit kacau, dan Lisa pun terbebaskan dari tekanan.


Bekerja sama dengan empat orang yang diatur Kelvin, Lisa melakukan serangan balik.


Dalam sekejap Erwin langsung berada di posisi yang unggul, untungnya, bawahan Kelvin yang menyamar bergegas kemari, jika tidak, Lisa pasti tidak akan sanggup menahan mereka semua.


"Aku juga punya orang,” kata Erwin sambil tersenyum lebar.


Setelah linglung beberapa saat, Farzan teringat akan penjaga keamanan hotel, jadi dia segera menelepon penanggung jawab hotel ini dan menyuruhnya untuk memanggil semua penjaga keamanan yang ada di hotel untuk datang ke sini, setelah melakukan itu, pikiran Farzan akhirnya menjadi tenang kembali.


"Erwin, jangan senang dulu, aku sudah panggil orang-orangku, Hotel Trans Luxury ini punya keluarga Lewis kami, dan ada lebih dari 100 penjaga keamanan di sini, jangan harap kalian bisa keluar dari sini," teriak Farzan dengan keras.


Kali ini, selain Kak Goldy, dia juga punya penjaga keamanan Hotel Trans Luxury ini, yang ibaratnya memiliki asuransi ganda, jadi mau seberapa hebatnya Lisa, mereka tetap tidak mungkin bisa keluar dari sini.


“Hehe, Farzan, perhitunganmu kali ini cukup bagus! Tapi begitu aku juga ada.” Erwin sangat tenang, sekarang keempat orang yang menyamar sudah tiba, tentu Kelvin dan orang-orangnya juga tidak akan lama lagi, jadi Erwin tidak terburu-buru.


Dalam perkelahian di kamar pribadi ini, jelas bahwa empat penyamar dan Lisa yang sedang unggul, jika tidak terjadi kesalahan, maka hasilnya tidak akan lama lagi.

__ADS_1


“Sialan, lihat saja nanti!” Melihat bahwa situasinya tidak benar, Goldy langsung menggulung lengan bajunya, mengambil botol bir dan ingin menghantamkannya ke arah Lisa, tapi Lisa memainkan sansetsukonnya dan memecahkan botol bir yang ada di tangan Goldy, tapi Goldy yang tidak puas, bergegas maju lagi.


Situasi dalam sekejap menjadi buntu, dan Farzan yang melihat ini sedikit cemas.


"Wanita ini terlalu kuat, bahkan Kak Goldy bukan lawannya, kapan penjaga keamanan akan sampai!"


Farzan masih memiliki kartu pamungkas, yaitu tim keamanan Hotel Trans Luxury, ada sekitar lebih dari 100 orang, begitu kekuatan besar ini tiba, Erwin dan orang-orangnya sudah pasti tak berdaya.


Saat Farzan sedang cemas, suara langkah kaki yang berantakan terdengar dari luar kamar pribadi, dan Farzan yang mendengar itu langsung menjadi senang kembali, kapten keamanan hotel yang memimpin orang-orangnya segera masuk ke dalam kamar pribadi.


"Tuan Muda Lewis, saya sudah membawa 20 penjaga keamanan ke sini dulu, sedangkan sekitar 80 lainnya sedang menuju ke sini dari berbagai tempat di hotel, kalau boleh tahu, apa ada sesuatu yang mendesak?"


“Kapten satpam, kau akhirnya datang juga, bantu aku hajar beberapa orang ini!” Farzan tiba-tiba menjadi sangat percaya diri, dengan adanya bantuan yang terdiri dari seratus lebih orang, 'Erwin dan Lisa, aku ingin lihat bagaimana kalian melawanku'.


"Erwin, tamat sudah riwayatmu hari ini, hotel ini punya keluarga Lewis kami, dengan adanya lebih dari 100 penjaga keamanan, kau tak mungkin bisa kabur walau punya sayap sekalipun," Kata Farzan sambil tersenyum lebar.


"Jangan bangga dulu, sebelum sampai akhir, siapa yang menang masih belum pasti." Jawab Erwin dengan keras, tetapi juga sedikit mengerutkan kening, karena dia tidak menyangka ada lebih dari 100 penjaga keamanan di hotel ini, dan jumlah sebanyak ini tidak mudah untuk dihadapi!


"Cepat hajar dia.” Farzan yang ada bantuan dari tim keamanan menjadi semakin berani, jadi dia langsung memerinta dua puluh penjaga keamanan untuk menghajar Erwin.


Jelas, kapten keamanan tidak akan berbelas kasihan, karena dia yang mampu berada di posisi kapten keamanan pasti memiliki kemampuan juga, dia menggulung lengan bajunya, dan hendak membawa orang-orangnya untuk menghajar Erwin, tapi seorang penjaga keamanan muda tiba-tiba berlari masuk dengan panik dari luar.


"Tuan Muda Lewis, ini gawat, ada masalah besar."


"Masalah apa yang gawat? Cepat katakan." Mata Farzan menatap dengan dingin, dan dia langsung menampar penjaga keamanan muda yang tidak tahu situasi di sini.

__ADS_1


"D-di luar, ada banyak orang yang menerobos masuk dari luar."


__ADS_2