Rupanya Aku Anak Orang Kaya

Rupanya Aku Anak Orang Kaya
Pria yang Dinafkahi Wanita?


__ADS_3

 Klub Dragon ini adalah klub pribadi milik Hans Dragon, biasanya digunakan untuk menjamu orang-orang berkuasa di kita Bandung ini, tapi berbeda untuk hari ini.


     Di dalam kamar klub tersebut, Hans sedang duduk di kursi saat ini, sambil memasang ekspresi yang sangat dingin.


     Tubuh gemuknya memenuhi seluruh kursi, Hans memakai kalung rantai emas tebal di lehernya, sambil memutarkan dua bola giok di tangannya, dengan wajah berlemak yang ganas.


     Dan ada lima orang yang berdiri di bawahnya, yang masing-masing lengan mereka diperban, tampaknya menderita banyak luka, salah satunya adalah Adam, lengannya juga diperban, tapi saat ini dia sangat gugup serta takut ketika berdiri di depan Kak Dragon.


     “Maksudmu kau dihajar seperti ini oleh seorang wanita?” sambil memainkan bola gioknya, Hans menatap ke bawah dengan mata dinginnya.


     “Kak Dragon, wanita itu adalah sepupu Erwin, dan sepertinya bisa seni bela diri.” Adam menjawab dengan ketakutan.


     “Sepupu Erwin? Apa latar belakang keluarga anak itu?” Hans tiba-tiba menjadi tertarik pada Erwin, karena orang yang berani menyakiti tuan muda kedua dari Sun Group tentu bukan orang biasa.


     “Erwin itu hanya seorang pecundang miskin, dia hanya baru-baru ini berhasil mendapatkan putri dari Lucas Aleda yang bernama Lina, sehingga menjadi begitu sombong.” Meskipun Adam berkata begitu, tapi nyatanya dia sangat iri pada Erwin. Fakta bahwa wanita cantik seperti Lina berhasil didapatkan oleh Erwin benar-benar membuatnya merasa tidak puas.

__ADS_1


     "Lucas? Pemilik Hotel keluarga Aleda itu? Aku tidak menyangka putri lelaki tua itu akan menyukai bocah malang seperti itu, aku jadi penasaran reaksi lelaki tua itu setelah mengetahuinya." Hans tentu mengenal Lucas yang berbisnis tentang perhotelan, karena tidak ada satupun pengusaha kota Bandung yang tidak Hans kenal.


     Adam khawatir tidak dapat menemukan cara untuk berurusan dengan Erwin, tapi mendengar apa yang dikatakan Hans, sebuah ide tiba-tiba terlintas di benaknya, dan strategi untuk berurusan dengan Erwin segera muncul di benaknya.


     "Hehe, Erwin, dasar pecundang miskin, aku pasti akan menggandakan rasa malu yang aku derita tadi malam, sampah sepertimu itu tidak layak untuk bidadari seperti Lina, akan kuberitahu dirimu itu akan kejamnya kenyataan." Adam berpikir dengan penuh kemenangan di dalam hatinya, kemudian melirik Hans yang sedang duduk di kursi sambil berkata,


     "Kak Dragon, ketika aku dihajar tadi malam, aku sudah menyebut dirimu, tapi coba tebak apa yang dikatakan anak itu?"


     "Apa yang dia katakan?" Kata Hans sambil menyipitkan matanya.


     "Seorang bocah miskin berani meremehkanku? Apa dia pikir dirinya sudah hebat dengan dukungan putri Lucas? Seorang pria yang bersembunyi di belakang seorang wanita dan dinafkahi wanita bahkan berani untuk memandang rendah diriku!" Hans marah sambil melihat ke bawah, dia sangatlah benci dengan pria yang dinafkahi oleh wanita seperti Erwin ini.


     Berdiri di belakang Lina dan sepupunya, bukankah itu seorang pria yang dinafkahi dan dilindungi oleh wanita?


     “Benar sekali, bocah miskin itu dinafkahi oleh wanita, bagaimana boleh dibandingkan dengan Kak Dragon yang berkuasa dengan kekuatan sendiri? Bocah itu bahkan tidak layak menjadi pembantu kakak.” Teriak Adam, dia selalu memandang rendah Erwin, berpikir bahwa segala sesuatu yang dimiliki Erwin itu hanya sebuah keberuntungan.

__ADS_1


     “Aku tidak akan membiarkan bocah itu melanjutkan kesombongannya." Mata Hans bersinar dingin, dia pasti akan ditertawakan jika tidak memberi sedikit pelajaran pada orang yang telah melukai anak buahnya.


     "Adam, suruh dia datang ke hadapanku besok, dan aku akan berurusan dengannya, serta menyuruhnya membayar biaya pengobatan anak buahku."


     “Jangan khawatir, pasti akan saya atur.” Adam sangat gembira ketika mendengar bahwa Hans ingin melihat Erwin, karena masalah menyinggung Kak Dragon itu tidak mungkin dapat diselesaikan dengan hanya membayar biaya pengobatan yang tidak seberapa itu.


     Pada saat yang sama ketika mereka mendiskusikan bagaimana berurusan dengan Erwin, Erwin saat ini baru saja menerima surat pemecatan dan surat pengangkatan dari Damon.


     "Tuan muda Smith, ini adalah dokumen dari Tuan Damon untuk Anda."


     Yang datang adalah seorang pemuda berkacamata berbingkai hitam, yang terlihat sangat pintar.


     "Baik, terima kasih atas kerja kerasmu, kamu kembalilah dulu!" Setelah itu, Erwin melirik dokumen tersebut, ketika mengetahui dokumennya sesuai dengan apa yang dia inginkan, sudut mulutnya tersenyum.


     "Bashan, kali ini aku akan membiarkanmu merasakan rasanya dipecat."

__ADS_1


     Dan Erwin langsung mengemudi ke TG Entertainment tanpa pikir panjang, dia akhirnya bisa kembali ke perusahaan kali ini, jadi dia ingin membuat orang-orang yang sebelumnya meremehkannya di perusahaan merasakan kejutan.


__ADS_2