Rupanya Aku Anak Orang Kaya

Rupanya Aku Anak Orang Kaya
Tuan Muda di Balik Layar


__ADS_3

Untuk balas dendam gila-gilaan dari keluarga Lewis kali ini, Erwin terpaksa harus melawan, kalau tidak Harry Lucas, dan yang lainnya akan terkena dampaknya. Pada akhirnya, mungkin dia beneran akan berakhir seperti mengkhianati orang terdekatnya sendiri dan takkan ada yang akan membantunya lagi, ini adalah akhir yang tidak ingin dilihat oleh Erwin.


Setelah menghubungi Damon, Erwin menelepon kakeknya, kepala konsorsium Maroko, Arthur Smith.


Telepon berdering beberapa kali sebelum diangkat, nada suara dari balik telepon menandakan bahwa tubuh Kakeknya masih sehat.


"Bocah sialan, tumben kau telepon kakekmu hari ini~"


Mendengar suara yang familiar ini, Erwin sedikit gemetar, karena dia sudah lama sekali tak melihat kakeknya, dia sudah jarang lihat semenjak masih kuliah yang paling hanya video call beberapa kali saat tahun baru.


“Aku rindu jadi kutelepon Kakek!” Erwin berkata sambil tersenyum.


“Baguslah kalau masih ingat dengan Kakekmu ini, ngomong-ngomong udah dapat kartu emas hitam dari ibumu?” Arthur berkata dengan sedikit khawatir.


“Udah,” jawab Erwin.


Setelah keduanya secara singkat menceritakan masa lalu, Erwin mengatakan tujuannya yang sebenarnya.


"Kakek, aku punya sedikit masalah di Jade Private Club konsorsiummu, jadi mau minta tolong."


“Jade Private Club??” Arthur berpikir lama sebelum teringat. "Ada terlalu banyak klub, maksudmu yang di Bandung itu ya?”


“Iya, iya, yang itu!” Erwin sedikit bersemangat, Jade Private Club ini tampaknya memang klub pribadi punya konsorsium Kakeknya.


“Aku akan suruh penanggung jawabnya untuk cari kamu, jadi cukup tanyakan sama dia aja kalau ada masalah.” Arthur dengan cepat mengatur ini untuk Erwin.


Setelah menutup telepon, Erwin menunggu di sudut sebentar, kemudian ada sebuah panggilan masuk, sepertinya dari penanggungjawab Jade Private Club yang diperkenalkan oleh kakeknya.


Erwin memberitahu posisinya saat ini kepada orang itu, dan menyuruhnya untuk segera datang menemuinya.


Tak lama kemudian, ada seorang paman tampan setengah baya, yang mengenakan jas rapi, bergegas menghampiri Erwin, dengan sedikit ketegangan dan kecemasan di wajahnya.

__ADS_1


“Apakah Anda Erwin?” Paman tampan itu sedikit ragu saat melihat tuan muda yang disebut Arthur Smith adalah seorang pemuda dengan pakaian murah.


“Ya.” Erwin berkata sambil mengeluarkan kartu SVIP emas hitam.


Begitu melihat kartu SVIP emas hitam tingkat tertinggi dari Konsorsium Maroko, orang itu langsung yakin dengan identitas Erwin.


"Tuan Muda, nama saya Andy, saya manajer sekaligus penanggungjawab Jade Private Club ini, jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk bertanya kepada saya." Andy membungkuk dan berkata dengan penuh hormat, bahkan dalam hatinya masih sedikit gelisah.


Karena tuan muda yang terlihat biasa-biasa saja di depannya ini akan mewarisi konsorsium Maroko di masa depan, jika dia tidak melayani karakter ini dengan baik, diperkirakan satu kata dari mulut tuan muda ini sudah cukup untuk menghanguskan seluruh karirnya saat ini.


"Keluarga Zibrano di selatan kota itu anggota di sini ya?” Tanya Erwin setelah memikirkannya.


“Benar, keluarga Zibrano di selatan kota memang anggota biasa kita di sini.” Andy mengangguk cepat.


"Kalau begitu, suruh kepala keluarga Zibrano untuk temui aku, dan siapkan juga pakaian dan topeng mewah buatku, aku mau bertemu langsung dengannya." Erwin bermaksud untuk menghasut keluarga Zibrano ini untuk berbalik mendukung proposal Kelvin, agar keluarga Lewis bisa hancur.


Dengan pengaruh High Build Group di selatan kota ditambah dukungan dari keluarga Zibrano yang merupakan keluarga kelas teratas di selatan kota, suara dari proposal Kelvin pasti bisa melebihi 50%, dan sebaliknya, proposal keluarga Lewis pasti akan gagal.


Dengan begitu, Andy membawa Erwin ke ruang pertemuan VIP Jade Private Club, dan segera membawakan Erwin satu set jas mewah serta topeng putih untuk menutupi wajahnya.


Ketika Andy pergi untuk memanggil kepala keluarga Zibrano, Erwin mulai ganti pakaian.


Berpenampilan bagus dan rapi juga penting, Erwin benar-benar semakin tampan saat memakai jas, setelah menyembunyikan pakaian awalnya, dia memakai topeng putih lagi, sehingga kepala keluarga Zibrano tetap tak bisa mengenali wajahnya walau sudah bertemu dengannya.


Dan juga tak akan menyamakan putra orang kaya dengan anak miskin dari pedesaan.


Setelah ganti pakaian, tidak butuh waktu lama bagi Andy untuk memandu Paul Zibrano, seorang kepala keluarga Zibrano, ke ruang pertemuan VIP.


“Ini adalah tuan muda dari konsorsium Maroko kami, beliau yang secara khusus ingin bertemu dengan Anda.” Andy memperkenalkan dengan serius.


Saat Paul bertemu dengan tuan muda dari Konsorsium Maroko yang terkenal di dunia secara langsung, dia  sangat bersemangat, karena Konsorsium Maroko adalah konsorsium top dunia, juga sangat kaya di negara luar, dan bukanlah kekuasaan yang bisa dibandingkan dengan keluarga kecil seperti Zibrano mereka.

__ADS_1


“Apakah boleh tahu alasan Tuan Muda ingin melihat saya?” Meskipun Paul berusia 50 sampai 60-an, yang jauh lebih tua dari Erwin, tapi dia tetap tak berani macam-macam, karena sadar dengan kesenjangan identitas yang jauh berbeda.


"Aku mau kau dukung proposal Aliansi Bisnis selatan kota punya Kelvin, keberatan?" Erwin berkata dengan ringan di balik topeng.


"I-ini sepertinya akan sulit, Keluarga Zibrano kami dan Keluarga Lewis sudah sepakat untuk bekerja sama, kalau melanggar kesepakatan, sepertinya akan menyebabkan konflik." Paul menyeka keringat, karena tak nyangka Tuan Muda ini menginginkan Keluarga Zibrano mereka beralih untuk mendukung Kelvin.


Votingnya akan segera dimulai, kalau mereka tiba-tiba beralih mendukung Kelvin, bukankah Keluarga Lewis akan gagal? Kalau begitu Keluarga Lewis sadar, mereka takut Keluarga Lewis akan membalas dendam secara gila-gilaan pada mereka.


Meskipun Keluarga Zibrano mereka lebih kuat dari Keluarga Lewis, tapi kalau keluarga Lewis mengerahkan seluruh untuk balas dendam, tetap saja akan gawat!


Erwin mengerutkan kening, sepertinya lelaki tua ini tak sadar dengan situasinya sekarang!


Memikirkan hal ini, Erwin berkata dengan ringan,


"Aku bisa promosi keluarga kalian dari anggota biasa jadi anggota tingkat perak di Jade Private Club, dan aku juga akan membiarkan High Build Group membantu kalian kalau Keluarga Lewis mau balas dendam, setelah kejadian ini selesai, setengah industri Keluarga Lewis juga akan jadi milik keluarga kalian."


Mendengar ini, Paul terkejut sekaligus senang.


Anggota biasa dari Jade Private Club hanya berhak masuk saja, sedangkan layanan keuangan seperti pinjaman, pembiayaan, saham, dan lain-lain, anggota biasa hanya memiliki satu hak konsultasi, kalau peringkat mereka ditingkatkan menjadi anggota perak, mereka dapat menikmati semua layanan keuangan tersebut.


Selain itu, kalau keluarga Lewis mau balas dendam setelah itu, akan ada High Build Group yang berbagi beban, dan setengah dari industri Keluarga Lewis juga akan mereka dapatkan, persyaratan menguntungkan seperti ini tentu membuat hati Paul terpengaruh.


“Akan saya pertimbangkan lagi.” Paul sangat bersemangat, tapi dia perlu berpikir secara matang, hanya saja Erwin tak memberinya banyak waktu.


"Kuhitung sampai tiga, kalau masih gak setuju, akan kubatalkan keanggotaan kalian di Jade Private Club."


Erwin berkata dengan sedikit ancaman, Sehingga Paul yang mendengar ini tak menunggu hitungan Erwin lagi dan buru-buru setuju dengan penuh ketakutan.


"Tuan Muda, Keluarga Zibrano kami setuju! Saat voting nanti, semua kekuatan Keluarga Zibrano kami akan beralih untuk mendukung proposal Kelvin."


“Bagus, aku suka orang sadar sepertimu!” Erwin tersenyum sedikit, dan ingin melihat bagaimana Keluarga Lewis bisa terus sombong di depannya.

__ADS_1


__ADS_2