Rupanya Aku Anak Orang Kaya

Rupanya Aku Anak Orang Kaya
Semuanya sudah Teratur


__ADS_3

Setelah masalah keluarga Zibrano beres, masih ada beberapa lagi yang perlu ditangani.


Menurut aturan Aliansi Bisnis selatan kota, agar proposal bisa berlaku, selain syarat suara yang lebih dari 50% anggota, setidaknya tiga dari lima pemimpin harus setuju, oleh karena itu, Erwin juga perlu membujuk setidaknya dua pemimpin lagi.


Karena begitu, Erwin menyuruh Paul untuk secara pribadi memberitahu tiga pemimpin lainnya untuk datang menemuinya, dan memperingatkan untuk tak membocorkan hal ini.


Tak lama kemudian, tiga pemimpin lain dari Aliansi Bisnis selatan kota juga buru-buru datang untuk menemui Erwin, yaitu Dino Harrison dari keluarga Harrison, Rery Benson dari keluarga Benson, dan Cody Carlson dari keluarga Carlson. Semuanya adalah pria paruh baya berusia 50 sampai 60-an, tinggi dan kurus.


“Apakah boleh tahu kenapa Tuan Muda memanggil kami?” Dink menatap Erwin yang mengenakan topeng putih, dan bertanya dengan sedikit gugup.


Ini juga pertanyaan yang ingin ditanyakan oleh dua pemimpin lainnya juga.


“Alasan aku memanggil kalian ke sini, tentu saja mau kasih kalian keuntungan,” kata Erwin dengan ringan.


"Kasih kami keuntungan? Keuntungan apa?"


Mereka bertiga terkejut sekaligus curiga, karena Tuan Muda ini tiba-tiba muncul dan ingin memberi mereka keuntungan? Apa-apaan ini? Mereka sudah menjalani separuh lebih kehidupan mereka, dan tahu sebuah kebenaran di dunia ini, yaitu tak ada hal yang benar-benar gratis di dunia.


“Aku bisa buat kalian masing-masing jadi anggota biasa di Jade Private Club ini.” Kata Erwin sambil menatap mereka.


“Apakah ini serius?” Mereka bertiga terkejut, karena penting untuk diketahui bahwa anggota Jade Private Club ini hanya berhak dimiliki oleh perusahaan yang terdaftar dan keluarga kelas atas, dan tak mungkin bisa didapatkan oleh perusahaan biasa seperti mereka.


Selama menjadi anggota Jade Private Club ini, makan bisa dengan leluasa berkunjung ke sini, tak hanya bisa mendapatkan kontak serta koneksi pengusaha kaya lainnya, tapi juga bisa mendapat segala macam informasi keuangan internal terutama saham-saham yang sangat bermanfaat untuk mereka.


Selain itu, saat perusahaan mereka mengalami masalah keuangan seperti pembiayaan, pinjaman, dan lain-lain, dengan adanya keanggotaan ini, maka masalah tersebut akan lebih mudah diatasi.


“Tentu, tapi aku mau kalian sumbang suara pada proposal Kelvin nanti." Erwin akhirnya memberitahu tujuannya yang sebenarnya.


Setelah ketiganya mendengar kondisi ini, mereka sedikit terkejut dan ragu untuk mengatakannya.


"Tuan Muda, votingnya sudah mau dimulai, kalau kami beralih memilih Kelvin, itu sama saja dengan memusuhi keluarga Lewis, saya khawatir keluarga Lewis akan balas dendam setelah ini!" Dino mengungkapkan kekhawatiran mereka.

__ADS_1


"Setelah kejadian ini berakhir, keluarga Lewis akan diserang bersamaan oleh High Build Group dan keluarga Zibrano, apa yang kalian takutkan pada keluarga Lewis? Tanpa mereka, bukannya kesempatan kalian untuk memperluas pasar akan semakin besar?" Kata Erwin sambil tersenyum.


Begitu suara itu keluar, mereka bertiga menarik napas dalam. Sepertinya keluarga Lewis ini telah menyinggung Tuan muda Konsorsium Maroko! Ternyata Tuan Muda ini sudah diam-diam menyatukan High Build Group dan keluarga Zibrano untuk menghadapi Keluarga Lewis, kalau mereka masih tak setuju saat ini, takutnya mereka juga akan berakhir diserang seperti keluarga Lewis!


"Kalau begitu sesuai perintah Tuan Muda!"


Mereka bertiga tak berani ragu lagi, dan hampir setuju secara bersamaan.


"Bagus, kalian harus rahasiakan semua ini, begitu juga dengan pertemuan denganku."


Setelah mereka bertiga pergi, Erwin mengganti kembali ke pakaian santainya lagi, melepas topeng putih, dan menarik napas dalam.


"Pakai topeng beneran gak nyaman kali.!"


Erwin sedikit emosional, setelah selesai ganti pakaian, dia berjalan keluar dari ruang pertemuan VIP dan langsung menuju ruang pertemuan.


Saat ini, anggota aliansi bisnis di ruang pertemuan sedang mendiskusikan dua proposal! Satunya adalah proposal keluarga Lewis untuk mengeluarkan Kelvin, Hotel Aleds, dan lainnya, sedangkan yang satunya lagi adalah proposal Kelvin untuk mengeluarkan keluarga Lewis. Untuk memenangkan proposal masing-masing, kedua belah pihak sedang bersaing dengan kontak dan koneksi mereka masing-masing.


Namun, Kelvin sadar kalau mereka berempat sama sekali bukan saingan dari dua keluarga kelas atas, dan berada dalam posisi yang sangat dirugikan.


“Jangan khawatir, Erwin mungkin lagi hubungi orangnya untuk bala bantuan kita.” Lucas adalah yang paling tenang dari keempatnya. Alasan pertama, karena dia percaya pada Erwin, dan yang kedua, karena dia hanya memiliki dua hotel di selatan kota, jadi walaupun dikeluarkan dari aliansi bisnis selatan kota, kerugiannya tidak besar.


“Dia itu hanya anak miskin pedesaan, memangnya mau cari bantu sama siapa?” Kakek Lina, Harry sedikit cemas sekarang, berpikir dirinya kemungkinan besar akan dikeluarkan dari aliansi bisnis, dia jadi sangat menyesal memiliki hubungan dengan Erwin.


Mary, Lina, dua bibi dan sepupunya juga ada di sana, untuk membantu kakek Lina, para wanita ini juga meluncurkan kekuatan koneksi untuk mengumpulkan suara, tetapi efeknya tidak berpengaruh banyak.


"Bocah miskin sialan ini, ngapain dia singgung keluarga Lewis? Liatlah sekarang, kita semua juga ikut terjerat." Mary jadi semakin marah, kemudian memperingatkan Lina di sebelahnya.


"Lina, kalau perusahaan Ayahmu dan perusahaan Kakekmu dikeluarkan dari Aliansi Bisnis selatan kota, saat itu juga kamu harus putus dengan Erwin itu, paham?"


“Gak mau!” Lina tidak ingin berpisah dengan Erwin.

__ADS_1


"Kamu itu bodoh ya? Kalau masih bersamanya, yang kena sial nanti pasti kamu! Liat apa yang dia lakukan pada keluarga kita? "Mary benar-benar frustrasi, karena Erwin ini benar-benar membuat keluarga diambang kehancuran.


Bibi Lina di sebelahnya juga bantu bujuk,


"Lina, lebih baik cepat tinggalkan aja anak miskin pedesaan itu, liat saja dia sudah begitu merugikan keluarga kita, kita juga tak tau apakah bisnis Kakekmu masih bisa berlanjut setelah dikeluarkan."


Para orang terdekatnya ini terus menjelek-jelekan Erwin, dan menganggap Erwin seperti seorang pembawa sial, jadi Lina sangat sedih, sampai-sampai air matanya hampir mengalir keluar, untungnya ada Lucas yang melindunginya.


“Apaan sih kalian ini? Masalah aja belum selesai, tapi orang sendiri udah mulai berdebat, memangnya untuk apa ribut-ribut? Diam kalian semua!” Lucas marah besar.


Semua orang terdiam untuk saat ini, setelah beberapa saat hening, Erwin akhirnya menemukan mereka dari kerumunan.


"Tuan Erwin, kamu akhirnya datang juga, votingnya bentar lagi akan mulai, tapi situasinya sangat tidak menguntungkan bagi kita sekarang! Apa yang harus kita lakukan?" Kelvin adalah yang pertama menghampirimu Erwin dan bertanya dengan ekspresi penuh cemas.


Karena dia itu sudah susah payah dan membutuhkan banyak upaya untuk menjadi salah satu dari lima pemimpin, kalau dia dikeluarkan dari aliansi bisnis hari ini, itu akan jadi kerugian terbesarnya.


Ketika Harry melihat Erwin datang, dia mendengus dingin lalu berbalik dan berjalan pergi, karena bisnisnya benar-benar sangat dirugikan kali ini.


Melihat semangat mereka begitu anjlok, Erwin mulai menghibur mereka,


"Semuanya, jangan khawatir, aku sudah hubungi bantuan, dan semuanya sudah siap, jadi pemungutan suara kali ini tak akan ada masalah."


Erwin ingin memberi mereka kabar baik untuk meningkatkan semangat mereka, tapi Mary tak memberinya muka sama sekali.


"Erwin, kamu akhirnya datang juga, tante bakal kasih tau kata-kata jelek dulu, kalau kami dikeluarkan dari Aliansi Bisnis selatan kota kali ini, hubunganmu dengan Lina juga tak perlu berlanjut lagi."


Mary benar-benar sudah takut pada Erwin, kalau masih mengizinkannya untuk bersama Lina lagi, sepertinya putrinya pasti akan kena sial kedepannya.


Erwin mengerutkan kening, karena tak nyangka Mary dan yang lainnya sudah mulai membencinya. Tampaknya balas dendam keluarga Lewis benar-benar kejam. Untungnya, dia sudah ada persiapan, dan hanya menunggu kekalahan dari keluarga Lewis!


Namun, Fauzan yang berada tidak jauh sudah menyaksikan semua adegan ini, melihat Erwin dibenci oleh orang-orang disekitarnya, dia senyum puas di mulutnya, tak bisa menahan diri dan berjalan ke sana untuk memprovokasi Erwin,

__ADS_1


"Anak miskin, udah tau seberapa hebatnya keluarga Lewis kami, kan? Jangan khawatir, ini baru permulaan, masih ada tontonan bagus yang sedang menunggu nanti, aku akan membuatmu menyesal karena sudah hidup!"


“Jangan senang dulu, sebelum sampai menit terakhir, hasilnya masih belum tau, gimana kalau keluarga Lewismu yang dikeluarkan?” Erwin berkata dengan sedikit senyum di sudut mulutnya.


__ADS_2