Rupanya Aku Anak Orang Kaya

Rupanya Aku Anak Orang Kaya
Bab 196 Serangan Balik


__ADS_3

Di hotel terbesar pusat kota, Steve mengadakan perjamuan mewah untuk Frendy, Fiki dan Drake, orang-orang ini adalah pemimpin Aliansi Bisnis Bandung, terutama Drake, putra tertua dari Keluarga Baxter yang memiliki status terhormat.


Selain beberapa orang ini, ada juga Drake, jadi totalnya lima orang.


"Rekan sekalian, asistenku baru saja melapor, 18 perusahaan sudah mengambil inisiatif untuk bergabung dengan Aliansi Bisnis Bandung kita pagi tadi. Jadi Aliansi Bisnis Bandung kita ini sekarang sudah menduduki lebih dari 60% total bisnis di kota Bandung, aku percaya jumlahnya akan terus meningkat.”


Steve mengangkat gelas anggur dan mengumumkan hasilnya dengan wajah bahagia, persaingan ini berjalan lancar! Dalam satu tindakan, kejayaan High Build Group berhasil ditekan, dia merasa lega sekaligus puas, masalah akhir-akhir ini akhirnya berhasil ditangani.


"Damon dari High Build Group itu sepertinya akan kewalahan dan runtuh kali ini, banyak mantan mitra mereka sekarang sudah beralih ke pihak kita, tak lama kemudian tidak ada lagi yang akan bekerja sama dengan High Build Group, dan cepat atau lambat High Build Group tinggal nunggu kebangkrutan! Hahaha~”


Fiki Davis juga berdiri sambil tertawa terbahak-bahak, keluarga Davis baru saja menjalin hubungan lewat pernikahan dengan keluarga Ragnarson, dan mereka bersama-sama mendirikan Aliansi Bisnis Bandung, tentu ini adalah dua hal yang sangat menggembirakan, karena karir Keluarga Davis akan meningkat pesat.


"Semua berkat Earson, Tuan muda Earson kita sangat pintar! Dengan menargetkan mitra bisnis High Build Group selama acara pernikahan, yang membuat Damon kewalahan, kurasa Damon pasti sedang sibuk sekarang, hahahaha." Frendy juga tertawa lepas, begitu High Build Group bangkrut, maka dia dapat membeli kembali saham Laws Group dari tangan High Build Group dengan harga yang sangat rendah, dengan begitu dia tidak perlu khawatir akan dikendalikan oleh High Build Group lagi.


"Aku hanya mengusulkan sedikit ide yang masuk akal, ini berkat Tuan muda Drake, kuncinya terletak pada kekuasaannya, kalau tidak, pasti akan mustahil untuk mencapai semua ini dengan sangat lancar." Earson bersikap rendah hati dan mendorong semua jasa ini untuk diklaim Drake, lagipula keluarga Baxter ini sangat besar dan terkenal di seluruh Indonesia, sedangkan Keluarga Ragnarson mereka hanya terkenal di Kota Bandung saja, jadi mana mungkin tidak menyanjung Drake.


"Ini semua karena usaha bersama dari semua orang di sini, hasil yang sebaik ini dicapai oleh kita semua, ayo angkat gelasnya dan rayakan bersama." Drake juga tidak berani memuji dirinya sendiri, pada saat yang sama menunjukkan sedikit kepercayaan diri dan ketenangan di matanya.


Mereka mengobrol dengan sangat gembira dan tampak sangat senang.


Di kantor CEO High Build Group, berjalan bolak-balik dalam ruangan kantor, mengalami kerugian besar karena rencana licik Keluarga Ragnarson, yang membuat High Build Group jatuh ke dalam krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya.


Setengah dari mitra High Build Group tidak lagi bekerja sama dan beralih ke Aliansi Bisnis Bandung, yang menyebabkan kerugian besar bagi High Build Group.


Namun, hal yang lebih buruk masih di belakang, seorang manajer profesional yang bertanggung jawab atas industri real estat bergegas masuk untuk melapor kepada Damon dengan panik.


"Tuan Damon, Tuan Damon, lebih dari separuh pemasok bahan bangunan yang bekerja sama dengan perusahaan real estat kita sudah beralih ke Aliansi Bisnis Bandung, kita mulai kekurangan bahan bangunan untuk konstruksi sekarang."


Begitu kata-kata itu keluar, beberapa manajer profesional yang merupakan eksekutif senior dari berbagai bidang industri juga masuk ke kantor CEO sambil memasang wajah yang panik.

__ADS_1


"Tuan Damon, lebih dari separuh pemasok department store kita telah berhenti memasok barang, apa yang harus kita lakukan?"


"Tuan Damon, banyak mitra industri perhotelan juga membatalkan kerja sama dengan kita, terutama perusahaan turis, lebih dari setengah pemesanan telah beralih ke hotel Aliansi Bisnis Bandung!"


...


Di dalam kantor CEO, semakin banyak manajer dan eksekutif profesional yang berdatangan, setiap berita yang masuk adalah berita buruk.


“Baiklah, kalian keluar dulu,” kata Damon sambil menahan amarahnya.


Keluarga Ragnarson, Keluarga Davis, dan keluarga Lawrence berani sekali bekerja sama untuk melawannya, bahkan manfaatkan acara pernikahan untuk menyerangnya, yang membuat Damon sangat marah, Damon sudah berbisnis di Kota Bandung selama lebih dari 30 tahun, dan ini adalah pertama kalinya dicelakai seperti ini! Ini tidak ada bedanya dengan memaksa High Build Group ke jurang kehancuran.


"Kenapa masih diam saja? Ucapanku sudah tak berpengaruh ya?” Melihat para eksekutif dan manajer profesional yang masih diam di tempat, Damon tak bisa menahan diri dan berteriak keras.


Melihat Damon marah besar, mereka tidak berani tinggal lebih lama lagi dan buru-buru keluar dari kantor CEO dengan penuh ketakutan!


Tepat ketika Damon sedang bingung, ketukan di pintu kantor CEO terdengar lagi.


“Bukannya sudah kubilang jangan ganggu aku? Keluar semuanya!” Damon berteriak dengan kesal tanpa melihat ke belakang terlebih dulu.


Namun, pintu kantor CEO tiba-tiba terbuka, dan suara yang familiar terdengar.


“Damon, ini hanya masalah kecil tapi kau sudah sepanik ini? Gimana mau hadapi rintangan yang lebih besar denganku kedepannya?” Erwin masuk dengan ekspresi tenang.


Ketika mendengar suara Erwin, Damon buru-buru berbalik, dan begitu memastikan itu adalah Erwin, dia tiba-tiba bersikap hormat.


“Tuan muda, kenapa ke sini?” Saat berbicara, Damon dengan cepat mengunci pintu kantor CEO untuk mencegah siapapun masuk.


“High Build Group sedang menghadapi krisis yang cukup besar kali ini, aku khawatir kau tak bisa tangani sendirian." Erwin duduk di sofa kantor dengan santai.

__ADS_1


Sebenarnya, semua krisis High Build Group ini disebabkan oleh Erwin, tapi Damon tidak tahu dan menjadi kambing hitam, bahkan sampai ikut dibawa ke ambang kehancuran bersama High Build Group.


"Tuan Muda, ketiga keluarga raksasa ini tiba-tiba nyerang aku seperti ini memang sedikit di luar dugaan, tapi aku juga bukan sosok yang mudah dikalahkan, hanya saja tiba-tiba muncul Keluarga Baxter dari ibu kota ini yang membuatku kesulitan."


Sambil berbicara, Damon menuangkan secangkir teh untuk Erwin, meletakkan teh tersebut di depannya, dan melanjutkan, "Keluarga Ragnarson, Davis, dan Lawrence ini tak pernah kukhawatirkan sama sekali, cukup muda ditangani, tapi kuncinya adalah Keluarga Baxter dari ibu kota ini, yang kekuasaan dan industrinya tersebar di seluruh Indonesia, dan jauh lebih kuat dari High Build Group kita, jadi aku benar-benar tidak berdaya."


"Tak perlu khawatirkan keluarga Baxter, aku justru mau manfaatkan kesempatan ini untuk bentuk aliansi lingkaran bisnis milik kita sendiri untuk bersaing secara langsung dengan aliansi bisnis mereka." Erwin berkata dengan senyum tipis, dia ingin sekaligus mengalahkan Aliansi Bisnis Bandung disatukan oleh keluarga-keluarga raksasa.


“Bentuk aliansi bisnis baru untuk bersaing langsung dengan mereka?” Damon mengerutkan kening, mempertimbangkan kemungkinan dan kelayakan ide ini!


“Iya, bagaimana hubunganmu dengan walikota?” Erwin tiba-tiba berkata setelah menyesap teh.


“Hubunganku cukup baik dengan walikota, tuan muda mau…??” Damon sepertinya sudah menebak apa yang dipikirkan Erwin.


"Aku mau adakan sebuah resepsi atas nama walikota di Klub Keuangan Jade selatan kota, dan mengumumkan pada publik bahwa Tuan Muda Smith dari Industri Smith akan hadir." Erwin tersenyum, karena ucapannya ini me bandung tiga pengaruh besar sekaligus.


Yang pertama adalah walikota, yang mewakili otoritas tertinggi di Kota Bandung, yang kedua adalah Klub Keuangan Jade, yang mewakili sebagian besar keuangan Kota Bandung, dan yang terakhir adalah Tuan Muda dari industri Smith, yang mewakili tujuan resepsi ini untuk pembentukan aliansi lingkaran bisnis baru.


Selain itu, aset High Build Group sendiri juga merupakan sebuah kekuatan besar, terutama hak pembukaan pasar utara Kota yang berada di tangan Damon.


Dengan keunggulan di atas, itu sepenuhnya melampaui keuntungan yang bisa diberikan oleh Aliansi Bisnis Bandung yang dibentuk Keluarga Ragnarson dan Keluarga Davis.


“Tuan Muda bermaksud untuk mengungkapkan identitas sendiri untuk membalikkan keadaan?” Damon merasa sedikit bersemangat begitu memikirkan hal ini, jika tuan muda turun tangan, maka itu berarti bergabungnya perwakilan industri keluarga Smith, kekuasaan dan industri keluarga Smith di negara ini jelas jauh lebih kuat dari keluarga Baxter, jadi sepenuhnya bisa menekan keluarga Baxter.


“Iya, aku akan turun tangan tapi pakai topeng.” Erwin tak ingin beneran menunjukkan wajahnya, hanya sebatas memanfaatkan identitas pewaris keluarga Smith untuk menekan kesombongan Keluarga Baxter.


Kalau tidak, sepertinya memang tidak ada seorangpun di Kota Bandung yang mampu melawan status Drake sebagai putra tertua Keluarga Baxter dari ibu kota.


"Baik, aku akan melaksanakan tugas sebaik mungkin, sedangkan untuk walikota, akan aku undang dan bujuk secara pribadi." Damon merasa bersemangat, jangan harap bisa mengalahkannya hanya dengan beberapa badut seperti Keluarga Ragnarson dan Keluarga Davis.

__ADS_1


__ADS_2