Rupanya Aku Anak Orang Kaya

Rupanya Aku Anak Orang Kaya
Bab 267 Jocelyn Terlalu Populer


__ADS_3

Di bawah tekanan Erwin, Carel akhirnya menyerah dan setuju, tetapi sekaligus kebencian yang mendalam ikut tertanam di dalam hatinya, dan bertekad untuk membalas dendam jika ada kesempatan.


"Bagus, bagus." Erwin cukup puas dengan sikap Carel dan segera mengirim pesan kepada Damon, memintanya untuk mengirim kontrak transfer saham Perusahaan Merek Disya ke lokasi South Dragon Bay sekarang juga.


Setelah menyelesaikan semua ini, Erwin duduk dan menunggu orang yang mengantar kontrak sambil menonton syuting Jocelyn.


Pada sisi lain, Carel tetap berada di dekat Erwin dengan gigi terkatup, tidak berani bergerak sama sekali, dan merasa kesakitan walau hanya sedikit mengerakkan tangannya.


Yang diiklankan Jocelyn adalah krim pelembab, produk semacam ini sangat perlu mengambil foto di luar ruangan, dan kebetulan South Dragon Bay sangat cocok karena memiliki pemandangan yang indah.


Namun, popularitas Jocelyn sangat meroket baru-baru ini, jadi begitu dia melepas kacamata hitam dan maskernya, perhatian para turis yang lewat langsung mengarah kepadanya dan mengepungnya dengan penuh semangat.


"Lihat! Itu Jocelyn, 'kan?"


"Sepertinya iya, cantik sekali."


"Apa dia sedang syuting iklan? Nanti akan kuminta tanda tangannya!"


...


Orang-orang mulai berkumpul, Erwin mengerutkan kening karena akan merepotkan jika ada orang Keluarga Gibson yang menyamar di antara kerumunan ini! Sehingga Erwin berteriak keras kepada Ametta yang tidak jauh darinya.


"Kak Ametta, sini bantu awasi Carel, biar aku lindungi Jocelyn."


Ametta mengerutkan kening karena tidak suka disuruh-suruh, tetapi tetap melakukannya sesuai perintah Erwin karena dia sendiri juga tidak bisa menangani turis sebanyak ini sendirian, dan dia juga tidak percaya Erwin bisa.


“Memangnya kamu bisa tangani orang sebanyak ini?” kata Ametta dengan marah.


"Aku punya caraku sendiri, sini awasi Carel, jangan biarkan dia kabur." Setelah mengatakan itu, Erwin langsung berjalan menuju Jocelyn. Sebagai pengawal pribadi Jocelyn, ini adalah saat-saat Erwin dibutuhkan.


“Aku justru mau lihat apa yang akan kamu lakukan." Ametta hanya bisa mencibir, tetapi masih khawatir Jocelyn akan dikepung oleh para turis agresif yang ingin minta tanda tangan dan foto bersama, hingga para turis bersikap berlebihan dan menerobos masuk melewati batasan, itu adalah peristiwa yang sering dia jumpai.


Erwin juga mengkhawatirkan situasi ini, meski ada penjagaan di sekitar lokasi syuting, tetapi tidak ada jaminan penggemar tidak akan menggila dan melewati batasan.


Untungnya, South Dragon Bay adalah properti milik Keluarga Caspian, yang tentu saja berarti milik Keluarga Smith.


Erwin tidak mungkin bisa menangani orang sebanyak itu sendirian, jadi dia segera menelepon Darius dan memintanya untuk menggerakkan semua satpam yang menganggur di South Dragon Bay untuk melindungi kelancaran syuting iklan Jocelyn.

__ADS_1


Setelah melakukan semua ini, Erwin langsung menghampiri sisi Jocelyn, dan siap melindunginya kapan saja.


"Erwin, di sini semakin ramai, apa kita tidak pulang saja dulu?" kata Jocelyn dengan cemas karena pernah melihat adegan seperti ini sebelumnya. Banyak penggemar yang terlalu fanatik melewati garis batas sampai mulai mengepung, dan pada saat itu akan semakin sulit untuk keluar.


Jika ada orang-orang dari Keluarga Gibson yang menyamar di sini, situasinya akan menjadi lebih buruk lagi.


"Tidak apa-apa, jangan khawatir selama ada aku di sini," hibur Erwin, kemudian segera meminta sutradara untuk lanjut syuting, dan serahkan saja masalah keamanan kepadanya.


Sutradara juga tahu syuting ini tidak boleh ditunda lagi, jadi buru-buru mengumpulkan kru untuk lanjut syuting.


Semakin banyak turis di sekitar yang datang saat mendengar kabar tersebut, sehingga garis batas sampai dilapisi tiga kali, dalam kondisi yang padat ini, resiko diterobos sangat tinggi.


Tepat ketika Ametta khawatir tentang itu, para satpam yang dikirim oleh Darius sudah bergegas datang dengan jumlah yang hampir mencapai seratus orang, mereka menghadang para turis dan penggemar untuk tetap teratur di luar.


Fotografer di tempat, termasuk Ametta dan Jocelyn, sama-sama tercengang dengan kedatangan para satpam yang tiba-tiba ini.


“Siapa yang panggil para satpam South Dragon Bay ini?” Ametta dengan cepat tahu bahwa itu adalah satpam di South Dragon Bay dari seragamnya, tetapi masih bingung dengan siapa yang menggerakkan para satpam ini.


"Tidak mungkin Erwin miskin itu, 'kan? Mana mungkin Erwin itu mampu!"


Ametta menatap Erwin yang tidak jauh, dan dengan cepat mulai menebak.


"Baik, segera!" Sutradara juga seorang profesional, jadi segera melakukan pekerjaan secepat mungkin.


Satu jam kemudian, dengan kerja keras para staf.


Jocelyn menyelesaikan semua syuting komersial, lalu mengenakan kembali masker beserta kacamata hitam lagi, dan hendak pergi, dia juga pusing saat melihat turis dan penggemar yang sebanyak itu.


"Erwin, apa yang harus kita lakukan sekarang? Sepertinya kita sudah dikepung dan tidak bisa keluar lagi."


"Tenang saja, akan kutunjukkan sesuatu yang seru." Erwin melirik tikungan sungai di depan, jika jalur darat tidak bisa dilalui, maka lebih baik mengambil jalur air. Permukaan airnya tikungan sungai di South Dragon Bay ini cukup luas, jadi cukup cari perahu motor saja.


"Sesuatu yang seru?" Jocelyn tampak bingung, dan tidak mengerti apa yang dikatakan Erwin.


"Kamu akan tahu nanti, tetapi aku mau ambil barang dulu sebentar." Erwin tersenyum, kemudian berjalan menuju Carel karena utusan Damon yang membawa kontrak sudah datang.


Erwin yang menerima kontrak, langsung menyerahkannya kepada Carel dan berkata dengan tenang.

__ADS_1


"Tanda tangan!"


"Apa ini? Tanda tangan gimana? Tanganku bahkan tidak bisa bergerak." Carel masih ingin menyangkal.


"Bukannya sudah kubilang? Kau tidak akan jadi pemegang saham Perusahaan Merek Disya lagi, sekarang kata-kataku itu sudah terjawab, 'kan? Kalau hanya masalah tanganmu, itu mudah, " kata Erwin dan memutar persendian tangan Carel hingga kembali ke posisi semula lagi.


Carel yang merasa kesakitan, melolong sekali lagi.


"Cepat tanda tangan, atau kupatahkan tanganmu!" Erwin tidak bisa menahan diri dan mengancam lagi.


Menghadapi dominasi dari Erwin, Carel merasa sedikit putus asa, dan segera menandatangani perjanjian transfer saham dengan ekspresi terhina.


"Bagus, anak pintar, kau sudah boleh pergi, tetapi jangan coba-coba mendekati Jocelyn lagi ke depannya, jika tidak, konsekuensinya bukan hanya sekedar pergeseran sendi tangan, akan kulumpuhkan kejantananmu juga," kata Erwin dengan dingin.


"Oke, akan kuingat," kata Carel sambil menggertakkan giginya, mustahil tidak membalas dendam ini, dia tidak pernah mengalami penghinaan dan rasa malu seperti ini sejak kecil, tetapi saat ini dia jelas tidak bisa mengalahkan Erwin, jadi terpaksa hanya bisa menahan amarah dulu untuk sementara ini.


Carel berdiri, dan langsung melarikan diri ke dalam kerumunan!


Setelah menerima kontrak tersebut, Erwin menyimpan kembali dan merasa sangat puas.


Tak lama kemudian, dia menelepon Darius dan menyuruhnya untuk mengirim sebuah perahu motor untuk menjemputnya pergi dari South Dragon Bay.


Setelah melakukan semua ini, Erwin dan Ametta kembali ke sisi Jocelyn, kedua wanita ini tampak tak berdaya saat melihat banyaknya kerumunan, terkadang menjadi terlalu populer juga bukanlah suatu hal yang baik.


"Gimana cara kita keluar? Kerumunannya sudah besar sekali, dan belum termasuk yang baru datang, ini bahkan lebih ramai dari yang sebelumnya." Ametta tampak tak berdaya.


"Sebentar lagi, kita akan pergi nanti," kata Erwin dengan datar.


"Jangan membual lagi, bagaimana kita bisa keluar melewati kerumunan ini? Kecuali minta satpam buka jalan untuk kita," kata Ametta dengan marah.


Erwin bukannya tidak pernah terpikir untuk buka jalan dengan bantuan para satpam, tetapi dia khawatir ada orang dari Keluarga Gibson yang sedang menyamar di antara kerumunan, dan beraksi begitu Jocelyn berjalan melewatinya.


"Tak perlu, aku punya cara yang lebih cepat dan seru," kata Erwin dengan mulut terangkat.


"Pergi dengan cara yang seru dan cepat? Aku justru mau lihat apa yang akan kamu lakukan. "Ametta berpikir bahwa Erwin hanya sedang menyombongkan diri.


Namun, sebuah perahu motor yang cukup mewah terparkir di atas air di depan mereka, ini adalah perahu motor paling mewah yang ada di South Dragon Bay, dan cukup untuk menampung mereka bertiga.

__ADS_1


"Ayo naik, kita lewat jalur air yang jelas lebih cepat dan seru," kata Erwin sambil tersenyum tipis.


Sedangkan Ametta tercengang dengan Erwin yang bisa mengirim sebuah perahu motor ke sini.


__ADS_2