Rupanya Aku Anak Orang Kaya

Rupanya Aku Anak Orang Kaya
Bab 204 Menangkap Kunci Masalah


__ADS_3

Lucius ini adalah orang terkuat yang pernah ditemui Erwin selama ini! Dalam pertarungan satu lawan satu, kemungkinan besar Lisa bukan lawannya, tapi untungnya, ada Sharon, kalau tidak Erwin pasti tamat kali ini.


Teknik utama Sharon adalah pencak silat, dan kemampuannya lebih kuat dari Lisa, tinju Sharon yang menyerang Lucius bahkan menimbulkan suara angin yang samar.


Teknik Wing Chun Lucius juga tidak kalah kuat, kekuatan jarak dekat teknik Wing Chun dapat dikerahkan sepenuhnya oleh Lucius.


Keduanya berhadapan secara langsung, serangan demi serangan, dan tangkisan demi tangkisan, sampai sekarang masih belum ada yang unggul satu sama lain.


"Sharon ternyata kuat sekali, untungnya Lisa bawa abang seperguruan ini ke sini, kalau tidak, masalah ini akan di luar kendali." Erwin diam-diam kagum, dan Drake di sana juga diam-diam terkejut, karena orang-orang yang mengikuti Erwin tidak lemah sama sekali.


"Siapa sebenarnya orang ini? Kenapa pengawalnya bisa sekuat itu?!"


Saat Sharon sedang berurusan dengan Lucius, Leona dan Lisa juga tidak tinggal diam dan bertarung dengan para personel keamanan, meskipun hanya ada dua orang, tapi tidak merasa tertekan sama sekali saat berurusan dengan lusinan personel keamanan yang tersisa.


Erwin yang sadar tidak berhubungan dengan kedua pertempuran itu, jadi dia menatap Drake di sisi yang berlawanan.


"Intinya adalah menangkap kunci masalah, akan kutangkap kau." Erwin mengangkat sudut mulut dan bergegas menuju Drake, Drake sekarang masih menonton pertarungan Lucius dan tidak menyangka Erwin akan seberani itu.


"Drake, sini kau!" Erwin mengayunkan tinju ke arah Drake.


Saat Drake baru bereaksi, tinju itu sudah sangat dekat, dan tidak sempat untuk dihindari lagi, terlebih lagi Drake sendiri tidak terlatih, jadi setelah menerima pukulan itu  Drake jatuh dan berguling beberapa kali di tanah.


"Berani sekali kau pukul aku! kubunuh kau!" Drake marah besar, bangkit dari tanah dan mengeluarkan sebuah belati dingin dari pinggang untuk menusuk Erwin.


"Mau bunuh aku hanya dengan itu? Jangan harap!" Erwin menemukan celah dan menendang jatuh belati yang digenggam Drake, Drake langsung terkejut karena Erwin ini ternyata bisa beladiri, itu membuatnya berbalik dan hendak kabur.


"Lucius, selamatkan aku!" teriak Drake sambil lari dengan ekspresi panik.


Erwin tentu tidak akan memberinya kesempatan, setelah memungut belati yang jatuh tadi, dia langsung mengejar Drake.


Lucius yang melihat Drake dikejar seperti itu langsung cemas, karena Earson ini adalah tuan muda tertua dari keluarga Baxter, jadi tentu tidak boleh terluka.

__ADS_1


Setelah dengan paksa memukul mundur Sharon, Lucius langsung berbalik dan bergegas menuju Erwin, tapi Sharon tidak memberinya kesempatan untuk mengejar Erwin, jadi meraih tangan Lucius dan menariknya kembali ke dalam pertarungan.


"Tak ada yang akan menolongmu." Erwin sangat senang melihat Lucius berulang kali dihadang oleh Sharon, dan Erwin merasa lega karena para personel keamanan juga dikalahkan oleh Leona dan Lisa.


Wajah Drake semakin pucat, dan merasa pengepungan ini bukan untuk membunuh Erwin, melainkan cari mati, ini membuatnya diam-diam menyesal karena tidak memeriksa kekuatan Erwin terlebih dahulu sebelum bertindak, Drake tidak akan buru-buru mengambil tindakan seperti ini jika tahu Erwin masih ada dua master bela diri lainnya.


Drake berusaha lari menuju mobil mewahnya sekuat tenaga, berpikir untuk melarikan diri dengan mobil, tapi Erwin jauh lebih cepat darinya, jadi saat Drake berhasil menyentuh mobil dan hendak membuka pintu mobil, Erwin langsung menendangnya tanpa pikir panjang.


Drake ditendang hingga jatuh dan jungkir balik, penampilannya sangat menyedihkan, Drake saat ini sangat gugup dan ketakutan, karena tidak menyangka menghadapi Erwin akan sesulit ini.


"Erwin, aku mengaku kalah, ambil saja aset yang kau tipu dari adikku, aku tak akan mencari masalah denganmu lagi kedepannya." Drake mulai memohon belas kasihan.


"Seorang putra tertua keluarga Baxter dari ibukota memohon belas kasihan padaku? Sungguh mengecewakan sekali." Mata Erwin menjadi dingin, dia berjalan mendekat dan menginjak paha Drake hingga suara tulang retak terdengar!


Drake yang kesakitan menjerit berulang kali, sampai-sampai dahinya penuh keringat.


"Sakit, sakit, Erwin, selama kau melepaskanku, aku bisa bocorkan sebuah rahasia, rahasia tentang keluarga Ragnarson yang akan menyergap Damon." Pada saat kritis seperti ini, Drake terpaksa berkhianat untuk menyelamatkan diri sendiri.


"Cepat jelaskan, atau kakinya yang satunya lagi kupatahkan!"


“Janji dulu, kalau aku beritahu kau harus melepaskanku!” Drake tersentak dan memohon, ini adalah pertama kalinya dia berada dalam situasi tragis seperti ini.


"Aku akan melepaskanmu kalau jawabanmu memuaskan." Erwin mengangkat sudut mulutnya.


"Steve dan Earson saat ini seharusnya sudah membawa 500 orang untuk menyergap satu-satunya jalan yang akan dilewati Damon untuk pulang, dan Damon akan disergap dipertengahan jalan begitu pulang nanti," kata Drake sambil menggertakkan gigi, saat ini dia hanya memikirkan keamanan dirinya sendiri.


“Sepertinya keluarga Ragnarson tidak main-main lagi, karena tidak bisa menang bersaing secara terang-terangan, sekarang mereka lewat jalur gelap!” Erwin berkata dengan penuh aura membunuh.


Tak lama kemudian, Erwin meraih Earson dan menyeretnya ke arah Lisa dan yang lainnya, Drake masih enggan dan berjuang keras untuk melepaskan diri sambil berteriak,


"Erwin, kau mau bawa aku ke mana? Bukannya sudah sepakat akan melepaskanku kalau aku beritahu?!"

__ADS_1


“Berhenti bicara omong kosong, aku masih belum tahu kebenaran dari ucapanmu!" kata Erwin dan meninju pelipis Drake hingga jatuh pingsan, kemudian menggendong Drake ke arah Lisa dan yang lainnya.


Pada saat yang sama, dia mengeluarkan ponsel dan menelepon Damon, tapi panggilan menunjukkan nomor yang dituju sedang tidak aktif, yang membuat Erwin sangat gugup.


"Sepertinya Damon beneran dalam bahaya."


Memikirkan hal ini, Erwin bergegas kembali ke area pertarungan tadi, Lisa dan Leona sudah mengalahkan para personel keamanan, sementara Sharon dan Lucius masih berlanjut, dapat dilihat bahwa kekuatan keduanya sepertinya sebanding, dan pertarungan akan sia-sia jika terus berlanjut.


"Berhenti!" teriak Erwin, karena Erwin sedang terburu-buru untuk mencari Damon, jadi tidak bisa membuang waktu di sini!


Leona dan Lisa awalnya hendak membantu Sharon, tapi setelah mendengar teriakan keras Erwin, gerakan mereka tiba-tiba berhenti, begitu juga dengan Sharon.


"Pulanglah Kalau tak mau Drake terluka!” Melihat Lucius masih ingin bertarung, Erwin mengancam dengan Drake yang ada pundaknya sebagai sandera.


Ternyata mempan, Lucius langsung kehilangan emosi saat melihat Tuan Muda yang harus dilindungimya telah disandera.


“Lepaskan Tuan Muda, atau aku pastikan kau akan mati di tanganku!" Teriak Lucius, melindungi Drake adalah tanggung jawabnya, reputasinya akan hancur kalau  sesuatu terjadi pada Drake, dan tidak akan ada yang mau mempekerjakannya lagi bahkan seluruh perguruannya akan dipandang rendah.


“Jika mau Tuan Mudamu selamat, jangan ikuti kami, atau kubunuh dia dengan belati ini!” Erwin mengeluarkan belati dan menggoyangkannya di dekat leher Drake, itu langsung membuat Lucius takut, karena dia tidak akan mampu menanggung resikonya.


Keluarga Baxter di ibukota ini berpengaruh besar, jika tuan muda tertua dari keluarga Baxter ini mati di bawah perlindungannya, maka tamat sudah riwayat Lucius, bahkan seluruh perguruan Lucius akan terlibat juga.


“Baiklah, tenangkan dirimu dulu.” Lucius hanya bisa setuju pada Erwin.


"Cepat masuk mobil dan awasi orang ini, orang ini akan sangat berguna nanti." Erwin menyerahkan Drake yang ada di pundaknya kepada Sharon, kemudian menyuruh mereka semua masuk mobil.


Setelah menginjak pedal gas, mobil melaju pergi dengan cepat, Erwin mengendarai mobil langsung menuju kediaman Damon di timur kota.


Jika sesuatu terjadi pada Damon, maka Aliansi Bisnis Dagang Erlin dan High Build Group akan goyah, pada saat yang sama juga akan berdampak besar pada perkembangan masa depan bisnis milik Erwin, jadi Damon ini harus diselamatkan apa pun yang terjadi.


__ADS_1



__ADS_2