
Para bos bisnis di ruang tamu sudah tidak sabar menunggu kedatangan Tuan Muda kelas atas, begitu juga dengan para gadis yang berdiri di dekat panggung.
Sedangkan Earson justru ingin lihat apa yang akan dilakukan Damon, dan berencana untuk membongkar kebohongannya.
Tak lama kemudian, Erwin berjalan keluar dari koridor di belakang panggung dengan bergaya dan penuh kemewahan, beberapa penjaga keamanan membuka jalan untuknya sambil diikuti ketiga tokoh penting Di Bandung yaitu Damon, Andy dan Oswin.
Kemunculan keempat orang ini menarik perhatian semua orang yang hadir.
"Lihat, itu Tuan Damon, Tuan Andy dan wali kota."
"Di mana Tuan Muda Smith itu? Yang mana?"
“Jangan-jangan pria di depan dengan topeng putih itu Tuan Muda Smith?” Suara terdengar dari kerumunan.
Tiba-tiba mata semua orang terfokus pada Erwin.
“Woah, sungguh aura yang kuat sekali, bukan cuman ada penjaga keamanan yang buka jalan di depan, tapi juga diikuti tiga tokoh besar di Kota Bandung, sungguh menakjubkan!” Tiba-tiba seorang gadis yang melihat kemunculan Erwin langsung terpesona.
"Dari Gaya berjalan aja tampan sekali! Bahkan tokoh besar seperti walikota dan Tuan Damon hanya bisa mengikuti dari belakang, sungguh layak disebut Tuan Muda dari keluarga raksasa top dunia!"
"Sayang sekali wajahnya tak kelihatan, tapi pakaiannya merek top dunia semua, pengen sekali menikah ke keluarga yang super kaya seperti itu!"
...
Para gadis yang matre mulai berfantasi tentang menikah ke keluarga kaya, sehingga mereka bisa memakai pakaian dan aksesoris terbaik di dunia.
Namun, tidak seperti gadis-gadis yang tergila-gila, yang mengejutkan para pengusaha atau bos bisnis adalah aura Erwin.
"Tuan Muda Smith ini bahkan memimpin jalan ketiga tokoh besar di Kota Bandung, sungguh pria sejati!"
"Sudah jelas ini pewaris keluarga Smith, siapa lagi yang bisa punya aura sekuat ini?"
"Dengan adanya Tuan Muda, Aliansi Bisnis Bandung yang dipimpin oleh keluarga Ragnarson dan keluarga Davis tidak akan mendominasi lagi, lagipula keuntungan yang diumumkan Damon barusan jauh lebih baik dari yang ditawarkan Aliansi Bisnis Bandung!"
"Benar, sekarang kita tinggal tunggu bergabung dengan Aliansi Bisnis Dagang Erlin!"
...
Hanya melihat kemunculan Tuan Muda Smith, hampir semua bos dan pengusaha secara tidak sadar memutuskan untuk bergabung dengan Aliansi Bisnis Dagang Erlin.
Orang yang paling tidak percaya adalah Earson, ekspresinya bahkan menjadi semakin jelek.
"Ini mustahil, Damon tak mungkin mampu melakukan itu, Tuan Muda Smith ini jelas palsu, benar, pasti palsu, akan kubongkar kebohongan ini." Earson sangat kesal, dia adalah seorang talenta muda nomor 1 di Kota Bandung, jadi mana mungkin mengaku kalah begitu saja.
Ketika Erwin berdiri di atas panggung, Earson sudah tidak sabar lagi dan berdiri untuk bertanya,
"Tuan Muda yang pakai topeng ini pasti seorang aktor yang disewa Damon, jangan percaya, jelas itu Tuan Muda palsu, kalau tidak kenapa harus pakai topeng?"
Pada saat ini, Earson hanya dapat mempertanyakan keraguan ini, jika tidak, kekuatan Aliansi Bisnis Dagang Erlin akan semakin melonjak, dan Aliansi Bisnis Bandung mereka akan runtuh.
__ADS_1
“Apa? Palsu??” Banyak bos bisnis juga mengungkapkan keraguan ini, ketika mata mereka melihat topeng putih di wajah Erwin, mereka tanpa sadar ikut curiga.
Namun, Erwin hanya mengangkat sudut mulut dan sedikit mengatur tenggorokan untuk perlahan mengubah suaranya, lalu menjelaskan,
"Para hadirin yang terhormat, karena keluarga Smith kami bersaing dengan banyak orang, sehingga aku selalu diawasi, jadi untuk keselamatan diri aku menyembunyikan identitas dengan memakai topeng, aku harap kalian semua bisa mengerti."
"Dapat dimengerti." Alasan Erwin sangat bisa dimengerti, lagipula Tuan Muda dari keluarga super kaya top dunia pasti selalu diawasi oleh musuh tiap hari, sehingga dapat dimengerti alasan Tuan Muda ini menyembunyikan wajahnya untuk melindungi diri.
Namun, Earson berteriak lagi,
"Itu cuman pernyataan sepihak, coba buktikan kalau kamu itu beneran Tuan Muda Smith, kamu pasti seorang aktor dan penipu!"
Provokasi berulang kali oleh Earson membuat Erwin sedikit kesal, tapi Erwin menjawab dengan sabar,
"Kalau tidak percaya, ketiga orang di belakangku ini bisa bersaksi, kalian bisa pastikan dengan ketiga orang ini!"
Tanggapan Erwin sudah sangat sopan, kalau bukan di resepsi, pria yang provokasi ini pasti sudah ditonjok tinjunya.
"Karena ketiga tokoh besar yang bersaksi, otomatis kami percaya.” Kerumunan dengan cepat bergema, lagipula tiga pria ini adalah orang-orang hebat di Kota Bandung.
Tak lama kemudian, Damon dan yang lainnya memastikan identitas Tuan Muda Smith secara singkat, mereka membuktikan Tuan Muda Smith beneran pewaris dari keluarga Smith dan memakai topeng untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
Kata-kata dari tiga orang ini sangat berpengaruh, dan dengan adanya kesaksian dari mereka bertiga juga membuat identitas Erwin tak perlu diragukan lagi.
Namun, Earson masih tidak menyerah, dan menggertakkan giginya untuk melakukan upaya terakhir,
"Damon, Andy, dan walikota bersekongkol untuk menipu kita semua, jangan percaya, Tuan Muda Smith ini jelas palsu!"
"Earson! Apa kau meragukan kata-kataku yang sebagai walikota ini? Dan juga, sudah banyak yang melapor tentang Aliansi Bisnis Bandung yang terbentuk di atas paksaan terhadap para pengusaha untuk bergabung, mereka semua dipaksa tanda tangan oleh para penjaga keamanan kalian, kalau tidak mereka tidak diperbolehkan untuk pergi, jadi mulai sekarang, aku sebagai walikota menyatakan Aliansi Bisnis Bandung kalian tidak sah."
Oswin tidak ingin mengungkit tentang masalah ini pada awalnya, tapi Earson ini sudah keterlaluan sampai meragukan kata-katanya di depan semua orang, jadi mana mungkin dia tidak marah.
Selain itu, Tuan Muda Smith juga sudah berjanji untuk berinvestasi dalam pembangunan Distrik Baru Utara Kota, jadi ini adalah saat yang tepat untuk memberi muka pada Tuan Muda Smith.
Kata-kata penguasa kota langsung membuat Earson tertegun, keringat dingin tiba-tiba mengalir di dahinya, jika kontraknya tidak sah, para anggota Aliansi Bisnis Bandung akan sepenuhnya bebas, dan keruntuhannya akan menjadi lebih cepat.
Berakhir sudah, Earson memang pintar tapi terlalu gegabah dan percaya diri, hatinya tiba-tiba terasa dingin, namun, apa yang membuatnya lebih putus asa masih belum tiba.
Damon tiba-tiba berdiri dan marah besar,
"Earson, aku tidak pernah mengundang keluarga Ragnarson, jadi bagaimana kamu bisa masuk ke sini? Petugas keamanan! Usir dia!"
Begitu kata-kata itu keluar, empat penjaga keamanan langsung mengepung dan menyeret Earson keluar dari ruangan.
"Tuan Muda itu palsu, jangan percaya, mereka bersekongkol untuk menipu kita semua!"
Earson masih melakukan perjuangan terakhir, tapi tidak ada yang mempercayainya lagi!
Earson akhirnya dikeluarkan dari Klub Keuangan Jade.
__ADS_1
Kerumunan tiba-tiba menjadi tenang kembali, dan sekarang adalah saatnya bagi Tuan Muda Smith untuk tampil.
"Hadiri sekalian, semua industri di bawah kendali keluarga Smith kami akan secara bertahap bergabung dengan Aliansi Bisnis Dagang Erlin, jadi semua anggota Aliansi Bisnis Dagang Erlin akan memiliki kesempatan untuk bekerja sama dengan industri Smith kami, selain itu, pelabuhan Kota Wallwin akan terbuka tanpa syarat khusus untuk para anggota, sehingga bagi kalian yang berbisnis perdagangan luar negeri tidak perlu khawatir tentang ketersediaan pelabuhan sebagai alat transportasi impor-ekspor."
"Kemudian Aliansi Bisnis Dagang Erlin juga dapat bertukar informasi sesama anggota dan akan diadakan pertemuan tiap tahun, yang akan dihadiri olehku secara langsung!"
...
Pernyataan Erwin membuat para bos bisnis tergiur dan ingin segera menandatangani kontraknya.
"Baiklah, bagi yang mau bergabung boleh langsung temui Damon nanti, tapi ada satu hal yang perlu kuingatkan, bagi yang sudah bergabung dengan Aliansi Bisnis Dagang Erlin tidak diperbolehkan untuk bergabung dengan aliansi lain, kuharap semua orang menganggap serius masalah ini!" Erwin berkata dengan sudut mulut yang tersenyum, karena ingin menghancurkan Aliansi Bisnis Bandung dengan ini.
"Akan ku tanda tangan!" Seseorang langsung berteriak.
"Aku juga!"
...
Semua bos bisnis mulai mengantri satu per satu untuk menandatangani kontrak, Erwin mengangguk puas ketika melihat ini, karena resepsi kali ini akhirnya tidak sia-sia.
Dia menyerahkan kembali panggungnya kepada Damon, dan turun dari panggung. Para gadis yang melihat Erwin turun langsung maju dan mengelilinginya, beberapa penjaga keamanan dengan cepat menghentikan mereka, karena takut mereka akan melukai Tuan Muda Smith.
Namun, karena kerumunannya terlalu ramai dan bersemangat, jadi ada seorang gadis yang terjepit dan terdorong hingga jatuh.
Awalnya Erwin tidak peduli, tapi gadis itu ternyata adalah Fiona, gaun yang Fiona pakai sangat panjang, Fiona sendiri juga tidak pernah pakai yang sepanjang ini, jadi karena kerumunan yang bersemangat tadi, kakinya secara tidak sengaja menginjak gaun panjangnya sendiri, dan seluruh tubuhnya langsung jatuh ke lantai.
Dia juga diinjak-injak beberapa kali oleh gadis-gadis di sekitar, dia berulang kali gagal saat berjuang untuk berdiri karena terlalu sempit dan terjepit, dia merasa tak berdaya dan menyedihkan.
Melihat ini, langkah kaki Erwin tiba-tiba berhenti, kemudian tanpa sadar berjalan menuju tempat Fiona jatuh, karena takut Fiona terluka.
"Minggir," kata Erwin dengan cemberut.
Para gadis pada awalnya tidak sempat bereaksi, mereka pikir Erwin datang kemari karena menyukai mereka, tapi kata-kata Erwin yang dingin menyadarkan mereka,
"Minggir, tidak lihat ada yang jatuh?"
Para gadis langsung membuka jalan, Fiona yang terbaring di lantai dengan tak berdaya, bahkan tubuhnya sampai ada bekas jejak sepatu orang lain, sungguh penampilan yang menyedihkan.
“Kamu baik-baik saja?” Erwin mengulurkan tangan dan membantunya berdiri.
Fiona hendak mengucapkan terima kasih, tapi terdiam karena kaget bahwa orang yang membantunya adalah Tuan Muda Smith, wajahnya langsung memerah dan jantungnya berdetak kencang, Tuan Muda Smith dari keluarga super kaya ini membuatnya sangat gugup!
“Gaun panjang ini tidak cocok untukmu, lain kali jangan dipakai lagi.” Erwin melepas jas hitam dan mengenakannya pada Fiona.
Kemudian Erwin langsung pergi dengan anggun karena takut ketahuan sama Fiona jika tinggal lebih lama.
Sedangkan Fiona hanya terpana di tempat, dan belum sempat bereaksi untuk sementara waktu, dia tidak menyangka Tuan Muda Smith akan membantunya, begitu bereaksi kembali, Tuan Muda itu sudah pergi, dan Fiona hanya bisa memandang punggung Tuan Muda itu dengan pipi memerah yang tidak kunjung menghilang di wajahnya.
__ADS_1