Rupanya Aku Anak Orang Kaya

Rupanya Aku Anak Orang Kaya
Bab 181 Perubahan Era


__ADS_3

Kemunculan Baka dan lebih dari 100 petinju hitam langsung mengubah situasi di tempat kejadian.


Ketika Erwin menanyakan itu, ekspresi Morgan sudah berubah total, dia tidak menyangka Erwin sudah melakukan persiapan yang tidak heran bisa bersikap setenang itu.


"Erwin, ternyata kau sudah ada persiapan, bagus sekali." Wajah Morgan mulai suram, dan tidak sepede sebelumnya.


“Kau juga sama.” Erwin berkata dengan ringan, kemudian berjalan ke hadapan Toni yang pucat dan ketakutan.


“Toni, karena kau yang ajak bertemu untuk diskusi penjualan saham Laws Group, sudah boleh kita mulai sekarang?” Erwin berkata sambil tersenyum, sambil berbicara, dia mengeluarkan kontrak penjualan saham dan menyerahkannya kepada Toni.


Toni terkejut untuk sementara waktu, sebenarnya penjualan saham Laws Group dengan harga murah hanya sebuah alasan, yang tujuannya untuk memancing Erwin, Toni sama sekali tidak berniat untuk menjual saham Laws Group, apalagi dengan harga murah yang merugikannya.


“Maaf Erwin, aku tidak berencana untuk menjualnya sekarang.” Toni mendorong kontrak di depannya dan menolak!


“Kau pikir semuanya boleh diputuskan sesuka hatimu? Mana ada dunia yang berjalan sesuai keinginan sesuka hati?” Erwin sedikit mengernyit dan melempar kontraknya itu ke arah Toni dengan dingin, "Mau apapun alasannya, kau harus jual sahammu hari ini, aku akan beli dengan 2 miliar, jangan pikir bisa tawar lebih!"


"Apa?! 2 miliar? Mustahil ...." Toni tidak terpikir Erwin ingin membeli 10% saham Laws Group dengan 2 miliar, itu suatu hal yang keterlaluan.


“Begitu ya?” Erwin mengeluarkan belati dan menancapkannya di atas meja yang ada di hadapan Toni, untuk menakuti Toni.


"Kalai tidak tanda tangan, tahun depan pada tanggal yang sama akan menjadi hari kematianmu!"


Mendengar ini, hati Toni melonjak ketakutan, dahinya berkeringat, wajahnya bahkan lebih pucat, dia memandang Morgan untuk meminta bantuan, tapi Morgan memalingkan kepala dengan sengaja. Pada saat ini, Morgan bahkan tidak bisa melindungi dirinya sendiri, jadi mana mungkin peduli dengan Toni, apalagi sekarang Toni sudah tidak ada nilai gunanya bagi Morgan, tentu Morgan tidak peduli dengan hidup atau matinya Toni.


Melihat ini, Toni sudah sadar kalau Morgan tidak akan peduli dengannya, dan melirik tim petinju hitam di belakang Erwin, ekspresinya semakin berubah, dia terpaksa menanggung resiko dari tipuannya sendiri, dan mengangguk dengan putus asa.


"Akan kutanda tangan, akan kutanda tangan." Toni menyeka keringat dahi, di hadapan kekuatan besar, dia hanya bisa mengalah seperti pengecut, tipuan yang ddilakukan untuk menjual saham dengan harga murah, sekarang justru akan menjadi kenyataan.


Setelah tanda tangan, seluruh tubuh Toni melunak, karena kehilangan beberapa ratus miliar begitu saja.


“Aku sudah boleh pergi, kan?” Toni berkata dengan suara gemetar, pada saat ini, dia sudah tidak ingin Giselle lagi melainkan ingin meninggalkan tempat berbahaya ini secepat mungkin.


“Iya, pergilah, ada 2 miliar di kartu ini, ambillah." Erwin menyerahkan kartu bank dengan sudut mulut yang sedikit terangkat.


Di depan Erwin, Toni benar-benar tidak berani macam-macam, dia hanya mengambil kartu bank dan buru-buru pergi!


Erwin menyerahkan kontrak transfer saham kepada Giselle, sejauh ini dia sudah mengumpulkan 25% saham Laws Group!

__ADS_1


Melihat ini, Giselle tidak bisa menahan kegembiraan, dia menatap Erwin dengan tatapan kagum, merasa bahwa orang kaya misterius ini sangat kuat! Yang tampaknya setiap bahaya dapat dihadapi dengan tepat!


Setelah Toni pergi, Morgan melirik Baka dan para petinju hitam lainnya sambil berkata,


"Erwin, karena transaksimu sudah selesai, maka aku pamit dulu."


Morgan tidak ingin berhadapan langsung dengan Erwin, bagaimanapun, tim petinju hitam yang dipimpin oleh Baka sangat kuat, ditambah dengan jumlah yang hampir setara dengan personel keamanannya, jadi dalam pertempuran nanti, personel keamanannya sama sekali bukan lawan para petinju hitam yang terlatih.


"CEO Morgan, untuk apa terburu-buru? Bukannya kau bilang ingin menyelesaikan perhitungan denganku? Kebetulan hari ini aku luang, ayo duduk dan kita bicarakan baik-baik." Erwin berkata dengan ringan, dia tidak ingin datang sia-sia, karena Morgan sudah menentangnya, tentu Erwin tidak akan pergi begitu saja!


“Erwin, kalau ingin membuat perhitungan aku otomatis akan terima, kalau tidak orang-orang pasti akan mengira aku takut padamu!” Morgan berkata dengan sedikit berani, tetapi dalam hatinya masih sedikit takut pada para petinju hitam yang dipimpin oleh Baka, dia tidak cukup percaya diri dengan personel keamanannya sendiri, saat berbicara, dia duduk kembali di meja.


“Coba katakan bagaimana perhitungannya.” Ada nada dingin dalam suara Morgan.


“Aku mau 50% aset keluarga Cole.” Sudut mulut Erwin berkedut, dan memberitahu permintaan tanpa ragu, kali Erwin harus membuat Morgan terpojok dan sadar kalau dia itu bukan orang yang boleh disinggung.


“Mau 50% aset keluarga Cole-ku? Hahahaha Erwin, mimpimu ketinggian, mustahil!” Morgan langsung menolak, Erwin ini keterlaluan, Morgan sudah berjuang sepanjang hidupnya di utara kota untuk mengumpulkan aset, mana mungkin menyerahkan setengah hasil kerja kerasnya begitu saja, itu rasanya lebih menyakitkan daripada dibunuh.


“Aku akan membuatmu setuju!” Mata Erwin mendingin, kemudian berteriak dengan sedikit niat membunuh: “Baka, hajar mereka semua!”


Begitu suara itu keluar, Baka langsung memberi perintah,


Tiba-tiba, lebih dari seratus petinju hitam bergerak menuju petugas keamanan keluarga Cole.


Orang-orang dari keluarga Cole juga tidak tinggal diam, mereka semua memegang tongkat panjang dan bergegas ke arah petinju hitam. Tempat kejadian seketika  menjadi kacau, orang-orang saling bertarung di mana-mana, untungnya ruangan ini cukup besar.


Ekspresi Morgan sangat tidak enak dipandang, awalnya dia yang memasang perangkap untuk mengepung Erwin, tapi sekarang justru terbalik.


Tapi dia masih ingin melihat kemampuan petinju hitam, bisa jadi Erwin hanya menyombongkan diri dan mengertak saja, meskipun duduk di tempat, tapi dia masih memperhatikan situasi di tempat kejadian, kalau petugas keamanannya unggul, maka dia bisa mengambil alih situasi.


Namun, situasi di tempat kejadian tidak optimis, kedua belah pihak bertarung dengan kacau, personel keamanannya dengan cepat dihajar habis-habisan oleh tim petinju hitam yang dipimpin oleh Baka, banyak personal keamanannya yang tumbang, bahkan ada yang sudah kabur dari ruangan.


"Berhenti!" Melihat ini, Morgan tidak tahan lagi, jika ini terus berlanjut, maka para personel keamanannya akan terluka parah, dan kekuatan keluarga Cole akan rusak.


"Teruskan!" Erwin tersenyum, karena Morgan akhirnya goyah, tapi Erwin tidak terburu-buru, Baka dan para petinju hitam sedang unggul, jadi Erwin ingin mengambil kesempatan ini untuk menghancurkan mental keluarga Cole, agar mereka tidak berani macam-macam lagi.


“Erwin, apa maksudmu? Kau ingin hancur bersama ya?!” Morgan tiba-tiba menepuk meja dengan marah sambil berdiri.

__ADS_1


"Aku tidak bermaksud begitu, tapi hanya ingin merusak kalian! Agar kalian tidak mampu bangun kembali ke depannya!" Kata Erwin.


“Kau! Erwin kau memang kejam, yang kau incar itu aset keluarga Cole kami, kan? Baik! Aku akan memberimu kesempatan sekarang!” Melihat semakin banyak orang keluarga Cole yang dikalahkan, Morgan akhirnya goyah.


“Kesempatan apa?” Erwin mengangkat alisnya.


"Suruh mereka berhenti dulu." Morgan berkata dengan dingin.


“Katakan dulu, baru aku hentikan, tapi kalau syaratnya tidak memuaskan, maka akan terus berlanjut!” Erwin berkata sambil tersenyum, dia memang ingin menguras kekuatan keluarga Cole, dan tidak akan berhenti tanpa mendapatkan keuntungan yang setimpal.


"Aku ingin diskusi tentang pertukaran saham dengan Tuan Damon, 50% saham Cole Group ditukar dengan 5% saham High Build Group." Pikiran Morgan benar-benar licik dan keterlaluan.


"CEO Morgan pasti bercanda, hanya dengan 50% saham Cole Group ingin ditukar dengan 5% saham High Build Group? Sungguh lucu sekali!"


Erwin tersenyum dingin, tetapi pertukaran saham pada saat yang sama membuatnya terpikir akan cara yang lebih cepat untuk menyingkirkan keluarga Cole.


"Pertukaran saham memang memungkinkan, tapi aku mau 70% saham Cole Group ditukar dengan 1% saham High Build Group kami." Erwin secara langsung ingin mengendalikan seluruh Cole Group sekaligus, dengan begitu, jika Morgan tidak patuh, dia bisa menurunkan jabatan Morgan sebagai CEO kapanpun.


"Erwin, jangan keterlaluan!" Morgan menepuk meja dengan keras, dia awalnya berpikir langkah ini sudah sempurna, tapi tidak menyangka Erwin akan dengan tidak berbelas kasihan menginginkan 70% saham secara langsung, ini sama saja dengan memaksa Cole Group untuk menyerah kepada High Build Group.


70% saham itu berarti 70% hak suara, kedepannya dia akan bekerja di bawah tekanan Damon, begitu Damon tidak puas, dia bisa saja turun dari posisi CEO kapanpun itu!


"Keputusan ada padamu, lagipula aku sudah membuka persyaratannya, ingin jadi cacat atau diakuisisi, pilih sendiri." Erwin mengancam.


Pada saat yang sama, Baka dan yang lainnya masih menghajar para penjaga keamanan keluarga Cole. Morgan tidak tahan lagi, jika ditunda lebih lama, kekuatsn keluarga Cole benar-benar akan musnah, dalam hal persyaratan, Erwin juga terlalu kejam dan tidak memberinya kesempatan sama sekali.


Morgan yang tak berdaya hanya bisa melihat Hendy untuk meminta bantuan.


“Paman Hendy, bagaimana menurutmu? Apa ada solusi lain untuk masalah ini?” Morgan selalu mempercayai Hendy, karena kesuksesannya di utara kota sebagian besar berkat nasihat dari pengurus rumah ini.


"Sejauh yang kutahu, keluarga Davis di utara kota sudah berkompromi dengan Damon, klub hiburan Fox keluarga Louis yang paling menguntungkan sudah diakuisisi oleh High Build Group, dan tim petinju yang merupakan kartu As juga bergabung dengan Erwin, apa menurutmu kita masih bisa melawan High Build Group sendirian?"


Meskipun Hendy sudah tua, tapi otak dan kemampuan membaca situasinya jauh melampaui orang biasa.


"Terlebih lagi, personel keamanan keluarga Cole kita sudah hampir dikalahkan semua, jika ditunda lebih lama lagi, pasukan kita akan musnah, menurutku dikondisi seperti ini bisa mendapatkan 1% saham High Build Group bukan hal yang buruk, perubahan era utara kota sudah mendekat."


Morgan menghela nafas putus asa, bahkan Hendy yang bijaksana saja sudah mengatakan bahwa era utara kota akan berubah, jadi apalagi yang bisa dirinya katakan.

__ADS_1


“Erwin, aku setuju dengan persyaratanmu, 70% saham Cole Group ditukar dengan 1% saham High Build Group!” Setelah mengatakan ini, Morgan tampaknya telah menua banyak, dan merasa sepertinya era utara kota milik mereka ini akan segera berakhir.


“Keputusan CEO Morgan memang bagus, tidak ada ruginya mengikuti Tuan Damon.” Erwin tersenyum, sejauh ini di utara kota, dia telah sepenuhnya menaklukkan keluarga Davis dan keluarga Cole, yang tersisa hanyalah keluarga Louis.


__ADS_2