Rupanya Aku Anak Orang Kaya

Rupanya Aku Anak Orang Kaya
Pusat Kekayaan itu Milik Kakekku


__ADS_3

Dalam negosiasi investasi dengan Fiona dan perusahaan Ayahnya, Erwin tidak pergi secara pribadi untuk tetap merendahkan diri sekaligus menyembuntr identitasnya. Namun, para profesional sudah memberitahu Erwin tentang kondisi umum dan rasio bagian investasi secara rinci.


"Anita, sekaligus ambil 60% saham keluarga Fiona itu berlebihan gak ya?" kata Erwin sambil bolak-balik melihat dokumen.


Anita sedang memijat Erwin dengan patuh, dan menjawab pertanyaan Erwin yang barusan.


"Sebelum kita pergi, perusahaan keluarga Anderson itu udah berada di ambang kebangkrutan, dan tak ada orang kaya di selatan kota yang mau bantu, jadi bisa dibilang Harry Anderson sudah mencapai titik kehancuran. Pada saat ini, kita yang berinvestasi ini bagaikan penyelamatnya, jangankan 60%, 80% sekalipun dia juga akan langsung setuju, karena dibandingkan bangkrut, bisa bertahan dengan sisa saham itu sudah suatu berkah bagi mereka."


"Aku suka kata-katamu, tapi setelah investasi ini, sebagian besar proyek industri mereka bakal ditutup, dan yang menjanjikan juga akan diubah serta ditingkatkan."


Erwin melihat melalui informasi dan menemukan bahwa keluarga Fiona punya banyak proyek bisnis, seperti produksi peralatan rumah tangga kecil, ritel merek, konstruksi, katering, dan lain-lain, yang semuanya adalah industri tradisional. Tetapi kebanyakan tak menghasilkan uang, sehingga bisa berada dalam situasi kebangkrutan seperti ini.


"Aset paling berharga dari perusahaan keluarga Anderson hanya sejumlah besar lisensi merek untuk peralatan listrik ternama. Kalau mau di modif dan ditingkatkan dari ritel toko offline menjadi gabungan online dan offline, maka proyek itu cukup menjanjikan. Selain itu, mereka juga punya tempat produksi peralatan rumah tangga kecil di selatan kota, yang juga akan menjanjikan kalau sedikit diubah."


Anita membicarakan pendapatnya terhadap proyek perusahaan keluarga Anderson, selain merek peralatan listrik dan bisnis peralatan rumah tangga kecil, Anita tidak terlalu optimis terhadap bisnis proyek mereka lainnya, walau mau diubah sekalipun, masih ada kesulitan tertentu, dan prospeknya tetap tidak terlalu menjanjikan.


Erwin lumayan kagum dengan analisis dari Anita, sekarang peningkatan proyek dan modif sedang naik daun di seluruh negara, justru aneh kalau perusahaan keluarga Anderson yang tak ikut perkembangan ini tidak bangkrut.


Setelah keduanya berbicara tentang bisnis terkait untuk sementara waktu, ponsel Erwin berdering, dan ternyata Fiona yang menelepon secara pribadi.


Begitu Erwin angkat, kata-kata terima kasih dari Fiona dari ponsel.


"Erwin, Makasih banyak! Tanpa bantuanmu kali ini, keluargaku pasti akan bangkrut."


"Kalau bukan karena Lina, aku tak mungkin mau repot-repot bantu kamu.” Erwin benar-benar membantu mereka karena Lina, kalau hanya dilihat dari keuntungan investasi, mana mungkin dia peduli dengan proyek perusahaan Fiona.

__ADS_1


"Bagaimanapun, terima kasih! Orang tuaku udah atur jamuan makan di Hotel Aryaduta, dan mau mengundangmu sama Lina untuk makan bersama malam ini, kami mau berterima kasih padamu secara langsung, apa kamu luang?" Kata Fiona dengan tulus.


Tanpa bantuan dan bujukan Erwin kali ini, Damon pasti takkan investasi dalam proyek properti mereka! High Build Group kali ini menginvestasikan 1 triliun rupiah dalam pengubahan dan peningkatan proyek mereka, ini jelas merupakan bantuan besar, sehingga membuat kedua orang tua sangat senang di tempat.


Erwin mempertimbangkannya sebentar, lalu menyetujui undangan makan malamnya. Karena perusahaan keluarga Anderson ini akan jadi anggota High Build Group di masa depan, jadi seharusnya tak masalah kalau mau bertemu.


Saat malam tiba, Erwin mengantar Lina ke Hotel Aryaduta.


Begitu tiba di depan pintu, Fiona dan kedua orang tuanya sudah menyambut secara pribadi di depan pintu.


“Erwin, Lina, kalian akhirnya datang juga.” Fiona sangat gembira saat melihat Erwin datang, dan dia sibuk memperkenalkan kedua orang tuanya.


Harry melangkah maju dengan semangat dan menjabat tangan Erwin.


"Tuan Erwin memang berbakat, di usia yang begitu muda udah dapat kepercayaan dari Tuan Damon, masa depanmu pasti menjanjikan!"


"Lina, lama tak bertemu, kamu makin cantik aja! Pacarmu juga punya masa depan yang menjanjikan, tidak seperti Fiona kami, melakukan apapun selalu tak sebaik kamu!"


Erwin tersenyum canggung, sanjungan ini benar-benar sedikit dilebih-lebihkan, tapi dia tetap menyapa mereka dengan sopan, kemudian mereka semua memasuki kamar hotel bersama.


Kali ini, untuk berterima kasih kepada Erwin, sepertinya Harry menghabiskan cukup banyak uang, karena memesan kamar pribadi paling mewah di sini, dan menyajikan hidangan terbaik.


Selama pertemuan, Harry sepertinya terpikir sesuatu dan berkata,


"Ngomong-ngomong, Tuan Erwin, lusa nanti ada pertemuan aliansi bisnis tahunan di selatan kota, apakah bisa mengundangmu ke sana?"

__ADS_1


“Pertemuan aliansi bisnis di selatan kota?” Erwin teringat dengan kartu emas berlian yang diberikan Kelvin, yang tampaknya berlaku untuk industri dalam aliansi bisnis.


Lina yang duduk di sebelah Erwin, saat mendengar aliansi bisnis berkumpul di selatan kota, tiba-tiba matanya berbinar, dan dia sangat tertarik untuk itu, sehingga menyarankan,


"Sepertinya Ibu dan kakekku juga akan ikut, gimana kalau kita ikut juga Erwin?"


Ibu Lina, yaitu Mary Milano, adalah putri kedua Rick Millano, yang merupakan pemilik dari perusahaan material konstruksi terbesar di selatan kota, jadi tentu saja akan hadir, tidak hanya itu, Rick, dan para bibi Lina, bahkan generasi sepupu yang lebih muda juga akan berkumpul, Lina dulu belajar ke luar negeri, jadi tak punya kesempatan untuk hadir, tapi sekarang adalah waktu yang tepat! Tidak hanya dapat bertemu mereka, tapi juga bisa pergi bersama Erwin.


"Tentu, di mana lokasinya?" Erwin mengangguk, dia tidak terlalu tertarik dengan pertemuan aliansi bisnis semacam ini, tapi karena Lina mau pergi, dia otomatis akan menemaninya.


"Tahun ini sepertinya diadakan di Jade Private Club, pusat kekayaan terbesar di selatan kota, kudengar klub pribadi itu milik Konsorsium Maroko, dan itu tempat sangat sulit untuk masuk, tapi tahun ini ada sebuah keluarga kaya kelas atas yang bergabung, dan kebetulan adalah anggota dari Jade Private Club, jadi bisa diadakan di sana. Jujur, ini pertama kalinya aku bisa mengunjungi Jade Private Club, jadi sangat kunantikan." Harry menjawab dengan penuh harap.


Tentu saja, Harry juga ingin membiarkan orang-orang di lingkaran bisnis yang tak mau menyelamatkannya disaat dia diambang kehancuran, tahu bahwa dia sekarang berhasil menjalin hubungan dengan High Build Group, jadi punya masa depannya yang ratusan kali lebih baik daripada mereka, jadi dia pergi dengan tujuan membuat mereka menyesal.


Namun, hanya anggota yang dapat memasuki Klub ini, dan untuk menjadi anggota, setidaknya perusahaannya harus terdaftar atau punya identitas orang kaya kelas atas. Oleh karena itu, orang kaya biasa seperti Harry bahkan tak bisa memasuki pintu.


Erwin mengerutkan kening saat mendengar ini.


Klub pribadi milik Konsorsium Maroko? Bukankah itu berarti klub pribadi itu milik kakeknya? Erwin tiba-tiba menjadi tertarik dengan pertemuan aliansi bisnis ini, lalu teringat sesuatu dan bertanya,


"Ngomong-ngomong, apa keluarga Lewis akan pergi? Maksudku keluarga Lewis yang putra mereka bernama Farzan."


"Tentu saja mereka akan hadir, keluarga Lewis yang itu adalah salah satu dari lima pemimpin Aliansi Bisnis di selatan kota, mana mungkin mereka tak hadir." Harry mengatakan ini, dan tiba-tiba teringat bahwa putrinya pernah cerita tentang konflik antara Erwin dan Farzan, jadi dia menepuk dadanya dan melanjutkan,


"Jangan khawatir, Tuan Erwin, kalau keluarga Lewis mengambil kesempatan untuk menyerang, aku, Harry, akan menjadi yang pertama menolak."

__ADS_1


"Tidak apa-apa, aku hanya sekedar tanya aja, aku beneran tak mempermasalahkan keluarga Lewis yang itu." Mulut Erwin sedikit melengkung, kalau mereka berani mengambil kesempatan untuk menyerang, Erwin tidak keberatan untuk mengusir mereka keluar dari Jade Private Club dan mempermalukan mereka di depan seluruh aliansi bisnis selatan kota.


__ADS_2