SUN FLOWER

SUN FLOWER
KARYAWAN BARU


__ADS_3

Dengan langkah terburu-buru Kalista langsung menuju lift, begitu masuk ke dalam lift Kalista langsung menyadari bahwa orang-orang yang berada di dalam lift ini semuanya orang asing. Kalista merasa sama sekali tidak pernah ketemu mereka selama bekerja di kantor Anggara. Mereka semua menatap Kalista dari ujung kepala sampai ujung kaki, sehingga Kalista merasa risih dan memalingkan wajahnya agar tidak terlihat oleh mereka. Mereka adalah 3 pria dan 1 wanita. Namun, si wanita ini sepertinya kurang suka terhadap Kalista. Ketika Kalista merasa risih tiba-tiba ponsel nya berdering.


Kriiiing🎶


Kriiiing🎶


Kriiiing 🎶


Kalista segera menjawab panggilan tersebut.


"Hallo, selamat pagi pak dokter." Kalista menyapa ramah.


"Selamat pagi, mengganggu ga nih?" Tanya dokter Rian.


"Tidak kok, ada apa nih pak dokter pagi-pagi menelpon?" Kalista menjawab.


"Emang ga boleh nih telpon pagi-pagi, wah ada yang marah nih." Dokter Rian pura-pura merasa kecewa.


"Bukan begitu pak dokter...." Belum sempat Kalista menyelesaikan pembicaraannya tiba-tiba di potong begitu saja oleh dokter Rian.


"Saya becanda" dokter Rian terkekeh. "3 hari lagi peringatan hari ibu, seperti biasa ya nanti ke pemakaman saya yang temani." Dokter Rian mengingatkan Kalista.


"Ah hampir aja lupa kalau pak dokter ga ngasih tau, yaudah iya nanti jemput Kalista ya." Ucap Kalista.

__ADS_1


"Siap, kamu ini ya kebiasaan jangan panggil pak dokter, kesannya saya ketuaan. Mending panggil dokter/Rian saja ya." Perintah dokter Rian tegas.


"Iya siap, pokonya dokter Rian emang paling the best." Seru Kalista.


"Semoga aja the best juga di hati kamu ya. Saya tutup dulu bentar lagi kamu juga sibuk kan"


Tut tut tut panggilan langsung diputuskan begitu saja oleh dokter Rian. Kalista bingung dengan ucapan dokter Rian barusan.


*****


"Kalista istirahat makan siang ini sama saya, ada beberapa hal yang harus saya bahas." Tegas Arka.


"Sekarang pa?" Tanya Kalista.


"Saya akan menunggu sampai lebaran monyet itu tiba!" Celetuk Kalista yang sudah naik pitam karena ucapan Arka.


"Etika kamu jelek!" Arka memandang Kalista dengan sorot mata yang berapi-api.


"Etika saya jelek, sama bapak juga jelek." Kalista semakin menantang Arka.


"Udah-udah! apaan nih jadi horor kan suasana nya." Asisten Andy berusaha melerai.


"Asisten Andy, saya ke toilet dulu." Ucap Kalista.

__ADS_1


"Oke"


Ketika Arka, asisten Andy dan Kalista sedang berjalan ke kantin, semua tatapan mata mengarah kepadanya. Arka seperti biasa acuh tak acuh dengan sikap dinginnya, asisten Andy biasa aja, tetapi Kalista selalu saja merasa risih jika mendapat banyak tatapan.


Mereka mulai duduk dan memesan makanan. Setelah pesanan datang, lalu mereka mulai makan sambil membicarakan urusan pekerjaan. Tidak jauh dari meja mereka, ada seorang wanita yang menatap tajam kepada Kalista, dia merasa bahwa Kalista tidak cocok semeja dengan Arka. Melihat Kalista yang tidak henti-hentinya berbicara dengan Arka, wanita tersebut menjadi semakin geram. Tiba-tiba wanita tersebut berniat menghampiri Arka dan memberi hukuman kepada Kalista.


"Lu tuh banyak omong! Dan sama sekali ga pantas semeja dengan orang ganteng ini." Kata Riri karyawan baru, tidak lama kemudian dia mengambil gelas jus yang ada di meja tersebut dan menumpahkan dengan sengaja ke muka Kalista.


"Hii tampan, boleh kenalan?" Riri mengulurkan tangannya kepada Arka.


Arka tentu saja dengan sangat semangat menyambut uluran tangan Riri. Ketika sedang menjabat tangan Riri, Arka menekan tangan Riri dengan sekuat tenaga dan tatapan matanya tajam ia arahkan kepada Riri.


"Kamu tahu tidak saya ini siapa? Dan kamu tahu tidak wanita yang kamu guyur dengan segelas jus tersebut adalah sekretaris pribadi CEO!!!" Arka geram memegang pipi Riri sambil menekannya sekuat tenaga sehingga meninggalkan bekas merah di pipi sudut bibirnya Riri.


"Maaf" Riri mencoba meminta maaf dengan berderai air mata yang entah sudah berapa banyak tetesan tersebut keluar dari bola matanya.


"Haiiiist dasar karyawan baru, malah bikin ulah sama CEO." Asisten Andy langsung meninggalkan kantin dan menyusul Arka yang membawa Kalista.


---------------------------------------🌻🌻


Jangan lupa like dan coment!


Berikan ratting ⭐⭐⭐⭐⭐ ya!!

__ADS_1


__ADS_2