SUN FLOWER

SUN FLOWER
GOSIP


__ADS_3

Ketika Kalista dan sahabatnya sedang makan siang di kantin kantor, banyak karyawan yang memperhatikan sesekali mereka memandang sinis ke arah Kalista. Tapi.. seperti biasa Kalista selalu tidak peduli akan hal-hal seperti itu. Sikap bodoamat selalu Kalista tampilkan.


Tiba-tiba datang Riri dan Intan, mereka bergabung dengan karyawan yang memandang sinis Kalista tadi. Entah apa yang Intan dan Riri bicarakan, sehingga karyawan yang sedang berkerumun itu tiba-tiba memandang Kalista intens.


"Ngapa sih tuh bocah?" Tanya Tiara geram.


"Entahlah.. bodoamat gue mah nggak mau mikirin." Ujar Kalista santai sambil menikmati makan siangnya.


"Lu ngerasa ada yang aneh nggak sih? Mereka terlihat murka sama lu, tepat setelah Intan dan Riri pergi?" Tanya Bimo yang memang memperhatikan keadaan sekitar.


"Pasti tuh ulah 2 wanita gila itu!" Ceplos Bima.


"Nggak penting! Nggak usah dipikirin lah!" Perintah Kalista.


Kalista, Tiara, Bima dan Bimo asyik menikmati makan siang. Sesekali celotehan demi celotehan mereka lontarkan sehingga makan siang terasa sangat seru dan santai.


"Hello guys kalian tau nggak sih, ada info terkini lho! Info yang sangat hot." Ujar karyawan perempuan berteriak sambil berdiri sehingga semua orang yang sedang makan dikantin pun menoleh kepadanya.


"Wah info apaan tuh?"


"Ada apaan sih? Penasaran gue?"

__ADS_1


Kalista and the gengs pun menoleh kepadanya. Kalista sudah curiga pasti ini berita tentang dirinya.


"Gue curiga pasti ini racun dari si Intan dan Riri." Tiara merasa curiga, tapi tidak ada tanggapan dari Kalista. Kalista masih terlihat tenang dan santai.


"Seorang sekretaris pribadi keluar dari mobil pak CEO, ngerti kan guys." Karyawan yang sudah diracuni oleh Intan dan Riri itu sengaja membuat suasana kantin menjadi kacau dan ricuh.


"Ngapain tuh?"


"Ya mungkin nebeng! Gitu aja sampe dihebohkan!" Ujar karyawan lain yang terkesan cuek.


"Emang kalian nggak tau ya? Kalista kan rela menjual tubuhnya demi jadi sekretaris pribadi. Dan sekarang dia rela menjadi pemuas hasratnya CEO demi uang dan kekuasaan." Sengit karyawan.


"Dasar pelacur."


"*****! Murahan banget."


"Semuanya terimakasih atas ucapannya, saya Kalista Bunga Pertiwi sebagai sekretaris Pribadi CEO sangat-sangat suka di gosipkan! Terimakasih loh untuk kalian semua, karena gosip dari kalian itu saya menjadi sangat terkenal di kantor. Saya bahagia." Ucap Kalista dengan nada manja dan centil, sehingga membuat semua karyawan menjadi geram.


"Saya tau kok, sebenarnya kalian sirik kan sama saya? Kalian juga mau kan seranjang dengan pak Arka? Aduh tapi sayang sekali pak Arka tidak akan melirik kepada kalian semua yang mempunyai mulut rendahan. Soal ranjang.. pak Arka hebat loh." Kekeh Kalista yang tentunya mendapat tatapan tajam dari para karyawan yang berada di kantin.


"Guys.. pergi dari sini! Kalian tidak cocok berada satu lingkungan dengan mulut-mulut sampah yang sama sekali tidak berfaedah!" Kalista berjalan sangat anggun dan elegan, diikuti oleh Tiara, Bima dan Bimo.

__ADS_1


"Taaaaaa.. kalau kaya gitu yang ada nanti mereka mengira lu beneran naik ranjang pak Arka." Cerocos Tiara yang tidak setuju dengan penjelasan Kalista.


"Lu jelasin malah kaya gitu, secara tidak langsung mereka mengira lu ***** beneran dah." Sarkas Bimo.


"Lu bertiga tau kan siapa gue? Emang lu percaya kalau gue naik ranjang pak Arka? Nggak nyangka banget gue sama lu lu pada! Bisa menilai gue cuma dari ucapan." Kalista bicara tajam.


"Gue tau lu wanita baik! Lu nggak kaya gitu. Gue cuma khawatir aja sama lu." Ucap Tiara melunak sambil memeluk Kalista.


"Gue juga tau! Lu nggak mungkin naik ranjang pak Arka." Seru Bima yang menepuk-nepuk punggung Kalista.


"Tapi mohon maaf nih ya soal ucapan *Pak Arka hebat di ranjang* sumpah geli gue dengernya." Celetuk Bimo.


"Jangankan lu! Gue yang ngucap nya aja langsung eneg." Seru Kalista yang langsung disambut gelak tawa dari mereka.


"Gue sih bodoamat dah ah sama gosip-gosip itu! Yang penting kalian tau bahwa gue bukan wanita yang seperti itu." Kalista berbicara pada Tiara, Bima, dan Bimo dan memeluk mereka semua.


----------------------------------🌻🌻


Jangan lupa like dan coment!


Berikan ratting ⭐⭐⭐⭐⭐ ya!!

__ADS_1


__ADS_2