
Arka POV
Kalista benar-benar membuat gue kagum. Bagaimana tidak? Dikantin dia di gosipkan begitu parah oleh sesama karyawan, tapi ekspresinya masih tenang-tenang saja. Dikatain kasar pun dia masih tidak mengeluarkan emosinya. Entah dia nggak dengar karena pura-pura tuli atau dia emang tuli benaran. Gue yakin seyakin-yakinnya dia mendengar semua celotehan semua karyawan itu, tapi yang buat gue makin salut dia tetap menikmati makan siangnya walaupun semua orang disekelilingnya sedang merendahkannya.
Udah di sindir-sindir sangat frontal, gue kira dia bakalan bela diri. Dia berbicara lantang dengan sikap bodoamat nya, tiba-tiba ada satu kalimat nya yang bikin gue geli "Soal ranjang.. pak Arka hebat loh!" Entah gue harus bilang beg* atau apa? Yang pasti dengan kalimatnya seperti itu, semua karyawan bakal yakin dan mengira kalau dia memang pernah seranjang sama gue. Setelah mengatakan hal itu, dia dengan sangat anggun dan elegan berjalan meninggalkan kantin. Yaudah gitu aja aneh kan? Gue nggak habis pikir deh sama Kalista.
Gue perhatiin, Kalista kerja masih tenang, santai, kalem, tetap fokus. Gue baru nyadar ternyata semua celotehan karyawan sama sekali nggak ngaruh tuh buat dirinya. Tapi, ada yang aneh nih sama si cunguk sahabat gue ini. Dia jadi uring-uringan terus. Oh iya, gue tahu! Pasti nih gara-gara ucapan Kalista tadi, jadi dia ngira gue beneran udah seranjang sama Kalista. Puffft haha dasar si Andy percaya aja. Gue tau Andy khawatir sama Kalista, dari awal Andy udah wanti-wanti sama gue! Katanya jangan dorong Kalista masuk ke permainan gue. Karena menurut Andy gue laki-laki brengsek yang bisanya mempermainkan hati perempuan.
Hari ini waktunya gue keliling kantor, melihat-lihat kinerja para karyawan. Tiba-tiba gue mendengar sekerumunan karyawan yang sedang merendahkan Kalista. Oh My God tadi dikantin, sekarang masih lanjut aja bergosip ria. Gue tertarik menjadi pendengar, lagi dan lagi Kalista sama sekali nggak peduli dengan gosip-gosip itu. Karena gue merasa nggak tahan sama ucapan-ucapan itu, hingga akhirnya gue muncul dan berkata seolah-seolah sedang membela Kalista.
Kalista malah bengong aja gue belain, pas gue lirik... anjiiir sialan tuh bibirnya sangat menggoda, bagaikan bunga mawar yang tadinya kuncup sekarang akan mekar tapi belum mekar sempurna. Hal tersebut cukup membuat gue bergairah. Tiba-tiba gue tarik tangannya dan gue bawa keruangan kerja gue yang tidak lain ruangannya dia juga. Gue tarik tangannya kencang banget sampe dia meringis, dia pun berbicara terus menerus sangat bawel. Justru bawelnya dia semakin membuat gue tergoda. Gue kunci ruangan gue, sumpah gue udah ngga tahan. Gue dengan sangat agresif langsung melumat habis bibirnya, awalnya dia tidak merespon dan mengeratkan giginya. Tapi karena terbawa suasana atau apalah, lama kelamaan dia merespon cumbuan gue. Gue kaget dong ya.. tapi karena merasa udah dapat lampu hijau, ya gue terusin menghisap bibirnya yang manis itu, kan nanggung kalau dianggurin wkwk:v. Dia mengalungkan tangannya dileher gue, tentunya gue pun nggak mau kalah gue peluk erat pinggangnya. Suasana menjadi sangat panas, gue semakin bergairah. Gue sentuh perlahan lehernya, tulang selangkanya, dan sentuh dadanya. Sialan tangan gue langsung di tepis, padahal gue udah beberapa kali emang tergoda oleh dadanya. Tiba-tiba dia dorong badan gue, hingga cumbuan itu pun terlepas."Awwwww sakit" Saking gemas nya gue nggak sadar sampai gigit bibir bawahnya.
Karena teringat dengan ucapannya waktu itu, gue jadi pengen jahilin dia. Gue himpit tubuhnya hingga menempel ke dinding tembok. Gue bisikan ditelinga nya "Ini baru ciuman, waktu itu cuma kecupan". Karena gue yakin ini ciuman pertamanya. "Saya sangat hebat di ranjang loh! Mari kita buktikan?" Wow tatapannya langsung seperti api yang membara, bola matanya seakan ingin keluar dari kelopaknya "Dasar Mesum!" Dia memakai gue, it's oke! Yang penting gue orang pertama yang pernah menikmati bibir indahnya. Thank Kalista. Gue terkekeh mengingat kejadian barusan.
*****
Tok tok tok
__ADS_1
"Buka! Cepetan!!" Asisten Andy mengetuk pintu dan berteriak agar pintu segera di buka.
"Ada apaan?" Tanya Arka santai, sedangkan Kalista sedang menata hati dan perasaannya. Dan bagaimana harus bertemu dengan asisten Andy? Mereka ke pergok didalam ruangan berduaan dengan pintu terkunci.
"Lu ngapain? Sampe dikunci segala?" Sengit asisten Andy yang memandang Arka tajam lalu beralih memandang Kalista, sehingga Kalista langsung menundukkan kepalanya.
"Kepo!" Ucap Arka enteng yang semakin membuat Andy geram.
"Duduk dulu!" Arka menarik tangan Kalista yang sedari tadi berdiri di sudut ruangan. Arka lalu mengambil kotak obat, dan mengambil plester.
"Sakit?" Tanya Arka yang memakaikan plester ke pergelangan tangan Kalista. Pergelangan tangan Kalista lecet karena ditarik dan terkena cengkraman kuku Arka.
"Minum nih." Arka memberikan segelas air mineral pada Kalista, dan langsung diteguk habis oleh Kalista.
"Haus banget?" Tanya asisten Andy yang melihat kegugupan Kalista.
"Ii iya pak." Kalista tergagap karena gugup.
__ADS_1
"Kamu diapain sama dia?" Tanya asisten Andy yang memang penasaran ketika melihat bibir bawah Kalista ada tanda merah.
"Oh ini saya di gigit buaya pak! Buaya nya buas dan gila banget!" Sarkas Kalista yang langsung membuat mata Arka membulat.
"Hati-hati makanya! Jangan sampai dekat-dekat sama buaya! Kalau terpaksa harus seranjang jangan lupa pake alat kontrasepsi! Buaya nya punya pacar di Korea, kalau sampai benihnya berkembang buayanya pasti nggak bakalan tanggung jawab! Ingat ya buayanya brengsek!" Ucap Andy panjang lebar mengingat kan Kalista, karena Andy sama sekali tidak mau jika Kalista menjadi korban permainan Arka.
"Iya pak. Tapi saya nggak pernah seranjang ko." Kalista mencoba menjelaskan kesalahpahaman yang terjadi.
"Eh cantik jangan lupa, kita pernah seranjang! Bahkan kamu ketagihan. Apa jangan-jangan sekarang mau lagi? Ayoooo! Disini ada kamar khusus CEO ko!" Arka menggoda Kalista.
"Dasar gila!" Umpat Kalista. Sedangkan asisten Andy semakin kesal dan geram melihat tingkah Arka.
----------------------------------🌻🌻
Jangan lupa like dan coment!
Berikan ratting ⭐⭐⭐⭐⭐ ya!!
__ADS_1
Berteman dengan author yu di Instagram, follow ig : @halloimas13❤