SUN FLOWER

SUN FLOWER
INI BARU CIUMAN


__ADS_3

"Wah bro, lu berhutang penjelasan nih sama gue!" Kata asisten Andy penasaran.


"Maksud lu?" Tanya Arka bingung dengan permintaan asisten Andy.


"Pak Arka hebat di ranjang? Jangan-jangan lu udah nge-makan si Kalista ya?" Cetus asisten Andy yang makin penasaran, tapi Arka tak kunjung menjawabnya.


"Gue emang hebat di ranjang, Kalista aja sampai ketagihan. Gimana? Lu mau nyoba seranjang sama gue?" Kekeh Arka yang geli atas ucapan Kalista, dan Arka pun mencoba menggoda asisten Andy.


"Najiiis yaAllah amit-amit 7 turunan. Kapan lu begitu sama Kalista? Anjiiir munafik lu bro! Katanya nggak suka tapi malah di makan? Heran gue." Asisten Andy merasa kesal karena biasanya Arka selalu curhat apapun tentang dirinya, tapi kali ini Arka sama sekali tidak berterus terang pernah seranjang dengan Kalista.


"Hidup lu kurang kerjaan bro! Makanya kepo terus." Arka langsung berjalan kearah ruangannya, sebenarnya Arka tidak pernah seranjang dengan Kalista.


"Wah parah lu! Sialan! Brengsek dasar.." umpat asisten Andy yang merasa jengkel.


"Gue pecat! mau?" Tanya Arka tajam.


"Nggak lah!" Asisten Andy datar.


*****


"Kalista tolong foto copy berkas ini!" Perintah Arka.


"Baik pa." Jawab Kalista.


"Kenapa nggak nyuruh gue?" Tanya asisten Andy.


"Biasanya juga ini tugas Kalista, kenapa lu? Sekarang lu mau tuker jabatan nih sama Kalista. Lu jadi sekretaris pribadi dan Kalista jadi asisten gue gitu?" Arka heran dengan ucapan asisten Andy.

__ADS_1


"Kalista kan wanita spesial buat lu!" Ketus asisten andy yang ingin melihat ekspresi wajah Kalista.


"Ini memang tugas saya! Saya permisi." Ucap Kalista datar lalu berjalan keluar ruangan.


*****


Kalista sedang sibuk mem-foto copy berkas atas perintah pak Arka. Banyak karyawan yang berbisik-bisik ketika mereka melihat Kalista. Kalista tak ambil pusing, karena Kalista yakin mereka pasti kehasut gosip yang berkembang di kantin.


"Kalista pake cara apaan kamu sampe bisa berangkat kerja bareng pak Arka?" Riri memancing karyawan lain agar menimpali ucapannya dan membuat suasana semakin panas.


"Terserah ya kalian mau mikir macam-macam juga! Saya tidak peduli tuh." Ucap Kalista tenang.


"Sombong banget lu, mentang-mentang jadi wanita simpanan nya pak Arka." Karyawan tersebut berteriak kepada Kalista karena terpancing hasutan Riri.


"Kalista hebat di ranjang ya kan? Kalau nggak hebat pak Arka mana mau? Cantik aja kaga!" Ketus karyawan lainnya.


"Tipe-tipe kaya gini nih nanti kalau statusnya berubah dari wanita simpan jadi nyonya Arka, udah pasti kita-kita bakalan ditendang dari kantor ini." Celetuk karyawan yang baru selesai merapihkan berkas-berkas kerjaannya.


"Ya gitu sih kalau wanita murahan!"


"Pelacur kelas kakap!"


Kalista berusaha tidak memperdulikan ucapan mereka, sekuat tenaga berkompromi dengan telinganya pura-pura tidak mendengar.


"Ekhem.. ini kantor bukan tempat gosip." Seru Arka yang tiba-tiba muncul, entah dia mendengar atau tidak semua yang di bicarakan oleh karyawan-karyawan tersebut.


"Asisten Andy catat semua orang yang bergosip barusan dan yang bergosip di kantin, potong 50% gaji mereka bulan ini." Sarkas Arka tajam, dan tidak ada satu pun karyawan yang membantah.

__ADS_1


"Kalista tidak sehina yang kalian pikirkan, begitu pun dengan saya!" Ketus Arka yang langsung menarik lengan Kalista. Arka terus berjalan sembari mencengkram erat pergelangan tangan Kalista menuju ruangannya.


"Pelan-pelan pak, tangan saya sakit." Kalista meringis dan melirik pergelangan tangan nya yang masih di cengkram pak Arka sampai memerah.


"Pak berkas-berkasnya masih disana loh." Ucap Kalista lagi namun tidak di hiraukan oleh Arka.


"Jangan banyak omong!" Arka membentak, tiba-tiba membuka pintu ruangannya dan mendorong Kalista masuk. Mata Kalista membulat sempurna ketika melihat pak Arka mengunci ruangannya.


"Pak jangan macam-macam." Kalista mulai resah dan gelisah takut akan tindakan Arka. Sedangkan Arka malah menatap Kalista tajam, dengan sudut bibir terangkat sedikit.


Arka dengan perlahan mendekat ke arah Kalista, semakin dekat dan mendekat. Tiba-tiba Arka memegang dagu Kalista dan mencondongkan kepalanya ke arah Kalista. Arka melumat habis bibir Kalista, tanpa sadar Kalista pun merespon dan menikmati ciuman pak Arka. Kalista mengalungkan tangannya ke leher pak Arka. Arka pun tak mau kalah, dengan segera Arka memeluk pinggang Kalista. Suasana menjadi panas akibat cumbuan mereka yang saling melumat bagaikan sepasang kekasih yang sedang dimabuk cinta. Ruangan tersebut berubah atmosfer menjadi sangat panas dan sesekali terdengar deru nafas yang memburu. suara nafas tersebut terjadi secara bersahutan dari Arka dan Kalista. Dengan nafas yang masih memburu tangan Arka mulai mengelus leher Kalista lalu turun ke tulang selangka, dan sampailah tangan Arka memegang dada Kalista, tetapi hal tersebut langsung ditepis oleh tangan Kalista.


"Awwww sakit." Kalista meringis sakit dan mendorong Arka agar melepaskan bibirnya. Arka dengan sangat bernafsu menggigit kecil bibir Kalista sehingga Kalista kesakitan.


"Maaf, enak sih." Ucap Arka dengan nafas masih saja memburu.


Kalista memalingkan wajahnya kearah lain, agar tidak terjadi kontak mata dengan Arka. Karena saat ini Kalista merasa sangat malu dengan apa yang terjadi barusan. Muka Kalista sangat merah.


Arka mendorong badan Kalista ke dinding tembok ruangannya dan segera menghimpitnya dengan badannya. Badan mereka bersentuhan karena himpitan Arka, Arka segera mendekatkan bibirnya ke telinga Kalista "Ini baru ciuman, waktu itu cuma kecupan." Ujar Arka sambil menghembuskan nafas nya perlahan ditelinga Kalista, dan entah kenapa hal tersebut membuat Kalista semakin bergairah.


"Saya sangat hebat di ranjang, mari kita buktikan." Ucap Arka sedikit terkekeh, dan membuat Kalista malu mukanya jadi merah seperti kepiting rebus.


"Dasar mesum!" Teriak Kalista sambil mendorong tubuh pak Arka agar terlepas dari tubuhnya. Sedangkan Arka hanya senyum-senyum saja.


----------------------------------🌻🌻


Jangan lupa like dan coment!

__ADS_1


Berikan ratting ⭐⭐⭐⭐⭐ ya!!


Berteman dengan author yu di Instagram, follow ig : @halloimas13❤


__ADS_2