
Jarum jam menunjukan pukul enam lima belas menit. Arka membuka matanya perlahan, Arka sangat terkejut mengapa ia tertidur dengan paha Kalista sebagai bantalannya? Kemudian ia melirik Kalista yang masih tertidur. Arka mencoba mengingat-ngingat kejadian semalam. Ya, Arka semalam mimpi buruk, dan setelahnya Arka bisa tidur nyenyak berkat Kalista. Padahal biasanya, setelah Arka mimpi buruk ia tidak bisa tidur lagi sebelum subuh, hal itu lah yang menyebabkan Arka sering kesiangan.
Arka menatap Kalista yang masih memejamkan matanya itu, semakin ditatap semakin terlihat cantik. " Maafin gue ya, lu tertidur sambil duduk gara-gara gue, pasti nggak enak banget ya!" Arka berbicara sambil terus menatap Kalista.
Tidak lama kemudian Kalista pun terbangun "Udah bangun ya? Kenapa nggak bangunin saya?" Tanya Kalista pada Arka.
"Baru bangun barusan!" Kata Arka yang sedang duduk disebelah Kalista.
"Maaf ya lu tidurnya kaya gitu, pasti sakit." Arka mengucapkan maaf dengan sangat tulus.
"Iya nih sakit banget, otot-ototnya jadi kaku semua. Tanggung jawab loh." Kalista becanda, tetapi Arka malah langsung memijit punggungnya.
"Gimana enakan nggak?" Tanya Arka.
"Enak, tapi udah ya. Saya mandi duluan!" Kalista langsung masuk ke kamar mandi.
Setelah beberapa menit berlalu akhirnya Kalista keluar dari kamar mandi sudah mengenakan pakaian kerjanya.
"Breakfast bareng! Tungguin saya mandi dulu." Perintah Arka.
"Ko udah ada breakfast nya?" Tanya Kalista yang melihat dimeja dekat sofa sudah ada beberapa makanan yang biasa dimakan untuk breakfast.
"Iya minta dibawain kesini, males turun dan malas antri." Jawab Arka, kemudian punggungnya menghilang masuk ke kamar mandi.
Kalista sibuk berdandan di depan meja rias, make up natural agar tidak mencolok, rambut diikat tinggi seperti ekor kuda, tetapi rapih. Tidak lupa ia mengenakan parfum andalannya.
Arka keluar dari kamar mandi sudah siap dengan stelan kerja nya itu. Kalista melirik sekilas "Sumpah keren banget tuh CEO, terlihat lebih cool dengan pakaiannya itu." Batin Kalista. Arka sedang melilitkan dasi, tiba-tiba Kalista menghampirinya.
"Gini doang juga, kenapa lama banget sih." Kalista langsung membantu Arka melilitkan dasi.
Karena jarak mereka begitu dekat, deru nafas Kalista pun sangat jelas terdengar jelas oleh Arka. Arka diam-diam menatap gadis di depannya itu, tidak ada kata lain yang harus diucapkan, selain cantik.
2 gelas susu hangat, dan beberapa potong roti telah tersedia di meja. Arka dan Kalista duduk di sofa dan menikmati breakfast nya itu. Kalista sibuk dengan hp nya.
Dokter Rian.
Dimana? Kenapa nggak ada di apartment? Apa sepagi ini sudah berangkat ke kantor?
Kalista.
Bawel!
Dokter Rian.
__ADS_1
Ta.. dimana? Jawab cepat!
Kalista.
Surabaya.
Dokter Rian.
Serius?
Kalista.
Iya serius, lagi sama pak Arka. Lagi ada acaranya peresmian produk terbaru dari kantor temannya pak Anggara.
Dokter Rian.
Ohgitu, yaudah hati-hati dan jaga diri baik-baik ya🤗
Kalista.
Siap pak dokter😉
*****
Sudah dua jam Om Bayu berdiri di panggung itu, menjelaskan secara detail produk terbarunya. Akhirnya peresmian produk terbarunya itu pun berjalan lancar.
Arka menarik tangan Kalista agar mengikutinya, ia akan menghampiri Om Bayu sekedar untuk menyapa dan absen muka biar terlihat kehadirannya.
"Selamat malam om, congrats atas peresmian produk terbarunya ya." Arka menjabat tangan Om Bayu dengan tersenyum ramah. Disamping Om Bayu berdiri seorang laki-laki, mungkin usia nya sekitaran 30an.
"Aih ini anaknya Anggara, sudah besar ya. Siapa namamu nak?" Om Bayu memperhatikan postur tubuh Arka.
"Arkana William Anggara, panggil saja Arka." Arka masih bertahan dengan senyuman manisnya itu.
"Alvin." Laki-laki yang berdiri di sebelah Om Bayu itu mengulurkan tangan pada Kalista, terlihat sekali ia ingin berkenalan dengan Kalista.
"Kalista, sekretaris pribadi bapak Arka." Kalista membalas uluran tangan Alvin.
"Ini anak om, namnya Alvin." Om Bayu memperkenalkan Alvin pada Arka.
"Alvin." Alvin mengulurkan tangannya pada Arka.
"Arka." Membalas uluran tangan Alvin.
__ADS_1
"Arka dapat darimana nih sekretaris yang wajahnya masih imut begini?" Tanya om baru.
"Kalista memang baru berusia 22 tahun, makanya mukanya masih baby face banget." Arka menjawab dengan senyum manis, tetapi sebenarnya senyuman itu palsu, karena Arka merasa bete dan ingin segera balik ke kamar hotel.
"Wow masih segar-segar nya, seperti kuncup mawar yang baru mekar." Alvin berkomentar, Arka mulai jengah karena tidak suka Kalista dikomentari oleh Alvin.
"Menempati kamar no berapa nak?" Tanya pak Anggara.
"No.48 om, hotelnya nya penuh nggak ada kamar kosong lagi, jadi Arka sekamar sama Kalista. Mau cari hotel lain takut nggak keburu, soalnya kalista jetlag." Ucapan Arka sukses membuat Alvin membelalakan mata nya.
"Kami tidak melakukan sesuatu hal yang aneh ko, saya tidur di kasur, pak Arka tidur di sofa." Kalista berusaha menjelaskan agar tidak terjadi salah paham.
"Kalau pun melakukan hal aneh nggak apa-apa juga kan om? Usia Kalista sudah legal untuk melakukan itu. Biarin aja, biar dinikahin sama ayah." Arka terkekeh dengan ucapannya itu, terlihat sorot mata Alvin menunjukan ketidaksukaannya atas ucapan Arka.
"Haha, Arka ngebet nikah nih." Om Bayu terkekeh geli mendengar ucapan Arka.
"Kalian berbincang-bincang saja dulu ya, om menyapa tamu-tamu yang lain dulu." Ujar Om Bayu, kemudian menghampiri tamu-tamu yang lain.
"Kalista tinggal dimana?" Alvin tiba-tiba bertanya pada Kalista.
"Di apartment, tepat di depan apartment pak Arka." Ucap Kalista.
"Oh gitu." Alvin memandang Arka sekilas.
"Cape nggak?" Tanya Arka pada Kalista, karena melihat jarum jam menunjukan angka 12 siang.
"Cape banget, pegal nih kaki. Pengen rebahan." Kata Kalista.
"Yaudah balik kamar yuk, kita rebahan bareng." Arka langsung menggandeng tangan Kalista.
"Duluan Vin." Arka berbasa-basi pamitan pada Alvin.
Alvin merasa tidak suka dengan tingkah laku Arka, bahkan dirinya merasa benci melihat Arka menggandeng lengan Kalista. Apalagi ketika mendengar kata "Rebahan bareng."
"Kalista harus jadi milik gue! Apapun caranya gue akan rebut Kalista!" Alvin berambisi karena menginginkan Kalista menjadi wanita miliknya.
----------------------------------🌻🌻
Jangan lupa like dan coment!
Berikan ratting ⭐⭐⭐⭐⭐ ya!!
Find Me On Instagram : @halloimas13❤
__ADS_1