SUN FLOWER

SUN FLOWER
KALISTA ADALAH BUNGA


__ADS_3

Arka gemetaran bahkan dipelupuk matanya sudah menggenang cairan bening, sekali berkedip pun cairan itu akan tumpah dan lolos dari mata itu. Kemudian Arka memegang dadanya, sesak! Seperti itulah yang Arka rasakan.


Riko memungut selembaran foto itu, lalu memperhatikannya dengan seksama. Seorang gadis kecil yang sedang tersenyum, diapit oleh dua orang yang mungkin orang tuanya. Riko melayangkan tatapan bingung pada Andy? Tetapi Andy pun tidak paham dengan situasi saat ini. Siapa orang-orang di foto itu? Sampai-sampai Arka gemetaran? Apa hubungannya foto itu dengan Arka?


Disaat Riko sibuk menerka-nerka isi pikiran di kepalanya, tiba-tiba Arka terjatuh dari duduknya. Andy menghampiri dan merangkul bahunya, lalu memapahnya menuju ruangan Riko di coffee shop ini.


Arka terduduk lemas di sofa diruangan Riko. Andy dan Riko masih belum membuka mulut, mereka sadar dengan situasi saat ini Arka tidak akan menjawab pertanyaan darinya. Arka butuh waktu untuk saat ini.


Arka mengambil dokumen yang ada di map tersebut, membacanya tanpa suara, lalu air matanya terjatuh.


KETERANGAN DALAM DOKUMEN


*Kalista Bunga Pertiwi, putri dari pasangan suami istri Daniel dan Luna. Sejak kecil tinggal di kota B, menyukai bunga matahari, permen kapas, dan makanan pedas, salah satunya Bakso. Sering bermain di taman dengan teman laki-lakinya yang berbeda usia 5 tahun.


5 tahun yang lalu ayah dan bundanya mengalami kecelakaan, mobilnya hangus terbakar, ayah nya langsung meninggal ditempat, sedangkan bunda nya di rawat di RS, setelah 5 bulan dirawat akhirnya bundanya menghembuskan nafas terakhrnya tepat di hari pengumuman kelulusan Kalista. Polisi menyatakan bahwa itu murni kecelakaan.


Rumahnya tiba-tiba di sita dengan keterangan ayahnya mempunyai hutang, padahal pada saat itu usaha nya Daniel lagi sukses-suksesnya.

__ADS_1


Karena pada saat itu Kalista masih berseragam putih abu, dan usianya pun baru 17 tahun, sehingga Kalista tidak bisa membayar administrasi perawatan Luna sang bunda. Pihak RS memberikan keringanan untuk mencicil ketika Kalista sudah lulus kuliah dan bekerja. Sekarang masih menunggak 3 kali cicilan lagi, dengan nominal sekian.


Lulus dari SMA Kalista mendapatkan beasiswa di Harvard University, setelah 3'5 tahun menempuh pendidikannya itu akhirnya Kalista lulus dengan IPK 4.00, predikat Cum Laude. Merupakan satu-satunya mahasiswi Asia tenggara yang lulus lebih cepat di angkatannya itu.


Untuk bisa bertahan hidup dan memenuhi kebutuhannya pada saat kuliah Kalista bekerja menjadi buruh cuci piring di salah satu restoran ternama dekat kampusnya.


Setelah wisuda, Kalista kembali ke Indonesia, dan menetap di Jakarta. Bekerja di perusahaan Anggara, tiga perempat gajinya dibayarkan ke RS. Kehidupannya sederhana, dan selama hidupnya tidak pernah pacaran, karena masih menunggu Kaka kecilnya itu.*


30 menit telah berlalu, Arka kemudian mengambil selembaran foto itu lagi, ditatapnya lekat-lekat, kemudian ia memegang dadanya lagi, seperti nya sesak di dada nya hadir kembali.


"Ini Kalista! Gadis kecil itu adalah Kalista! Kalista adalah bunga yang gue cari!" Arka berkata pelan sambil terus menatap foto itu, Andy dan Riko membulatkan matanya sempurna, mereka ingin sekali berbicara, namun mereka urungkan. Biarkan Arka menjelaskan semuanya pada mereka.


"5 tahun yang lalu, tepatnya saat gue berusia 22 tahun. Waktu itu gue kembali ke Indonesia atas perintah ayah. Ditengah perjalanan menuju rumah, terjadi sebuah kecelakaan." Ucapannya terhenti, Arka mengusap cairan bening yang berada di pelupuk matanya.


"Mobilnya menabrak pembatas jalan, hancur lalu terbakar. Semua orang yang berada disana berusaha mengeluarkan wanita dan pria yang berada di dalam mobil tersebut. Mereka berhasil dikeluarkan, pria itu kakinya telah terbakar sampai paha, tetapi tidak bisa diselamatkan, pria itu meninggal di tempat. Sementara si wanita itu tubuhnya penuh luka bakar, jantung nya masih berdetak dan dilarikan ke rumah sakit."


Andy dan Riko masih setia mendengarkan semua ucapan yang keluar dari mulut Arka. Mereka sama sekali tidak mengeluarkan suaranya.

__ADS_1


"Jalanan saat itu macet karena kecelakaan tersebut, gue keluar dari mobil dan marah-marah karena tidak ada polisi yang menangani kasus tersebut, sehingga kemacetan mencapai 45 menit. Saat orang-orang mengangkat tubuh pria dan wanita itu, gue sempat lihat sekilas." Arka menghembuskan nafas pasrah.


"Pria dan wanita itu ternyata orang tuanya Kalista, mirip sekali dengan yang ada di foto ini." Arka memperlihatkan foto tersebut, masih dengan air mata yang meleleh membasahi pipi nya.


"Setelah 5 bulan berlalu, gue melewati jalanan itu lagi. Saat itu hujan deras disertai kilat yang menyala-nyala. Gue lihat ada seorang gadis berseragam putih abu berdiri di pinggir jalan, dengan tatapan kosong dia menatap tepat ke titik kecelakaan tersebut terjadi. Dia terlihat frustasi. Mungkin pada saat itu dia menangis, cuma tidak terlihat karena hujan deras." Arka memukul-mukul meja di depannya, emosinya meluap-luap.


"Kenapa gue baru sadar bahwa gadis itu kalista? Kenapa tuhan baru mempertemukan gue dengan si gadis kecil? Kenapa nggak dari dulu? Kenapa?" Arak berteriak bertanya-tanya, air mata tidak henti-hentinya keluar dari bola matanya.


"Selama ini dia hidup menderita! Gue selalu mengejeknya! Merendahkannya! Bahkan gue bilang dia murahan!" Arka masih terus berbicara, Andy dan Riko masih setia mendengarkan, memproses semua kata yang di ucapkan Arka.


"Dan yang paling bikin gue emosi adalah kecelakaan itu tidak murni kecelakan! Kecelakaan itu sudah di rencanakan. Gue lihat dengan jelas pake mata kepala gue sendiri bahwa mobil ortu nya Kalista sengaja di tabrak dari arah kiri, sehingga mobil berbelok ke kanan, dan dari kanan juga ditabrak sehingga mobil oleng dan menabrak pembatas jalan. Sekarang gue akan menyelidiki kasus kecelakaan 5 tahun yang lalu." Arka bangkit dari duduknya, emosinya tidak terkontrol, dimatanya seperti ada nyala api.


"Sabar dulu." Andy dan Riko berusaha menenangkan Arka yang sudah bersiap akan pergi menyelidiki kasus tersebut.


----------------------------------🌻🌻


Jangan lupa like dan coment!

__ADS_1


Berikan ratting ⭐⭐⭐⭐⭐ ya!!


Find Me On Instagram : @halloimas13❤


__ADS_2